http://www.bersatulah.com

Penyebab orang tertawa adalah karena mendengar atau melihat sesuatu yang sifatnya lucu. Efeknya, orang tersebut bisa terhibur bahkan merasa bahagia. Dari sisi kesehatan, tertawa itu menyehatkan. Menurut penelitian, tertawa dapat meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan harapan hidup serta mengurangi rasa sakit.

Benarkah demikian? Kita simak penjelasan dibawah ini.

1. Mungurangi Stress

Ketika seseorang tertawa, tubuh akan melepaskan neurontransmitter dan hormon yang dapat mengurangi hormon penyebab stres yakni kortisol dan adrnealin. Pada gilirannya, pelepasan ini akan membantu menurunkan tekanan darah. Saat tertawa, otot-otot seperti otot perut, wajah, kaki, dan punggung ikut bergerak. Selain itu, tertawa juga membuat paru-paru lebih berkembang sehingga lebih mudah bernapas.

2. Memperlancar Peredaran Darah

Dampak positif dari tertawa ini sangat mengagumkan, tertawa dapat memberi dorongan bagi sistem kardiovaskular tubuh. Pembuluh darah lancar karena tertawa menyebabkan darah lancar mengalir. Tertawa juga menyeimbangkan otak kanan dan kiri saat menanggapi sebuah lelucon.

3. Jantung Menjadi Sehat

Jika Anda ingin mengurangi risiko masalah penyakit jantung, cobalah dengan menonton film komedi yang lucu. Rekomendasi penelitian dari Universitas Maryland menyarankan, tertawa sekitar 15 menit karena film dapat melancarkan pembuluh darah serta meningkatkan aliran darah.Menonton acara yang membuat Anda bisa tertawa sekitar 40 menit setelah makan dapat membatasi kenaikan kadar glukosa darah. Para peneliti percaya jika Anda tertawa, emosi positif akan muncul yang mempengaruhi sistem endokrin pada tubuh.

4. Panjang Umur

 
Tertawa juga membuat awet muda. Sebuah studi terhadap 500 orang lebih yang berusia 95 tahun keatas menemukan, kepribadian yang santai, optimis, dan menikmati saat tertawa akan berumur lebih panjang. Namun, para peneliti belum mengetahui secara pasti dimana letak kaitannya. “Ketika kami meneliti kepribadian 243 orang yang berusia lebih dari 100 tahun, kami menemukan kualitas yang mencerminkan sikap positif memandang kehidupan,” kata Dr. Nir Barzilai dari Universitas Yeshiva, Amerika Serikat. “Sebagian besar dari mereka hidup dengan rasa optimis besar dan santai. Mereka menganggap tertawa adalah bagian penting dalam hidup,” jelasnya.
Di Purwakarta juga ada nenek Anami yang usianya sekitar 140 tahun. Mak Indung panggilan akrab nenek Anami tersebut, bahwa ia mengaku salah satu rahasianya hingga bisa berumur 140 tahun adalah dengan selalu bersyukur. Dari penjelasan di atas juga disimpulkan bahwa kepribadian nenek 140 tahun itu tergolong santai. “Menurut nenek Anami dan keluarganya, jika masih hidup, usia anak pertamanya itu sekitar 117 atau 125 tahun. Jadi kalau dihitung usianya sekitar 140 tahun. Bahkan cucu tertuanya saat ini sudah berumur 82 tahun, dan cucu kedua berumur 80 tahun,” ungkapnya.
Demikian manfaat dari tertawa. Tidak ada salahnya sejenak untuk tertawa karena tertawa hakikatnya menunjukkan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menikmati segala apa yang diberikan kepada kita semua.