http://www.tempo.co

TEMPO.CO, Jakarta – Lembaga riset properti Cushman Wakefield mencatat kenaikan tarif hotel di Jakarta dan Bali menempati urutan pertama dan kedua tertinggi pada 2014. Saar itu, rata-rata tarif hotel di Jakarta dan Bali masing-masing naik 15 persen dan 9 persen.

Dalam riset itu, Cushman Wakefield menyatakan tarif hotel di Jakarta naik dari Rp 1,03 juta pada 2013 menjadi Rp 1,19 juta per malam tahun lalu. Sementara tarif hotel di Bali naik dari Rp 1,61 juta menjadi Rp 1,75 juta per malam.

“Stabilitas ekonomi Indonesia dan proses pemilihan umum yang sukses menumbuhkan minat untuk berkunjung,” kata Direktur Regional Perhotelan Cushman Wakefield, Akhsay Kulkarni, Senin 12 Januari 2014. (Baca juga: Juli, Tarif Hotel dan Restoran Naik 15 Persen)

Kenaikan tarif hotel tertinggi ketiga terjadi di Tokyo yakni 7,1 persen, dari 15.377 yen menjadi 16.465 yen per malam. Rata-rata tarif hotel tertinggi di kawasan Asia Pasifik diperkirakan masih dipegang oleh Singapura sebesar US$ 207 per malam, Hong Kong sebesar US $193 per malam, dan Sydney US$ 185 per malam.

Ketidakpastian politik di Thailand menyebabkan tarif hotel di Bangkok menukik hingga 9 persen. Rata-rata tarif hotel turun dari 3.457 baht menjadi 3.146 baht per malam pada 2014.