5 Resolusi Keuangan Wajib untuk Tahun Baru

http://bisnis.news.viva.co.id

VIVAnews – Tahun Baru sudah tiba, dan saatnya membuat resolusi tahun baru. Melalui resolusi tahun baru, kita membuat janji tentang apa saja yang ingin diperbaiki di hidup.

Mungkin ada yang membuat resolusi untuk menurunkan berat badan, dan ada yang membuat resolusi untuk berhenti merokok.

Selain membuat resolusi untuk menghilangkan kebiasaan buruk, mengapa tidak membuat resolusi untuk keuangan Anda. Di resolusi keuangan, Anda membuat target apa saja yang ingin dicapai tahun ini. Mulai dari meningkatkan tabungan, menambah investasi, dan mengurangi hutang.

Semua target ini Anda buat agar keuangan Anda pada akhir 2015 jauh lebih baik dibanding di akhir 2014.

Dan inilah hal-hal yang layak Anda jadikan resolusi keuangan Anda untuk tahun baru:

1. Membuat anggaran

Saatnya Anda mengambil kalkulator dan benar-benar menghitung kebutuhan pengeluaran yang disesuaikan dengan inflasi yang terjadi. Agar tidak lupa, catatlah rancangan anggaran Anda di sebuah spreadsheet, atau buku kwarto kas. Catatan ini juga berguna untuk menulis pengeluaran Anda per bulan untuk mengetahui apakah pengeluaran Anda sesuai rencana.

Namun, anggaran Anda bukan saja termasuk pengeluaran, tapi juga tabungan dan pembayaran berbagai cicilan kredit yang mungkin Anda miliki. Dan yang paling penting adalah ketaatan Anda mematuhi rencana.

2. Bayar utang

Apakah ada salah satu utang yang Anda yang bisa dilunasi tahun depan, seperti kredit alat eletronik yang telah dibeli? Maka buatlah komitmen untuk melunasi utang tersebut. Jika Anda memiliki utang yang lebih besar, seperti kredit kendaraan bermotor atau KPR, maka buatlah komitmen untuk tidak pernah telat membayar cicilan.

Selain membayar utang, berjanjilah untuk tidak berutang lagi, khususnya untuk membeli barang konsumtif seperti handphone. Untuk pembelian barang konsumtif, sebaiknya Anda mengumpulkan uangnya dulu, baru membeli barang tersebut.

3. Mengalihkan penghematan ke tabungan

Lihat daftar pengeluaran Anda saat membeli anggaran. Lalu, lihatlah di mana Anda bisa melakukan penghematan. Mungkin Anda terlalu sering membeli kopi dari cafe, atau suka membeli aksesoris gadget. Lalu, berjanjilah untuk mengurangi pembelian tersebut, dan masukkan uang yang Anda hemat kedalam tabungan atau celengan di mana Anda bisa melihat berapa yang Anda hemat.

Melihat hasil dari penghematan akan memotivasi Anda untuk semakin melakukan penghematan lainnya.

4. Mulailah berinvestasi

Selain menabung, mulailah berinvestasi. Pelajari berbagai pilihan investasi yang ada di luar sana, mulai dari reksa dana hingga emas.

Namun, selain berinvestasi pada produk investasi, berinvestasilah juga pada diri Anda sendiri. Ambil kursus atau ikut seminar yang akan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Anda. Semakin besar potensi yang Anda miliki, maka semakin besar kesempatan Anda untuk meningkatkan pendapatan baik melalui karir yang lebih baik, atau bisnis yang sukses.

5. Gandakan sumber pemasukan Anda

Salah satu cara yang bagus untuk mendapatkan penghasilan besar adalah dengan menggandakan sumber pemasukan Anda. Jika Anda bekerja di kantor, maka Anda bisa melakukan bisnis sampingan atau menggunakan waktu bebas Anda untuk melakukan pekerjaan freelance.

Sumber pemasukan ganda tidak hanya akan meningkatkan penghasilan Anda, namun membuat Anda lebih aman karena tidak bergantung pada satu sumber pemasukan saja.

Yang penting, mulailah pemasukan sampingan Anda dari sedikit untuk mengurangi risiko, dan jangan sampai bentrok dengan pekerjaan kantor Anda.

 

Emas Bertahan Di Level Tinggi, Reli Bisa Terhambat Notulensi The Fed

http://www.seputarforex.com

Emas bertahan di level tinggi tiga pekan setelah makin menyusutnya harga minyak mentah dunia serta pasar ekuitas yang mendorong terbentuknya perolehan terpanjang harian sejak bulan Oktober. Para investor minggu ini menantikan rilisnya notulensi The Fed dari rapat pada bulan Desember lalu sebagai petunjuk kebijakan moneter apa yang akan diambil The Fed berikutnya.

Harga bulion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada $1,216.83 per ons pada pukul 09:51 pagi waktu Singpura dari sebelumnya di $1,218.58 kemarin, ketika harga mengalami kenaikan untuk hari ketiga ke posisi $1,223.10, level tertinggi sejak tanggal 16 Desember, demikian yang tercatat di data harga Bloomberg. Sedangkan harga emas berjangka di Comex New York diperdagangkan pada $1,216.80 per ons dari $1,219.40 kemarin.

Emas, yang telah merosot dalam waktu dua tahun terakhir, reli dari level rendah satu bulannya di posisi $1,168.34 pada tanggal 2 Januari di tengah gejolak harga minyak dan kemungkinan keluarnya Yunani dari Zona Euro.

