Bestprofit Futures Jakarta

http://smart-money.co

PT. BESTPROFIT FUTURES

Tak orang yang tak ingin punya banyak uang. Namun, kadang orang tak punya strategi untuk mewujudkan keinginannya tersebut. Miliarder pertama di Amerika Serikat (AS), John D Rockefeller mengatakan, “Bila tujuan utamamu adalah menjadi kaya, kamu tak akan pernah bisa kaya”.

John punya alasannya. Bila kamu hanya memikirkan cara mendapat uang, tak peduli seberapa banyak uang yang kamu dapat, kamu tak akan pernah merasa puas. Meski semua orang punya cara mengartikan kesuksesannya masing-masing, sebagian besar akan memasukkan faktor kaya dalam perhitungannya.

Kuncinya terletak pada imbal pajak. Bila kamu ingin kaya, ada data menarik yang bisa kamu lihat dari 400 Individual Tax Returns Reporting The Largest Adjusted Gross Income. Dari semua orang kaya yang ada, diketahui bahwa 8,6% menjadi kaya berkat gaji saja.

Kemudian seperti dilaporkan Inc, sebanyak 6,6% menjadi kaya berkat bunga yang diberikan atas investasi atau tabungan, 13% menjadi kaya berkat dividen, 19,9% kaya berkat kemitraan dan korporasi dan 45,8% menjadi kaya berkat Capital Gains.

Kesimpulannya adalah, bekerja hanya untuk mendapat gaji tak akan membuatmu kaya. Kemudian, hanya membuat investasi demi ‘pendapatan’ yang aman juga tak akan membuatmu kaya. Begitu pula bila hanya mengandalkan pada investasi pada perusahaan besar saja.

Namun, memiliki bisnis sendiri, entah dengan kemitraan atau lainnya, bisa membuatmu memiliki dasar kekayaan yang kuat, meski kamu juga tak tahu bila di masa depan bisa terjadi penurunan tajam keuangan.

Jelas sekali, menjadi kaya merupakan hasil perhitungan dari investasi diri, ambil risiko, melakukan banyak hal kecil dengan benar dan melakukan hal besar dengan benar pula. Harapannya, dengan menyelesaikan tujuan lain di saat bersamaan bisa membuatmu kaya.

Hidup kaya dan berkecukupan adalah impian setiap orang. Ada yang rela bekerja siang dan malam untuk mengumpulkan pundi-pundi Rupiah sebanyak mungkin. Namun, ada perbedaan antara orang kaya dan orang miskin.

Pebisnis, T. Harv Eker pernah mengatakan, orang miskin mengumpulkan uang demi uang untuk dibelanjakan saat itu juga. Namun, orang kaya mencari uang sebagai benih yang dapat ditanam untuk memperoleh uang jutaan lagi. Lalu, ditanam lagi untuk memperoleh uang puluhan juta.

Kekayaan adalah hasil akumulasi dan bukan apa yang Anda hasilkan. Jika Anda harus berhenti bekerja besok, berapa lama Anda dapat mempertahankan gaya hidup Anda sekarang? Itulah yang disebut kekayaan.

Contohnya, saat Anda mempunyai gaji Rp 10.000.000 per bulan namun ketika ditanya oleh sebuah survei, lembaran isian mengatakan tidak termasuk cicilan, ini berarti bahwa yang menjadi kekayaan Anda sekarang adalah bukan sepenuhnya milik Anda karena masih dibebani oleh cicilan.

Sehingga dalam kasus gaji di atas, setelah dikurangi cicilan, dan pengeluaran, bisa jadi hasilnya adalah nol atau tidak ada sama sekali. Ini bergantung erat dengan kebiasaan belanja Anda terutama belanja yang dibiayai oleh kredit.

Meski demikian, ada beberapa hal penting yang harus Anda pelajari dalam mengejar kekayaan. Berikut ulasannya seperti ditulis cermati di Jakarta, Kamis (1/9).

PT. BESTPROFIT FUTURES

 

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)