Komentar Ronaldo soal Putusan Messi Pensiun dari Timnas

Bestprofit Futures Jakarta

Cristiano Ronaldo ikut memberi komentar terkait putusan Messi pensiun dari tim nasional Argentina seusai kembali meraih kegagalan di Copa America Centenario. 

Messi memutuskan pensiun seusai Argentina kalah dalam drama adu penalti dari CIle pada laga final, Minggu (26/6/2016). Hasil itu merupakan kekalahan ketiga beruntun Messi pada partai puncak kompetisi antarnegara. 

Messi merasa sangat bersalah dalam laga tersebut. Pasalnya, dia juga gagal mengeksekusi penalti dalam adu tendangan 12 pas, sehingga La Albiceleste kalah 2-4 setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit.

Keputusan Messi untuk gantung sepatu dari tim nasional membuat segenap penggemar Argentina berharap pemain berjulukan La Pulga itu mau kembali membela Tim Tango.

Bahkan, Presiden Argentina, Mauricio Macri dan penyerang legendaris La Albiceleste, Diego Maradona, ikut meminta pemilik lima gelar Ballon d’Or ini bermain lagi untuk timnas.

Kejadian tersebut membuat Ronaldo – yang sejatinya merupakan rival Messi dalam perebutan status pemain terbaik di dunia saat ini – ikut menyampaikan pendapatnya terkait Messi.

Baca Juga Tips agar liburan anda tak bikin stres

“Messi mengambil keputusan yang sulit dan orang-orang harus memahami itu,” kata Ronaldo dalam laman AS.

Pesepak bola berusia 31 tahun ini mendukung Messi, yang sampai menitikkan air mata usai kalah dari Cile.

“Tidak enak melihat Messi menangis dan saya harap dia kembali ke tim nasional,” ujar Ronaldo.

“Gagal mengeksekusi penalti tidak membuat Anda menjadi pemain yang buruk,” tuturnya lagi.

Sekarang, Ronaldo sedang bersiap melakoni pertandingan semifinal Piala Eropa 2016 kontra Wales di Stade de Lyon, Rabu (6/7/2016) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Sama seperti Messi, Ronaldo juga belum mampu menghadirkan titel pertama di turnamen besar untuk negaranya. 

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Uruguay di ujung tanduk usai dikalahkan Venezuela

Bestprofit Futures Jakarta

Nasib Timnas Uruguay di ujung tanduk setelah kalah 0-1 dari Venezuela dalam pertandingan fase grup kedua Copa America di Stadion Lincoln Financial Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Jumat pagi WIB.

Dengan kekalahan itu, Uruguay belum memperoleh poin setelah kalah 1-3 dari Meksiko di laga pembuka.

Uruguay terancam tersingkir dari Copa Amerika jika Meksiko berhasil mengalahkan Jamaika di laga yang akan segera berlangsung.

Uruguay hanya bisa bertahan di Copa America jika Jamaika berhasil meraih kemenangan atas Meksiko sehingga penentuan lolos ke perempat final akan ditentukan pada laga terakhir.

Sementara Venezuela memuncaki klasemen sementara grup C dengan nilai enam poin dari dua laga setelah mengalahkan Uruguay.

Venezuela dipastikan lolos ke perempat final jika Meksiko meraih kemenangan atas Jamaika.

Gol Tunggal

Gol tunggal kemenangan Venezuela dibukukan oleh penyerang klub Inggris West Bromwich Albion, Salomon Randon, yang menyontek bola pantulan hasil sepakan Alejandro Guerra pada menit 36.

Uruguay, yang memiliki 15 gelar juara Copa America, mencoba mengejar defisit gol pada babak kedua melalui aksi Edinson Cavani dan Gaston Ramirez.

Pada menit 78, pencetak gol Salomon Randon terpaksa meninggalkan lapangan untuk digantikan Luis Seijas akibat cedera.

Edinson Cavani mengemas peluang pada menit 89, namun sepakan pemain klub Paris Saint Germain (PSG) yang dilepaskan dari posisi tengah melenceng ke sisi kanan gawang Venezuela.

Tendangan kaki kiri Edinson Cavani pada menit 90 pun mampu diamankan penjaga gawang Venezuela. Sepakan Diego Godín di ujung laga juga berhasil diblokir pemain bertahan Venezuela. Dan skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Statistik pertandingan di situs Copa America menunjukkan Uruguay menguasai laga dengan 59 persen berbanding 41 persen penguasaan bola.

Edinson Cavani dan kolega juga melepaskan 12 sepakan, sementara Venezuela sembilan tendangan.

Venezuela akan menghadapi Meksiko dan Uruguay bertemu Jamaika pada laga terakhir grup C di Santa Clara, California, 13 Juni 2016 menurut situs Copa Amerika 2016.

Susunan pemain kedua tim:

Uruguay (4-4-2): Muslera; M. Pereira, Gimenez, Godin, G. Silva; Sanchez (Nicolas Lodeiro), Arevalo, Ramirez (Diego Rolan), Alvaro (Mathias Corujo); Stuani, Cavani.
Pelatih: Oscar Tabarez

Venezuela (4-2-3-1): Hernandez; Rosales (Alexander González), Angel, Vizcarrondo, Feltscher; Rincon, Figuera (Romulo Otero); Martinez, Guerra, Penaranda; Rondon (Luis Seijas).
Pelatih: Rafael Dudamel

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)