Nilai tukar emas terhadap Euro mencapai yang tertinggi sejak bulan September 2013 sebelum data inflasi Zona Euro benar-benar mendesak Bank Sentral Eropa (ECB) untuk segera melakukan pembelian obligasi. Menurut analisa dari Zou Lihu di Citics Futures Co. yang diwawancarai oleh Bloomberg, emas masih melanjutkan perolehan dari tindak penghindaran risiko. Harga emas masih bergerak lebih tinggi walaupun Dolar AS juga kuat. Sementara minat beli masih kuat, notulensi The Fed yang akan dirilis Kamis dini hari nanti kemungkinan bisa menghalangi reli emas.

Dolar AS Semakin Menekan Laju Euro

http://economy.okezone.com

TOKYO – Euro turun ke level sembilan tahun terendah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Spekulasi bahwa Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi akan mulai melakukan pelonggaran kuantitatif memberikan tekanan pada euro.Mata uang euro meluncur ke level terendah dalam dua bulan terhadap yen Jepang menjelang data yang menunjukkan harga konsumen kawasan euro jatuh untuk pertama kalinya sejak 2009. Indeks dolar AS menuju penutupan tertinggi, dengan Federal Reserve mempersiapkan untuk menaikkan suku bunga tahun ini, pertama kalinya sejak 2006.

“Satu-satunya yang nyata pada downtrend euro kuartal ini adalah popularitas, dengan investor sudah berada di sekoci menyelamatkan diri,” kata ahli strategi mata uang di Westpac Banking Corp, Sean Callow, seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (7/1/2015)

“Draghi nampaknya semakin mungkin mengesampingkan keberatan Jerman untuk Quantitative Easing (QE) pada pertemuan ECB 22 Januari dan ekonomi AS berada di jalur untuk kenaikan suku bunga tahun ini, setiap bouncing euro harus ringan dalam skala dan singkat dalam durasi,” tambah dia.

Euro tergelincir 0,1 persen menjadi USD1,1873 di Tokyo, setelah sebelumnya mencapai USD1,1843, terendah sejak Februari 2006. Euro sedikit berubah pada 140,93 per yen Jepang, setelah turun ke 140,57 per yen Jepang, terlemah sejak November 3.

Harga Emas Gapai Level Tertinggi dalam 3 Pekan

Liputan6.com, New York – Harga emas melonjak lebih dari 1 persen ke level tertinggi dalam tiga minggu pada Rabu (7/1/2015) ini.

Melansir laman Reuters, ini memperpanjang keuntungan pada pembelian safe haven seiring merosotnya pasar saham  di tengah memuncaknya kekhawatiran atas masa depan Yunani di zona euro dan penurunan harga minyak.

Harga emas di pasar Spot naik 1,1 persen menjadi US$ 1,216.45 per ounce, setelah sebelumnya menyentuh puncaknya di posisi US$ 1.222,40 per ounce, merupakan posisi tertinggi sejak 15 Desember.

Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup naik 1,3 persen menjadi US$ 1.219,40 per ounce. Harga emas di euro mencapai level tertinggi sejak September 2013 di US$ 1.024,21 per ounce.

Ketidakpastian politik di Yunani menjelang pemilu di negara itu pada 25 Januari telah memperbaharui kekhawatiran kemungkinan keluarnya Yunani dari zona euro.

Selain itu, indeks S & P 500 yang jatuh di bawah level 2.000 untuk pertama kalinya sejak 17 Desember,  dan dolar AS berbalik lebih rendah terhadap sekeranjang mata uang utama.

“Ada penerbangan untuk mencari selamat sekarang ini,” jelas Phillip Streible, Broker Komoditas Senior di RJO Futures.

Penurunan S & P di bawah 2.000 mendorong pembelian emas. Juga,kenaikan harga emas di atas 100-hari rata-rata di US$ 1.216,16 ikut memacu pembelian teknis.

Investor juga bingung dengan penurunan harga minyak ke posisi terendah dalam 5-1/2 tahun di mana minyak mentah berjangka turun lebih dari 4 persen, memperpanjang penurunan tajam karena kekhawatiran atas pasokan global yang intensif.

Ketidakpastian mendorong investor untuk membeli aset yang dianggap menawarkan keselamatan seperti obligasi pemerintah Jerman, yen Jepang, dan emas.

“Ada banyak risiko di luar sana, yang mendukung, terhubung ke zona euro, kemungkinan perlambatan di China. Emas kembali sebagai lindung nilai risiko safe haven,” kata analis Citi David Wilson. (Nrm)

Tiket Murah Pesawat Bakal Tinggal Kenangan

Tribunnews.com, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan sudah menandatangani peraturan tarif batas bawah. Kebijakan tersebut diharapkan membuat maskapai lebih peduli terhadap aspek keselamatan penumpangnya.

Bahkan, bisa dibilang kebijakan itu sekaligus meniadakan harga tiket murah yang biasa ditawarkan maskapai berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC).

“Saya sudah tanda tangan tarif batas bawah,” ujar Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (6/1/2015).

Sementara itu, menurut Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Djoko Murdjatmodjo, tarif batas bawah mewajibkan maskapai menjual harga tiket minimal 40 persen dari tarif batas atas saat ini.

Penetapan tarif batas bawah yang dilakukan Jonan bukan tanpa halangan. Sebab, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menilai penetapan harga tarif batas bawah akan menggerus maskapai kecil.

Namun, Jonan pun tak mau ambil pusing apabila peraturan tersebut digagalkan KPPU. “Kalau dibatalkan di KKPU, ya kalau terjadi apa-apa berarti salah KPPU,” kata Jonan.