Statistik laga Polandia vs Portugal

Bestprofit Futures Jakarta, bprofitfutures.com – Jual beli serangan disajikan oleh pasukan Polandia dan Portugal dalam laga perempat final Piala Eropa yang dihelat di  Stade Velodrome, Perancis, Kamis (30/6).

Hantu penalti akhirnya menyambangi kedua tim. Polandia takluk 3-5 dari Portugal setelah kedua balatentara hilir mudik bertempur selama 120 menit dengan hasil imbang 1-1 lewat gol yang dilesakkan Robert Lewandowski di menit kedua dan Renato Sanches di menit 33 bagi kubu Portugal.

Dalam adu penalti, lima pemain Portugal mampu menjebol gawang Polandia yang dijaga oleh  Lukasz Fabianski. Kelima pemain dari kubu Selecao itu yakni  Cristiano Ronaldo, Sanches, Joao Moutinho, Nani, Ricardo Quaresma.

Sementara, pemain Polandia yang mampu mencetak gol adalah Lewandowski, Arkadiusz Milik, Kamil Glik. Jakub Blaszczykowski gagal menjebol gawang Rui Patricio.

Berikut statistik laga antara Polandia melawan Portugal sebagaimana dikutip dari laman Whoscored:

Top 5 Players:
(nama pemain, timnas, rapor pemain)

1 Renato Sanches (Portugal), 9,1
2 Robert Lewandowski (Polandia), 8,4
3 Kamil Glik(Polandia), 8,2
4 Pepe (Portugal), 8,1
5 Nani (Portugal), 8,1

Rincian statistik laga:
(Nomor punggung pemain, nama pemain, rapor pemain)

* Polandia:
22.Fabianski (6)
20.Piszczek (7,1)
15.Glik (8,2)
2.Pazdan (7)
3.Jedrzejczyk (7,1)
16.Blaszczykowski (7,2)
10.Krychowiak (7,5)
7.Milik (6,8)
9.Lewandowski (8,4)
6.Jodlowiec (6,3)
21.Kapustka (6,1)

Pemain pengganti:
11.Grosicki (6,3)
5.Maczynski (6,5)

17.Peszko
14.Wawrzyniak
12.Boruc
4.Cionek
18.Salamon
1.Szczesny
13.Stepinski
19.Zielinski
8.Linetty
23.Starzynski

* Portugal:
1.Patrício (7,1)
21.Soares (6,9)
4.Fonte (7,3)
3.Pepe (8,1)
19.Eliseu (7)
16.Sanches (9,1)
17.Nani (8,1)
7.Ronaldo (7,3)
13.Pereira (6,4)
8.Moutinho (6,8)
20.Quaresma (6,6)

Pemain pengganti:
23.Silva (6,8)
10.Mário (6,7)

14.Carvalho
18.Rafa
9.Eder
12.Lopes
22.Eduardo
11.Vieirinha
2.Alves
6.Carvalho

Rincian lengkap statistik laga:
(Polandia – Portugal)

* Total Shots: 14 – 19
* Persentase Penguasaan bola: 51,6 – 48,4
* Jumlah sentuhan bola: 878 – 837
* Persentase operan sukses: 82 – 83
* Menang dribel: 12- 16
* Upaya dribel: 16 – 26
* Dribbled past: 16 – 12
* Persentase dribel yang sukses: 75 – 62
* Menang duel udara: 26 – 25
* Sukses tekel: 15- 18
* Upaya tekel: 31- 30
* Dribel: 16 – 12
* Persentase tekel yang sukses: 48 – 60
* Clearances: 27- 20
* Interceptions: 22 – 25
* Sepak pojok: 2 – 7
* Persentase akurasi sepak pojok: 0 – 71
* Dispossesed: 14 – 5

Susunan pemain:

* Polandia (4-4-1-1):
22-Lukasz Fabianski (penjaga gawang), 2-Michal Pazdan, 15-Kamil Glik, 3-Artur Jedrzejczyk, 20-Lukasz Piszczek, 5-Krzysztof Maczynski (6-Tomas Jodlowiec 98′), 10-Grzegorz Krychowiak, 11-Kamil Grosicki (21-Bartosz Kapustka 82′), 16-Jakub Blaszczykowski, 7-Arkadiusz Milik, 9-Robert Lewandowski.

