Wall Street Anjlok Dibayangi Meningkatnya Ketegangan AS-China

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Saham di Amerika Serikat (AS) jatuh pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta), karena Wall Street mengakhiri minggu perdagangan yang fluktuatif. Hal ini dibayangi ketegangan AS-China yang semakin meningkat.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (25/7/2020), Dow Jones Industrial Average merosot 182,44 poin atau 0,6 persen menjadi 26.469,89.

S&P 500 turun 0,6 persen atau 20,03 poin menjadi 3.215,63. Sedangkan Nasdaq Composite turun 0,9 persen atau 98,24 poin menjadi 10.363,18.

Salah satu saham di Dow, Intel, anjlok lebih dari 16 persen setelah produsen chip tersebut menawarkan panduan yang mengecewakan untuk kuartal III dan menunda rilis chip generasi berikutnya.

PT Bestprofit Futures – Dow turun 0,7 persen sepanjang minggu ini dan menghentikan kenaikan beruntun dalam tiga terakhir. S&P 500 turun 0,2 persen sepanjang pekan ini dan menjadi penurunan mingguan pertama dalam empat pekan.

Sementara indeks saham Nasdaq turun 1,3 persen minggu ini dan menjadi penurunan mingguan back-to-back pertama sejak Mei.

“Kami hidup dalam kondisi volatilitas tinggi yang konstan,” kata Johan Grahn, Kepala Strategi ETF di Allianz Investment Management.

“Kami dikelilingi oleh ketidakpastian ini, tidak hanya di pasar, tetapi juga di setiap sudut kehidupan sehari-hari. Sangat sulit untuk melihat volatilitas ini dan semua ketidakpastian yang menyiratkannya hilang dalam waktu dekat,” lanjut Grahn.

Pergerakan Saham

PT Bestprofit Futures – Saham Facebook, Alphabet, Apple dan Microsoft, semuanya diperdagangkan melemah. Tesla turun lebih dari 6 persen. Amazon dan Netflix melawan tren negatif, masing-masing naik 0,6 persen.

Big Tech telah menjadi pemimpin pasar tahun ini karena investor bergulat dengan pandemi coronavirus dan dampaknya terhadap laba perusahaan.

Amazon dan Netflix masing-masing naik 62 persen dan 48 persen. Alfabet dan Facebook masing-masing naik lebih dari 12 persen dalam kurun waktu tersebut.

Namun minggu ini, saham-saham ini harus berjuang keras. Facebook turun lebih dari 4 persen minggu ini dan Apple turun 3,8 persen. Netflix tergelincir 2,5 persen selama periode waktu tersebut. Microsoft dan Alphabet, masing-masing turun setidaknya 0,5 persen minggu ini.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah ke 5.128,64

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Jumat pekan ini. Investor asing jual saham Rp 98 miliar di pasar regular.

Pada awal perdagangan Jumat (24/7/2020), IHSG turun 17,38 poin atau 0,31 persen ke posisi 5.128,64. Sementara indeks saham LQ45 juga juga turun 0,77 persen ke posisi 800,88.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.149,59 Sedangkan terendah 5.120,50.

Sebanyak 121 saham menguat tetapi tak mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 142 saham melemah sehingga menekan IHSG. Di luar itu 144 saham diam di tempat.

PT Bestprofit Futures – Total frekuensi perdagangan saham 65.905 kali dengan volume perdagangan 884 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 670 miliar.

Investor asing jual saham Rp 98 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.578.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, hanya 2 sektor yang berada di zona hijau yaitu sektor pertambangan yang naik 0,50 persen dan sektor perkebunan yang menguat 0,18 persen.

Sedangkan sektor yang melemah dipimpin oleh sektor aneka industri yang anjlok 1,45 persen. Kemudian disusul sektor keuangan tang melemah 0,68 persen dan sektor manufaktur turun 0,34 persen.

Pergerakan Saham

PT Bestprofit Futures – Lonjakan saham emiten di bidang kesehatan menopang penguatan IHGS. Misalnya, PEHA naik 24 persen ke Rp 2.380 per lembar saham. Kemudian PYFA naik 22 persen ke Rp 1.550 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain AKSI anjlok 7 persen ke Rp 186 per lembar saham, LUCK yang turun 6,80 persen ke Rp 274 per lembar saham, dan TARA melemah 6,72 persen ke Rp 100 per lembar saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Wall Street Menguat Seiring Kemajuan Uji Coba Vaksin Corona Covid-19

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Bursa saham di Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta). Hal ini didorong oleh berita tentang kesepakatan vaksin virus corona antara pemerintah AS dengan Pfizer dan BioNTech serta kemajuan nyata pada negosiasi stimulus AS.

Dikutip dari CNBC, Kamis (23/7/2020), Dow Jones Industrial Average naik 165,44 poin atau 0,6 persen menjadi 27.005,84. Ini merupakan kenaikan ketiga beruntun Dow.

PT Bestprofit Futures – S&P 500 naik 0,6 persen menjadi 3.276,84 dan membukukan kenaikan beruntun  dalam empat hari. S&P 500 juga diperdagangkan di level tertinggi dalam lima bulan. Sedangkan Nasdaq Composite naik 0,2 persen menjadi 10.706,13.

AS sepakat untuk membayar Pfizer dan BioNTech sebesar USD 1,95 miliar untuk memproduksi 100 juta vaksin virus corona jika terbukti aman dan efektif.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan menambahkan, AS dapat memperoleh tambahan 500 juta dosis obat berdasarkan perjanjian.

