BI: Rupiah Menguat Bukan Karena Hitung Cepat

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari plasadana.com

Bank Indonesia (BI) menilai, penguatan rupiah pada hari ini bukan dipengaruhi hasil penghitungan cepat (quick count) pemilihan presiden, namun lebih disebabkan oleh berlanjutnya capital inflow.

 

Pernyataan tersebut seperti diutarakan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara di Gedung BI Jakarta, Kamis (10/7). “Hari ini sepertinya inflow masuk lagi. Seperti kita ketahui, rupiah itu menguat karena adanya inflow,” kata Tirta.

 

Dia mengatakan, hingga akhir Mei 2014 aliran modal yang masuk mencapai US$11 miliar. “Dengan proses pilpres yang sementara ini masih damai, kami berharap investor akan masuk lagi. Pada Juni lalu ada inflow, makanya rupiah menguat,” ujarnya.

 

Menurut Tirta, tekanan depresiasi terhadap rupiah tercatat meningkat pada Juni 2014. “Rupiah secara rata-rata melemah 3,03 persen (month-to-month) dari bulan sebelumnya menjadi Rp11.892 per dolar AS. Secara point to point, rupiah terdepresiasi sebesar 1,52 persen dan ditutup pada level Rp11.855,” paparnya.

 

Selain adanya ketidakpastian pasar keuangan global dan defisit neraca perdagangan pada April 2014, kata Tirta, pergerakan rupiah juga dipengaruhi oleh perilaku investor yang menunggu hasil pemilihan umum presiden. “Ke depan, Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan kondisi fundamentalnya,” kata Tirta.

Akhir pekan harga emas turun Rp 3.000

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari merdeka.com

252430_620Harga emas batangan di Unit Bisnis Pengolahan dan penjualan PT Aneka Tambang turun sebesar Rp 3.000 menjadi Rp 538.000 dari harga sebelumnya Rp 541.000. Dikutip dari laman resmi logammulia.com, Jumat (11/7).

 

Hari ini harga emas di Jakarta dijual pada kisaran Rp 498.600 hingga Rp 538.000. Harga tersebut mulai terbesar untuk ukuran 1 gram dan harga terkecil untuk ukuran 500 gram.

 

Harga pembelian emas dan harga penjualan kembali (buyback price) juga dibuka turun sebesar Rp 3.000 menjadi Rp 483.000 dari harga sebelumnya Rp 486.000 per gram.

 

Harga emas 1 per gram Rp 538.000

 

Harga emas 5 per gram Rp 509.000

 

Harga emas 50 per gram Rp 500.000

 

Harga emas 100 per gram Rp 499.500

 

Harga emas 250 per gram Rp 499.000

 

Harga emas 500 per gram Rp 498.600

Rupiah menguat

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari merdeka.com

best profit 133Pada perdagangan akhir pekan ini, laju nilai tukar Rupiah diperkirakan berada di atas level resisten Rp 11.685. Meski laju Rupiah mampu melewati perkiraan namun harus tetap selalu waspadai potensi pembalikan arah.

 

“Tampaknya euforia pilpres masih ada. Setelah pelaku pasar merasa pilpres dapat berjalan dengan aman, damai, lancar, dan terkendali, kali ini pelaku pasar mulai merespon hasil quick count,” ujar Analis Trust Securities, Reza Priyambada dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (11/7).

 

Menurutnya, meski hasil tersebut belum final dan harus menunggu keputusan dari KPU namun munculnya hasil hitung cepat (quick count) dari lembaga survei kredibel yang menunjukkan keunggulan pasangan yang diharapkan pasar, membuat laju nilai tukar Rupiah melanjutkan penguatannya.

 

“Masih tetapnya BI Rate dalam RDG Kamis(10/7) juga turut menambah sentimen positif,” jelas dia.

 

Sebelumnya kemarin Kamis (10/7) nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah 15 poin menjadi Rp11.640 per USD dari posisi terakhir sebelumnya, Rp11.625 per USD.

Bank Raksasa Portugal Dirudung Masalah, Wall Street Kena Koreksi

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari detik.com

Traders work on the floor of the New York Stock ExchangePasar saham Wall Street berakhir di zona merah setelah muncul kekhawatiran atas memburuknya kesehatan bank-bank terbesar Portugal. Sentimen ini menjadi alasan investor menjual saham.

 

Sentimen dari Eropa itu membuat Dow Jonesa dan S&P 500 makin menjauh dari posisi rekor tertingginya sepanjang masa. Masalah ini muncul dimulai dari disuspensinya saham Espirito Santo Financial Group.

 

Grup terse but merupakan pemegang saham mayoritas di bank terbesar Portugal, Banco Espirito Santo. Alasan dihentikannya perdagangan saham karena ada masalah materiil.

 

Indeks acuan di Bursa Portugal langsung anjlok 4,2% dan disusul oleo pasar modal lainnya di benua biro terse but. Indeks financial di The S&P 500 pun berkurang 0,5%

 

“Sepertinya banyak aksi jual di pasar dalam jangka pendek, hal ini juga berkaitan dengan menguatnya pasar saham dalam beberapa perdagangan terakhir,” kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior dari BB&T Wealth Management di Birmingham, Alabama, seperti dikutip Reuters, Jumat (11/7/2014).

 

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 70,54 poin (0,42%) ke level 16.915,07. Indeks S&P 500 berkurang 8,15 poin (0,41%) ke level 1.964,68. Indeks Komposit Nasdaq turun 22,83 poin (0,52%) ke level 4.396,20.

 

(ang/ang)

Menhan Setuju yang Membuat Rusuh Pasca Pilpres Ditembak

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari tribunnews.com

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengaku setuju para pelaku kerusuhan saat pemilu presiden berlangsung, akan ditembak seketika. Karena hal tersebut merupakan bagian dari proses keamanan negara menyambut presiden baru.

 

“Saya kira sependapat (menembak pelaku kerusuhan-red) siapa yang mengganggu pemilu,” ujar Purnomo usai melakukan pencoblosan, di komplek menteri, Rabu (9/7/2014).

 

Keputusan menembak pelaku kerusuhan, sudah diketahui baik Kementerian yang sejajar dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya Purnomo telah rapat dua kali dengan kedua belah pihak.

 

“Kita sudah rapat di Kemenkopolhukam dan satu lagi dipimpin Presiden,” ungkap Purnomo.

 

Menurut Purnomo, demi mengamankan masyarakat dari kerusuhan, pihak keamanan dalam negeri bisa melakukan apa saja. Dalam hal menembak pelaku kerusuhan adalah salah satu cara akhir untuk meredam kerusuhan pasca pilpres nanti.

 

“Kita prinsipnya backup, ada kerusuhan, kita selesaikan,” jelas Purnomo.