Harga Emas Global dan Domestik Kompak Naik

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 13Harga emas berjangka menguat pada penutupan perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat. Kenaikan harga emas kali ini merupakan lonjakan bulanan yang terbesar sejak rekor Februari.

 

Seperti diberitakan Marketwatch, Selasa 1 Juli 2014, pedagang di bursa menanti katalis pasar berikutnya dalam bentuk data ketenagakerjaan bulanan AS dan hasil pertemuan Bank Sentral Eropa akhir pekan ini.

 

Harga kontrak emas untuk pengiriman Agustus naik US$2 (0,2 persen) ke level US$1.322 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

 

Berdasarkan penelusuran kontrak paling aktif diperdagangkan, harga logam kuning ini mencapai keuntungan sekitar 6,1 persen selama Juni dan 3 persen untuk kuartal kedua.

 

“Dengan ini, tidak mungkin pedagang akan mengambil taruhan besar menjelang data nonfarm payroll AS yang akan keluar pada Kamis. Ini adalah data yang paling penting dan hal itu dapat menyebabkan fluktuasi besar untuk emas. Terutama terkait data Produk Domestik Bruto AS pekan lalu,” ujar Naeem Aslam, analis dari AvaTrade.

 

Pasar domestik

 

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini juga bergerak naik.

 

Harga emas batangan Antam kini dijual Rp551.000 untuk ukuran 1 gram, atau naik Rp1.000 dibanding level harga perdagangan Rp550.000 per gram pada transaksi Senin 30 Juni 2014.

 

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.610.000, ukuran 10 gram Rp5.170.000, ukuran 25 gram Rp12.850.000, ukuran 50 gram Rp25.650.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.250.000.

 

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp128.000.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp255.800.000.

 

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok naik Rp5.000 ke level Rp495.000 per gram. (art)

Data Inflasi Akan Pengaruhi Indeks Saham RI

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 11Pada perdagangan Senin 30 Juni 2014, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 33 poin (0,7 persen). IHSG ditutup di kisaran 4.879, dan mendekati resistance pada level 4.880.

 

“Investor asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp506 juta dengan penyumbang penguatan terbesar antara lain saham BBRI, BBCA, TLKM, PGAS, PNBN, BMRI, UNTR, dan MNCN,” kata analis PT Bahana Securities, Chandra Widjanarka, dalam risetnya, Selasa 1 Juli 2014.

 

Chandra mengatakan, hari ini, IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Walaupun, indeks masih bergerak sideways, sama seperti sepekan terakhir dalam rentang 4.840-4.880.

 

Setelah mengalami window dressing pada akhir perdagangan Juni, menurut Chandra, kini pergerakan IHSG akan lebih ditentukan oleh data makro yang akan keluar pada hari ini, seperti inflasi dan neraca perdagangan. Sementara itu, dari regional, sentimen akan mengarah ke data indeks pembelian manajer (PMI) Tiongkok.

 

“Dengan semakin dekatnya pemilu presiden, investor akan cenderung wait and see,” ujarnya.

 

Sementara itu, seperti dikutip dari CNBC, di kawasan Asia, gerak saham cenderung beragam di awal sesi perdagangan Selasa. Kondisi ini dipengaruhi sikap hati-hati para investor menjelang laporan data ekonomi Tiongkok.

 

Indeks Nikkei di bursa Tokyo pagi ini naik 0,9 persen. Indeks acuan pasar saham Jepang ini terangkat, meskipun survei Bank of Japan’s Tankan menunjukkan sentimen bisnis anjlok dalam tiga bulan hingga Juni.

 

Adapun indeks Kospi di bursa Seoul turun 0,5 persen. Indeks utama pasar saham Korea Selatan ini tergelincir, setelah naik ke posisi tertinggi sejak rekor 12 Juni pada sesi perdagangan sebelumnya. Pelemahan indeks terseret oleh penurunan 1,3 persen pada saham Samsung Electronics.

Bursa AS Menguat, Indeks Dow Jones Menuju Level 17.000

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 9Saham-saham melonjak pada penutupan perdagangan Selasa di Bursa Efek New York, Amerika Serikat. Kondisi ini dipengaruhi data ekspansi di bidang manufaktur AS dan penjualan yang lebih baik dari perkiraan pada produsen mobil di negara Paman Sam itu.

 

Seperti diberitakan CNBC, Rabu 2 Juli 2014, indeks Dow Jones Industrial Average menguat ke level 16.956,07 atau naik 129.47 poin (0,8 persen). Saham IBM dan Visa memimpin kenaikan bluechips ini yang mencakup 26 dari 30 komponen di dalamnya.

 

Sementara itu indeks S&P 500 naik 13,09 poin (0,7 persen) ke level 1.973,32 setelah sempat menembus rekor intraday 1.978,58. saham perawatan kesehatan mendapat keuntungan tertinggi, sedangkan saham utilitas menjadi satu-satunya tertinggal di antara 10 kelompok industri utama.