Pengembangan Vaksin

PT Bestprofit Futures – Saham Pfizer naik lebih dari 5 persen. Sedangkan Saham yang terdaftar di BioNTech naik 13,7 persen.

“Biasanya, dibutuhkan kira-kira satu dekade bagi vaksin baru untuk melewati berbagai tahap pengembangan dan pengujian,” kata Ed Yardeni, Kepala Strategi Investasi di Yardeni Research, dalam sebuah catatan.

“Namun, urgensi pandemi … telah menghasilkan mobilisasi sumber daya medis global yang jarang terlihat sebelumnya dalam sejarah manusia. Miliaran dolar, disediakan oleh sektor publik dan swasta, mendanai kampanye global untuk mengembangkan tes, vaksin, dan obat untuk virus,” lanjut dia.

“Tetapi fase berikutnya akan menjadi penting untuk menunjukkan bahwa vaksin potensial dapat melindungi terhadap infeksi,” ungkap Ed lagi.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Saham Indofarma Melejit, IHSG Dibuka Menguat ke 5.135,72

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak menguat pada perdagangan Rabu pekan ini.

Pada awal perdagangan Rabu (22/7/2020), IHSG naik 21,01 poin atau 0,41 persen ke posisi 5.135,72. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,39 persen ke posisi 803,75.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.142,04 Sedangkan terendah 5.114,91.

Sebanyak 159 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 60 saham melemah dan 144 saham diam di tempat.

PT Bestprofit Futures – Total frekuensi perdagangan saham 25.956 kali dengan volume perdagangan 323,2 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 274,4 miliar.

Investor asing jual saham Rp 16,7 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.740.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, sebagian besar berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor pertambangan yang melesat 1,40 persen. Kemudian disusul sektor perdagangan naik 0,98 persen dan sektor barang konsumsi naik 0,71 persen.

Pergerakan Saham

PT Bestprofit Futures – Penguatan IHSG ini didorong oleh saham-saham di sektor kesehatan. Saham INAF naik 24,92 persen ke Rp 1.880 per saham. KAEF naik 23,62 persen ke Rp 2.120 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain PGJO anjlok 7,69 persen ke Rp 72 per lembar saham, UANG yang turun 6,94 persen ke Rp 456 per lembar saham, dan ASBI melemah 6,92 persen ke Rp 296 per lembar saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Wall Street Perkasa Dipimpin Saham Amazon

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Wall Street atau bursa saham di New York Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta. Penguatan tersebut dipimpin oleh saham Amazon.

Pelaku pasar melihat adanya prospek positif karena perkembangan vaksi Corona. Selain itu, pelaku pasar juga melihat adanya potensi besar keluarnya stimulus fiskal.

Mengutip CNBC, Selasa (21/7/2020), indeks acuan S&P 500 naik 0,8 persen atau 27,11 poin menjadi 3.251,84. Indeks ini sudah berbalik positif jika dihitung sejak awal tahun dengan kenaikan 0,6 persen.

Indeks Nasdaq Composite juga naik 2,5 persen atau 263,90 poin menjadi 10.767,09. Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 8,92 poin lebih tinggi menjadi 26.680,87.

PT Bestprofit Futures – Saham Amazon di Wall Street naik 7,9 persen dan membukukan perdagangan terbaiknya sejak Desember 2018 setelah seorang analis Goldman Sachs menaikkan target harga saham Amazon menjadi USD 3.800 per saham. Angka tersebut merupakan angka tertinggi di Street.

Facebook dan Netflix masing-masing naik lebih dari 1 persen. Sementara Apple dan Alphabet masing-masing naik 2,1 persen dan 3,1 persen. Saham Microsoft melonjak 4,3 persen.

Pendiri ChartSmarter Douglas Busch mengatakan, arah saham-saham teknologi pada perdagangan kali ini sangat mempengaruhi gerak saham-saham di sektor lain atau akan mempengaruhi gerak pasar saham secara keseluruhan.

“Jika sektor ini seperti joki pintar yang memiliki banyak kuda di bawahnya dalam balapan ras, maka kemungkinan akan melihat lonjakan lagi di Wal Street di musim gugur.” jelas dia.

Vaksin Corona dan Stimulus

PT Bestprofit Futures – Saham sektor kesehatan yang masuk dalam indeks Dow Jones Industrial Average yaitu Pfizer dan BioNTech melaporkan data positif awal tentang kandidat vaksin Corona. Dalam rilisnya, kedua perusahaan tersebut menghasilkan membuat penetral SARS-CoV-2 yang tergantung dosis tinggi dan konsentrasi kandungannya.

Saham Pfizer naik 0,6 persen di tengah adanya berita tersebut. Sementara saham BioNTech diperdagangkan 3,4 persen lebih tinggi.

Kandidat vaksin lain berasal dari Universitas Oxford dan AstraZeneca menunjukkan respons kekebalan positif dalam percobaan awal.

PT Bestprofit Futures – Pelaku usaha juga mengarahkan pandangan mereka ke Washington ketika anggota parlemen memulai negosiasi tentang langkah-langkah stimulus baru.

Awal tahun ini, Presiden Donald Trump menandatangani paket stimulus senilai USD 2 triliun yang memperluas tunjangan pengangguran bagi mereka yang diberhentikan selama pandemi.

Kemungkinan besar stimulus tersebut akan terus ditambah mengingat dampak pandemi belum berakhir sampai saat ini.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit