Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 29Cuti Lebaran bukan saja untuk bersilahturahmi dengan sanak­saudara, tetapi juga untuk berlibur ke tempat wisata di dalam negeri maupun mancanegara.

 

Jika Anda kebetulan akan memanfaatkan cuti panjang untuk mengunjungi negara­-negara tetangga, jangan lupa untuk membawa kartu debit dan kartu kredit Anda, selain cash tentunya.

 

Namun, sebelum Anda pergi ke luar negeri, catat dan jangan lakukan beberapa kesalahan keuangan yang umum terjadi ini:

 

1. Tidak berhati­-hati dengan pengunaan kartu pembayaran Anda

 

Anda bisa membayar pengeluaran dengan kartu kredit, atau kartu debit. Namun, bank bisa mengenakan Anda biaya untuk konversi kurs asing. Jadi, periksalah dengan bank Anda, apakah kartu kredit maupun debit Anda akan dikenakan biaya konversi jika digunakan berbelanja di luar negeri.

 

2. Tergiur dengan bunga nol persen

 

Beberapa kartu kredit bekerja sama dengan tempat­-tempat wisata dan belanja di luar negeri untuk memberi Anda cicilan nol persen untuk pembelanjaan menggunakan kartu kredit. Ini adalah penawaran yang bagus jika Anda kebetulan ingin membeli sesuatu yang Anda butuhkan. Namun, jangan sampai penawaran ini membuat Anda tergiur untuk berbelanja hal yang tidak terlampau penting. Karena itu, buatlah daftar belanjaan dan tentukan budget pengeluaran Anda selama di luar negeri.

 

3. Menarik uang dari ATM

 

Anda juga harus bertanya pada bank, apakah Anda akan dikenakan biaya untuk penarikan uang tunai melalui ATM di luar negeri, dan apakah Anda tetap bisa menikmati masa tegang pembayaran, di mana Anda tidak akan dikenakan bunga.

 

4. Menunda­-nunda membeli kurs asing

 

Kurs rupiah kini melemah dan ini mungkin membuat Anda menunda untuk menukar uang. Tetapi, Anda tidak pernah bisa menebak dengan tepat pergerakan kurs rupiah menjelang Lebaran. Supaya aman, mulailah beli kurs asing sedikit­ demi sedikit. Ini agar menjaga­-jaga, apabila kurs rupiah melemah lagi, dan Anda malah harus mengeluarkan uang lebih banyak lagi untuk membeli kurs asing.

 

5. Salah menghitung uang yang Anda butuhkan

 

Anda bisa kesusahan kalau membawa terlalu sedikit uang asing. Sebab, nilai tukar rupiah di negara tetangga tidak terlalu bagus. Untuk itu, selalu bawa uang asing cadangan. Kalau pun tidak terpakai, Anda bisa menggantinya setiba di Indonesia.

 

6. Tidak membawa asuransi

 

Asuransi kesehatan diperlukan jika Anda tiba­-tiba memerlukan perawatan medis. Jadi, pastikan bahwa Anda sudah memiliki asuransi kesehatan dan jangan lupa menyisipkan kartu asuransi kesehatan ke dalam dompet Anda, agar jika terjadi hal yang tidak diinginkan, kartu tersebut mudah dicari. (asp)