 

“Sepertinya Dow Jones Industrial Average sedang dalam perjalanan ke level 17.000 dan S&P 500 ke tanah yang dijanjikan dari posisi 2.000,” ujar Elliot Spar, analis dari Stifel, Nicolaus & Company.

 

Menurut Spar, investor harus mengelola risiko dengan melakukan beberapa hedging selektif.

 

Adapun indeks Nasdaq naik 50.47 poin, (1,1 persen) ke level 4.458,65.

 

Volume perdagangan di BUrsa Efek New York mencapai 686 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 3,2 miliar unit saham. (ita)

Animator Tanah Air Yang Terlibat di TRANSFORMERS: AOE

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari kapanlagi.com

best profit 6Pastinya, setelah TRANSFORMERS: AGE OF EXTINCTION akhirnya tayang di Tanah Air, lanjutan kisah dari TRANSFORMERS: DARK OF THE MOON itu menjadi demam tersendiri bagi para penonton film.

 

Selain soal cerita, ada yang belum diketahui oleh banyak orang. Ternyata dalam kemegahan produksi film garapan Michael Bay itu terdapat satu nama dari Indonesia. Dia adalah Ronny Gani yang ikut andil dalam produksi film TRANSFORMERS kali ini.

 

Ronny merupakan salah satu animator yang membantu Michael menghasilkan visual yang fantastis dari pertempuran para Autobots dan Deceptions. Sebelumnya, Ronny juga sempat terlibat di film Hollywood lainnya, sebut saja PACIFIC RIM, NOAH dan THE AVENGERS.

 

“Ini pertama kali saya kerja bersama Michael Bay,” ucapnya dikutip dari VOA. “Kebetulan kita kali ini berhasil dapat untuk mengerjakan proyek Transformers,” tambahnya kepada reporter VOA.

 

Ronny sendiri sebenarnya bekerja di Singapura. Pria berusia 31 tahun itu adalah salah satu animator di Industrial Light and Magic, salah satu anak cabang dari Lucas Film Group, yang banyak membidangi visual efek untuk sejumlah film Hollywood. (voa/trn)

Ramadan, Home Industri Songkok Mendulang Untung

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 4Datangnya bulan Ramadan membawa berkah tersendiri bagi home industri kecil songkok atau peci di Desa Bojongsari RT 02 RW 02, Kecamatan Alian, Kebumen, Jawa Tengah.

 

Sentra perajin songkok di wilayah Kebumen ini tengah kebanjiran order. Bahkan, kaum ibu yang di hari biasanya bekerja sebagai buruh atau jualan, maka di bulan Ramadan ini beralih menjadi perajin songkok, karena rupiah yang dihasilkan naik hingga 50 persen.

 

Saat Ramadan tiba, 85 persen warga desa itu mendadak beralih profesi menjadi perajin songkok atau peci, mulai dari kaum muda, hingga para manula.

 

Setidaknya itu dirasakan Toyibah. Dia mengaku, sejak lima tahun yang lalu, setiap Ramadan tiba, dia dan anaknya beralih profesi membuat peci.

 

Ibu lima anak ini rela meninggalkan pekerjaan sehari-harinya berdagang di sebuah sekolah karena tergiur dengan uang yang dihasilkan dari membuat peci lebih besar.

 

Mukhtar, juragan peci, mengatakan sejak dua bulan sebelum Ramadan, sudah banyak order peci yang diterimanya. Bahkan, karena tak mampu memenuhi pesanan, saat ini dia menghentikan order pesanan pecinya.

 

Meski kelasnya hanya produk rumahan, pesanan produk pecinya tidak hanya datang dari lokal Kebumen, tetapi sudah sampai luar daerah seperti Jakarta, Bandung, dan Lampung.

 

Dia menjelaskan, produk pecinya dengan merek dagang Misfalah ini dibuat secara turun temurun. Pekerjanya diambil dari para tetangga dengan sistem borong.

 

Satu peci dikerjakan kurang lebih lima menit dengan harga Rp1.000 per peci. Setiap hari seorang pekerja mampu mengerjakan satu kodi peci atau 20 buah peci.

 

Dia memaparkan, proses pembuat peci cukup sederhana. Mula-mula bahan kain beludru dipotong-potong sesuai ukuran. Potongan lalu dijahit dengan tak lupa diberi kertas sebagai bantalannya.

 

Tutup kepala yang sudah dijahit dijadikan satu. Lima menit kemudian sebuah peci pun jadi. Tinggal bagian bawah dijahit secara manual oleh para ibu.

 

Kenaikan produksi saat Ramadan ini mencapai 100 persen lebih dibandingkan pada hari-hari biasa. Saat normal, dalam sehari rata-rata lima kodi. Tetapi, saat ini bisa mencapai 50 kodi per hari.

 

Meningkatnya permintaan peci tak lain karena aktivitas dan kegiatan keagamaan umat muslim meningkat pesat selama bulan puasa. Kini, usaha rumahan pembuatan peci ini menjadi sumber penghidupan bagi warga Bojongsari. (one)