TEMPO.CO , Madiun: Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini mencapai 30 juta orang. Mayoritas di antara mereka akan pulang ke kampung halaman dari daerah perantauan dengan menggunakan sarana transportasi darat dan laut.

“Untuk memfasilitasinya kami akan kerahkan semua moda transportasi,” kata dia di sela kunjungan kerja delegasi pimpinan MPR, Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, dan Menteri Perindustrian di PT Industri Kereta Api (INKA), Madiun, Jawa Timur, Selasa, 17 Juni 2014.

Sejumlah moda transportasi yang akan ditambah di antaranya kereta api, bus, truk, dan kapal laut dan pengoperasian kapal roll on – roll off (ro-ro). Kementerian Perhubungan juga akan mengangkut sepeda motor pemudik dengan kereta api.

Hal ini untuk mengurangi kemacatan di jalan raya. Sejak pertengahan Mei lalu, pendaftaran angkutan sepeda motor gratis dari Jakarta ke sejumlah kota dengan kereta sudah dibuka. (Baca: Carrefour Siapkan 46 Alphard untuk Pemudik)

Beberapa tujuan angkutan sepeda motor via kereta yaitu Cirebon (Stasiun Kejaksan), Tegal (Stasiun Tegal), Semarang (Stasiun Poncol), Kutoarjo (Stasiun Kutoarjo, Purworejo), Yogyakarta (Stasiun Lempuyangan), dan Solo (Stasiun Solo Jebres).
Selain menyiapkan armada angkutan mudik Lebaran, pihak Kementerian Perhubungan juga berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

Menurut Bambang, koordinasi itu salah satunya dilakukan dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait persiapan jalan raya yang akan dilalui para pemudik. “Informasinya jalur Pantura sudah selesai diperbaiki pada H-10 Lebaran. Beberapa hari lagi kami akan meninjau ke sana,” kata dia.

Kepadatan lalu litas di jalur pantura ini diprediksi akan mencapai puncaknya pada H-3 dan H-2 Lebaran. Oleh karena itu kemacetan lalu lintas dipastikan akan terjadi, selain akibat lonjakan volume kendaraan tapi juga akibat pasar tumpah.

Di jalur tersebut setidaknya terdapat 25 titik pasar yang memakan bahu jalan.
“Kemacatan lalu lintas Pi pantura lebih tinggi dibandingkan jalur selatan. Karena banyak pemudik yang lewat Pantura,” ujar Bambang.