YLKI: Jangan Salahkan Tiket Murah Soal Keselamatan Konsumen

http://nasional.news.viva.co.id

VIVAnews – Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, meminta pemerintah tidak mengambinghitamkan atau menyalahkan tarif murah tiket dalam peningkatan pelayanan dan keselamatan penumpang angkutan udara.

Menurut dia, kurangnya aspek keselamatan angkutan udara lebih dikarenakan masih minim infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia di bidang itu.

“Kalau mengaitkan dengan keselamatan, kurang pas karena itu bukan tarif yang harusnya dikambinghitamkan,” ujarnya kepada VIVAnews di Jakarta Selasa, 13 Januari 2015.

Dia menilai, penyesuaian tarif batas bawah penerbangan murah dapat menggerus akses masyarakat. Apalagi kini angkutan udara sudah mulai menjadi moda transportasi pilihan prioritas.

Tarif murah di penerbangan, katanya, juga hanya strategi bisnis yang ditetapkan masyarakat. Pada praktiknya tidak semua masyarakat dapat menikmatinya.

“Itu tarif murah subsidi silang, misalnya, 30 persen pemesan pertama itu murah sisanya mahal,” katanya.

Dia menegaskan, hal yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah pelayanan yang diberikan maskapai penerbangan. Khususnya di musim liburan, maskapai justru menurunkan kualitas pelayanan kala harga tiket pesawat berada pada batas atas.

Hal itu merugikan konsumen. “Pada musim liburan mereka (maskapai) tiketnya mahal tapi servisnya seperti tiket murah, itu yang harus diperhatikan,” tegasnya.

15 Kebiasaan yang Menghancurkan Ginjal Anda

http://log.viva.co.id

Apakah Anda tahu bahwa ada kebiasaan tertentu yang merusak ginjal? Keberadaan ginjal sangat penting, dan Anda harus menjaganya tetap sehat. Kerusakan ginjal mungkin tidak akan diketahui, sampai ada gejala yang berbahaya.

Itulah alasan mengapa Anda harus sadar, bahwa kebiasaan tertentu dapat berpengaruh buruk terhadap ginjal. Ginjal sendiri setiap harinya akan mencuci darah Anda secara alami, dari sisa-sisa metobaolisme agar tidak menjadi racun bagi tubuh.

Ginjal membantu Anda membuang air kecil, menyaring darah, memproduksi beberapa jenis hormon, dan membantu menyerap beberapa jenis mineral. Oleh sebab itu, jika ginjal gagal melakukan aktivitasnya, hidup Anda akan menjadi lebih sulit.

Terlepas dari apa yang dimakan dan diminum, Anda juga harus menghindari beberapa kebiasaan buruk, jika Anda ingin ginjal tetap sehat dan efektif sepanjang hidup. Ingat, ginjal tidak menunjukkan gejala buruk hingga kita terlambat menyadarinya.

Berikut 15 kebiasaan buruk terhadap ginjal, yang kami kutip dari Boldsky.com:

  1. Terlalu banyak meminum minuman beralkohol
  2. Kecanduan merokok
  3. Terlalu banyak mengonsumsi soda
  4. Membuat kandung kemih stres, biasanya akibat menahan kencing
  5. Kekurangan mengonsumsi air putih
  6. Aktivitas fisik yang jarang dilakukan
  7. Kurang tidur bisa menyebabkan ginjal rusak dikarenakan tubuh kurang bermetabolisme.
  8. Kekurangan vitamin-vitamin penting bagi tubuh
  9. Kekurangan mineral-mneral esensial, terutama magnesium
  10. Kelebihan mengonsumsi garam
  11. Terlalu banyak kafein terutama di dalam kopi dan teh
  12. Konsumsi protein yang berlebihan yang menyebabkan ginjal bekerja keras
  13. Sering mengonsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit
  14. Terdapat gangguan-gangguan pada tubuh, terutama saat kita sakit
  15. Tidak tepat waktu meminum obat diabetes, terutama mereka yang telah terkena diabetes.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, suka? Silahkan klik share artikel ini.

Bursa Saham Jepang Sesi 1 Berada Pada Zona Merah Terkait Penguatan Yen

Sumber : Bloomberg

Bursa Saham Jepang melemah yang mengikuti penurunan Bursa Saham AS setelah harga minyak mentah turun ke level 5 ½ tahun terendah. Sementara ekspor Jepang turun akibat penguatan yen tersebut.

Inpex Corp., melemah 3.5%. Toyota Motor Corp., memberikan kontribusi penurunan tajam pada Indeks Topix. Operator Supermarketr Aeon Co. turun 6.2%, penurunan tajam pada Indeks Nikkei 225 Stock Average. Alps Electric Co., melonjak 1.3%.

