http://www.seputarforex.com

Yen masih mempertahankan pelemahannya terhadap Dolar AS hingga hari ini (12/12) sejak kemarin. Detik-detik menjelang Pemilu Perdana Menteri Jepang makin memunculkan spekulasi kemenangan Shinzo Abe. Apabila Abe menang, maka Yen akan melemah karena program “Abenomics” bertujuan untuk melemahkan Yen.
USD/JPY menguat 0.3 persen ke posisi 118.96 pada pukul 11:06 pagi waktu Tokyo, dibandingkan dengan posisi kemarin. Terhadap Euro, Yen merosot 0.2 persen ke posisi 147.53.

Yen telah mengalami kemerosotan lebih dari 30 persen dalam dua tahun sejak Abe mengimplementasikan kebijakan ekonomi dengan pelonggaran moneter, belanja fiskal, dan reformasi struktural. Partai Demokrasi Liberal (LDP) pimpinan Abe diperkirakan akan memenangi 300 dari 475 kursi yang tersedia di parlemen Jepang, melalui pemilu yang akan digelar pada tanggal 15 Desember mendatang.

BOJ Akan Manfaatkan Murahnya BBM Untuk Dongkrak Inflasi

Selain itu, dalam pidatonya pada forum ekonom Jepang Kamis (11/12) kemarin, Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) Haruhiko Kuroda, menyatakan bahwa outlook harga-harga barang di Jepang cukup cerah sehubungan dengan jatuhnya harga minyak yang dianggap akan baik bagi perekonomian saat ini. Murahnya BBM, menurut Kuroda, akan berkontribusi pada stabilitas harga dalam jangka panjang.

Peserta forum tersebut yakin, bahwa meskipun pertumbuhan Jepang memburuk pada kuartal kemarin, untuk kuartal selanjutnya pertumbuhan akan kembali meningkat. Sadayuki Sakakibara, Ketua Perkumpulan Bisnis Keidanren, juga mengatakan bahwa periode ini merupakan babak yang krusial untuk keluar dari deflasi. Para pengusaha bisa memanfaatkan rendahnya harga minyak untuk mendongrak profit, lapangan kerja, dan upah.