Rupiah menguat

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari merdeka.com

best profit 133Pada perdagangan akhir pekan ini, laju nilai tukar Rupiah diperkirakan berada di atas level resisten Rp 11.685. Meski laju Rupiah mampu melewati perkiraan namun harus tetap selalu waspadai potensi pembalikan arah.

 

“Tampaknya euforia pilpres masih ada. Setelah pelaku pasar merasa pilpres dapat berjalan dengan aman, damai, lancar, dan terkendali, kali ini pelaku pasar mulai merespon hasil quick count,” ujar Analis Trust Securities, Reza Priyambada dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (11/7).

 

Menurutnya, meski hasil tersebut belum final dan harus menunggu keputusan dari KPU namun munculnya hasil hitung cepat (quick count) dari lembaga survei kredibel yang menunjukkan keunggulan pasangan yang diharapkan pasar, membuat laju nilai tukar Rupiah melanjutkan penguatannya.

 

“Masih tetapnya BI Rate dalam RDG Kamis(10/7) juga turut menambah sentimen positif,” jelas dia.

 

Sebelumnya kemarin Kamis (10/7) nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah 15 poin menjadi Rp11.640 per USD dari posisi terakhir sebelumnya, Rp11.625 per USD.

Rupiah Menguat, Rp 11.790 per Dollar AS

Laporan Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Laju Rupiah masih melanjutkan pergerakan positif meski nilai Yen melemah pasca dirilisnya data-data makro ekonomi Jepang yang menunjukkan peningkatan.

Rupiah pada posisi kemarin berada pada Rp 11.790 per dollar AS. Rupiah melanjutkan pelemahannya ketika sehari sebelumnya berada pada Rp 11,823 per dollar AS. (Kurs Tengah BI).

Reza Priyambada, Kepala Riset trust Securities mengatakan penguatan Rupiah terbantukan dari laju dollar australia dan Won yang terapresiasi pasca penilaian upgrade dari Morgan Stanley.

“Beberapa mata uang Asia alami kenaikan, begitu pun dengan kenaikan Yuan setelah merespon rilis kenaikan neraca perdagangannya,” kata Reza di jakarta, Kamis (10/6/2014).

Di sisi lain, dalam hubungannya dengan situasi politik, pelaku pasar berharap positif Jokowi РJusuf Kalla dapat memenangi pilpres. Dalam debat tampak bahwa Jokowi-Jusuf Kalla  dianggap lebih pro bisnis yang dapat menarik investasi luar negeri.

Pada hari ini diperkirakan laju Rupiah masih di atas level resisten Rp 11.804 per dollar AS. Rupiah berada pada kurs Rp11.812-11.779 (kurs tengah BI).