Indeks Topix melemah 1.6% ke level 1,358.94 pada sesi 1 di Tokyo, dengan lebih dari 5 saham melemah untuk setiap satu yang menguat. Sementara Indeks Nikkei 225 melemah 1.7% ke level 16,898.87. Sedangkan yen catat gain 0.4% ke level 117.94 per dolar yang menguat pada hari ke-3. Rilis data hari ini menunjukkan neraca pembayaran Jepang bulan November mencatatkan surplus sebesar 433 miliar yen dengan melampaui perkiraan para ekonom sebelumnya yang menyatakan 139.5 miliar yen. (bgs)

Jangan Jadi Diri Sendiri di Tempat Kerja, Ini 4 Alasannya

http://bisnis.liputan6.com

Liputan6.com, New York – Banyak orang seringkali dituntut untuk menjadi diri sendiri baik di tempat kerja atau di lingkungan tempatnya bergaul. Apalagi mengingat karakter pribadi memang sulit untuk disembunyikan saat berhadapan dengan banyak orang di tempat kerja.

Lagipula, setiap orang tentu ingin menonjolkan karakter dirinya di hadapan publik. Sayangnya, menjadi diri sendiri tak selalu berdampak baik bagi karir Anda.

Bahkan Profesor di sekolah bisnis INSEAD Paris, Herminia Ibarra mengatakan, ada beberapa hal negatif yang bisa muncul saat seseorang berlaku terlalu jujur. Bahkan dalam kajian Harvard Business Review, Ibarra beranggapan, kesalahpahaman tentang konsep menjadi diri sendiri di tempat kerja dapat membuat karir Anda berantakan.

Berikut empat risiko menjadi diri sendiri di tempat kerja seperti dikutip dari Business Insider, Selasa (13/1/2015):

1. Anda bisa kehilangan kredibilitas

Dalam beberapa kesempatan, kejujuran Anda dapat menjadi kekuatan di tempat kerja. Tapi ingat, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak diakui di tempat kerja dan hanya diceritakan pada teman serta keluarga.

Saat seorang manajer mengakui ketakutan atau ketidaktahuannya terhadap pekerjaan, banyak orang akan mempertanyakan kemampuannya memimpin tim. Kondisi tersebut memang dilematis karena pada saat yang sama, pimpinan atau pegawai juga diminta untuk transparan dalam bekerja.

2. Anda bisa membuat keputusan yang keliru

Terlalu menunjukkan karakter pribadi seringkali menuntun pada kesalahan pengambilan keputusan. Kadang saat Anda mencapai jabatan yang lebih besar, pengalaman dan karakter sendiri tidak cukup menjadi bekal mengambil keputusan.

Anda selalu dituntut untuk mempelajari berbagai data yang bisa dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan saat bekerja.

3. Bekerja tidak sesuai keinginan

Banyak profesional yang kadang bingung harus menjadi diri sendiri atau melakukan hal yang membuatnya nyaman meski bukan representasi dirinya. Seringkali mempertahankan ego pribadi tidak sesuai dengan kebutuhan untuk sukses.

Banyak orangyang harus beradaptasi dengan norma budaya di tempat kerja. Apalagi jika jabatan Anda mempengaruhi banyak orang.

4. Menganggap diri sendiri selalu benar

Bagi sebagian pegawai, menjadi diri sendiri seringkali dianggap sebagai alat untuk menutupi kekurangan pribadi. Anda seringkali mengatakan, begitulah cara saya sebagai bentuk pertahanan saat menerima kritik di tempat kerja.

Hati-hati, selalu menganggap diri sendiri benar dapat menjadi bumerang yang menyerang perjalanan karir Anda. (Sis/Ahm)

Tarif Hotel di Jakarta Naik Paling Tinggi

http://www.tempo.co

TEMPO.CO, Jakarta – Lembaga riset properti Cushman Wakefield mencatat kenaikan tarif hotel di Jakarta dan Bali menempati urutan pertama dan kedua tertinggi pada 2014. Saar itu, rata-rata tarif hotel di Jakarta dan Bali masing-masing naik 15 persen dan 9 persen.

Dalam riset itu, Cushman Wakefield menyatakan tarif hotel di Jakarta naik dari Rp 1,03 juta pada 2013 menjadi Rp 1,19 juta per malam tahun lalu. Sementara tarif hotel di Bali naik dari Rp 1,61 juta menjadi Rp 1,75 juta per malam.

“Stabilitas ekonomi Indonesia dan proses pemilihan umum yang sukses menumbuhkan minat untuk berkunjung,” kata Direktur Regional Perhotelan Cushman Wakefield, Akhsay Kulkarni, Senin 12 Januari 2014. (Baca juga: Juli, Tarif Hotel dan Restoran Naik 15 Persen)

Kenaikan tarif hotel tertinggi ketiga terjadi di Tokyo yakni 7,1 persen, dari 15.377 yen menjadi 16.465 yen per malam. Rata-rata tarif hotel tertinggi di kawasan Asia Pasifik diperkirakan masih dipegang oleh Singapura sebesar US$ 207 per malam, Hong Kong sebesar US $193 per malam, dan Sydney US$ 185 per malam.

Ketidakpastian politik di Thailand menyebabkan tarif hotel di Bangkok menukik hingga 9 persen. Rata-rata tarif hotel turun dari 3.457 baht menjadi 3.146 baht per malam pada 2014.