http://bisnis.news.viva.co.id

“Apapun yang diputuskan, yang penting pro dunia usaha.”

VIVAnews – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi DKI Jakarta, Eddy Kuntadi, menyambut baik wacana yang beredar mengenai penggabungan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian dalam struktur kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Menurut Eddy, selama ini koordinasi antar instansi pemerintah yang buruk kerap menjadi hambatan dalam merespons permasalahan yang terjadi.

“Ini sebetulnya wacana yang cukup baik. Hanya saja, menyatukan kementerian yang sudah berdiri sendiri-sendiri itu perlu koordinasi yang luar biasa, jadi tidak mudah,” ujar Eddy di Jakarta, Jumat 24 Oktober 2014.

Ia mengungkapkan, ada beberapa kebijakan yang memerlukan koordinasi antar dua kementerian itu. Tapi, terkadang ego sektoral antarkementerian masih sangat kental terasa.

“Sebenarnya dalam suatu proses, kita tidak bisa hanya memikirkan tata niaganya aja dan tidak bisa hanya memikirkan industrinya,” kata dia.

Eddy menyatakan beberapa nama yang diisukan sebagai calon menteri untuk instansi ini merupakan sosok yang layak dipilih. Nama yang muncul antara lain Dwi Soetjipto yang merupakan Direktur Utama PT Semen Indonesia dan Rahmat Gobel sang pemimpin Panasonic Gobel Group.

Kedua tokoh itu, menurut Eddy, punya pengalaman yang gemilang di dunia industri dan menguasai permasalahan yang dihadapi dunia usaha.

“Apapun yang diputuskan, yang penting pro dunia usaha,” kata Eddy.