Tinggal Menghitung Hari

http://news.detik.com

Jakarta – Kunjungan kerja pertama Presiden Joko Widodo adalah menengok korban letusan Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara. Di sana, untuk pertama kalinya, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar dibagikan. Ini adalah kartu yang dijanjikan agar layanan kesehatan bisa gratis dan pendidikan sampai tingkat SMA tak perlu bayar.

Program gratis-gratisan itu tentu saja membutuhkan dana. Nah, dana itu akan didapat dari pengalihan subsidi bahan bakar minyak. Pemerintah memang sudah bersiap untuk mengurangi subsidi BBM, waktunya tinggal dalam hitungan jari, dalam dua bulan ini. “Sebelum Januari 2015,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil dalam majalah detik edisi 153.

Ujian besar pertama bagi tim ekonomi Jokowi adalah soal subsidi BBM. Jokowi dari awal memang ingin mendapatkan ruang fiskal—tambahan anggaran untuk infrastruktur atau program kerakyatan—yang dijanjikannya selama masa kampanye. Salah satunya adalah program layanan kesehatan gratis serta pendidikan gratis hingga tingkat SMA.

Program tersebut ditandai dengan merilis Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar secara bertahap kepada masyarakat. Rencananya, pemerintah bakal merilis kartu itu pada pekan pertama atau pekan kedua November.

Pemerintah berharap, dengan adanya program tersebut, masyarakat tidak panik dan tetap tenang saat harga BBM bersubsidi naik. “Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar adalah bagian dari kompensasi yang diberikan pemerintah,” kata Menteri Keuangan Bambang S. Brodjonegoro.