Pelatih: Adam Nawaka

* Portugal (4-1-3-2):
1-Rui Patricio (penjaga gawang), 4-Jose Fonte, 3-Pepe, 14-William Carvalho (13-Danilo 96′), 19-Eliseu, 21-Cedric Soares, 16-Renato Sanches, 10-Joao Mario (20-Ricardo Quaresma 80′), 23-Adrien Silva (8-Joao Moutinho 74′), 7-Cristiano Ronaldo, 17-Nani.

Pelatih: Fernando Santos

Wasit: Felix Brych

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Uruguay di ujung tanduk usai dikalahkan Venezuela

Bestprofit Futures Jakarta

Nasib Timnas Uruguay di ujung tanduk setelah kalah 0-1 dari Venezuela dalam pertandingan fase grup kedua Copa America di Stadion Lincoln Financial Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Jumat pagi WIB.

Dengan kekalahan itu, Uruguay belum memperoleh poin setelah kalah 1-3 dari Meksiko di laga pembuka.

Uruguay terancam tersingkir dari Copa Amerika jika Meksiko berhasil mengalahkan Jamaika di laga yang akan segera berlangsung.

Uruguay hanya bisa bertahan di Copa America jika Jamaika berhasil meraih kemenangan atas Meksiko sehingga penentuan lolos ke perempat final akan ditentukan pada laga terakhir.

Sementara Venezuela memuncaki klasemen sementara grup C dengan nilai enam poin dari dua laga setelah mengalahkan Uruguay.

Venezuela dipastikan lolos ke perempat final jika Meksiko meraih kemenangan atas Jamaika.

Gol Tunggal

Gol tunggal kemenangan Venezuela dibukukan oleh penyerang klub Inggris West Bromwich Albion, Salomon Randon, yang menyontek bola pantulan hasil sepakan Alejandro Guerra pada menit 36.

Uruguay, yang memiliki 15 gelar juara Copa America, mencoba mengejar defisit gol pada babak kedua melalui aksi Edinson Cavani dan Gaston Ramirez.

Pada menit 78, pencetak gol Salomon Randon terpaksa meninggalkan lapangan untuk digantikan Luis Seijas akibat cedera.

Edinson Cavani mengemas peluang pada menit 89, namun sepakan pemain klub Paris Saint Germain (PSG) yang dilepaskan dari posisi tengah melenceng ke sisi kanan gawang Venezuela.

Tendangan kaki kiri Edinson Cavani pada menit 90 pun mampu diamankan penjaga gawang Venezuela. Sepakan Diego Godín di ujung laga juga berhasil diblokir pemain bertahan Venezuela. Dan skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Statistik pertandingan di situs Copa America menunjukkan Uruguay menguasai laga dengan 59 persen berbanding 41 persen penguasaan bola.

Edinson Cavani dan kolega juga melepaskan 12 sepakan, sementara Venezuela sembilan tendangan.

Venezuela akan menghadapi Meksiko dan Uruguay bertemu Jamaika pada laga terakhir grup C di Santa Clara, California, 13 Juni 2016 menurut situs Copa Amerika 2016.

Susunan pemain kedua tim:

Uruguay (4-4-2): Muslera; M. Pereira, Gimenez, Godin, G. Silva; Sanchez (Nicolas Lodeiro), Arevalo, Ramirez (Diego Rolan), Alvaro (Mathias Corujo); Stuani, Cavani.
Pelatih: Oscar Tabarez

Venezuela (4-2-3-1): Hernandez; Rosales (Alexander González), Angel, Vizcarrondo, Feltscher; Rincon, Figuera (Romulo Otero); Martinez, Guerra, Penaranda; Rondon (Luis Seijas).
Pelatih: Rafael Dudamel

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)