Rupiah menguat

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari merdeka.com

best profit 133Pada perdagangan akhir pekan ini, laju nilai tukar Rupiah diperkirakan berada di atas level resisten Rp 11.685. Meski laju Rupiah mampu melewati perkiraan namun harus tetap selalu waspadai potensi pembalikan arah.

 

“Tampaknya euforia pilpres masih ada. Setelah pelaku pasar merasa pilpres dapat berjalan dengan aman, damai, lancar, dan terkendali, kali ini pelaku pasar mulai merespon hasil quick count,” ujar Analis Trust Securities, Reza Priyambada dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (11/7).

 

Menurutnya, meski hasil tersebut belum final dan harus menunggu keputusan dari KPU namun munculnya hasil hitung cepat (quick count) dari lembaga survei kredibel yang menunjukkan keunggulan pasangan yang diharapkan pasar, membuat laju nilai tukar Rupiah melanjutkan penguatannya.

 

“Masih tetapnya BI Rate dalam RDG Kamis(10/7) juga turut menambah sentimen positif,” jelas dia.

 

Sebelumnya kemarin Kamis (10/7) nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah 15 poin menjadi Rp11.640 per USD dari posisi terakhir sebelumnya, Rp11.625 per USD.

Bank Raksasa Portugal Dirudung Masalah, Wall Street Kena Koreksi

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari detik.com

Traders work on the floor of the New York Stock ExchangePasar saham Wall Street berakhir di zona merah setelah muncul kekhawatiran atas memburuknya kesehatan bank-bank terbesar Portugal. Sentimen ini menjadi alasan investor menjual saham.

 

Sentimen dari Eropa itu membuat Dow Jonesa dan S&P 500 makin menjauh dari posisi rekor tertingginya sepanjang masa. Masalah ini muncul dimulai dari disuspensinya saham Espirito Santo Financial Group.

 

Grup terse but merupakan pemegang saham mayoritas di bank terbesar Portugal, Banco Espirito Santo. Alasan dihentikannya perdagangan saham karena ada masalah materiil.

 

Indeks acuan di Bursa Portugal langsung anjlok 4,2% dan disusul oleo pasar modal lainnya di benua biro terse but. Indeks financial di The S&P 500 pun berkurang 0,5%

 

“Sepertinya banyak aksi jual di pasar dalam jangka pendek, hal ini juga berkaitan dengan menguatnya pasar saham dalam beberapa perdagangan terakhir,” kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior dari BB&T Wealth Management di Birmingham, Alabama, seperti dikutip Reuters, Jumat (11/7/2014).

 

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 70,54 poin (0,42%) ke level 16.915,07. Indeks S&P 500 berkurang 8,15 poin (0,41%) ke level 1.964,68. Indeks Komposit Nasdaq turun 22,83 poin (0,52%) ke level 4.396,20.

 

(ang/ang)

Menhan Setuju yang Membuat Rusuh Pasca Pilpres Ditembak

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari tribunnews.com

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengaku setuju para pelaku kerusuhan saat pemilu presiden berlangsung, akan ditembak seketika. Karena hal tersebut merupakan bagian dari proses keamanan negara menyambut presiden baru.

 

“Saya kira sependapat (menembak pelaku kerusuhan-red) siapa yang mengganggu pemilu,” ujar Purnomo usai melakukan pencoblosan, di komplek menteri, Rabu (9/7/2014).

 

Keputusan menembak pelaku kerusuhan, sudah diketahui baik Kementerian yang sejajar dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya Purnomo telah rapat dua kali dengan kedua belah pihak.

 

“Kita sudah rapat di Kemenkopolhukam dan satu lagi dipimpin Presiden,” ungkap Purnomo.

 

Menurut Purnomo, demi mengamankan masyarakat dari kerusuhan, pihak keamanan dalam negeri bisa melakukan apa saja. Dalam hal menembak pelaku kerusuhan adalah salah satu cara akhir untuk meredam kerusuhan pasca pilpres nanti.

 

“Kita prinsipnya backup, ada kerusuhan, kita selesaikan,” jelas Purnomo.

Pasar waspadai euforia berlebih pemenang Pilpres

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari merdeka.com

best profit 128Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 4.980-4.985 dan resisten 5.032-5.048. Tetap mewaspadai potensi pembalikan arah. “Pasar bereuforia dengan hasil Pilpres tersebut dan didukung dengan aman, lancar, dan terkendalinya pelaksanaan PilPres,” ujarnya dalam riset hariannya, Jakarta, Kamis (10/7).

 

Dia mengatakan ada kecenderungan pasar menahan diri dan berpotensi mengalami rebound dengan hasil Pilpres. Sebelumnya kemarin Selasa (8/7), sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5050,56 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5000,15 (level terendahnya) di pembukaan awal sesi 1 dan berakhir di level 5024,71.

 

Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

 

Menurut Technical Analysis Indosurya Research, William Surya Wijaya IHSG masih sangat berpotensi menembus angka di atas 5.000 karena capital inflow yang cukup besar.

 

“Kepercayaan investor terlihat masih cukup tinggi terhadap kestabilan ekonomi dan politik kita, didukung oleh kondisi keamanan negara menjelang pemilu memberikan nuansa sejuk kepada investor dalam niatannya untuk berinvestasi, ” katanya.

 

Kondisi IHSG untuk time frame jangka pendek dalam pola uptrend. “Hanya perlu diingat jangan larut ke dalam euforia, tetaplah focus pada rencana investasi anda,” katanya.

Wall Street Tanggapi Positif Keputusan The Fed

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 9Saham AS ditutup menguat, mengakhiri pelemahan selama dua hari berturut-turut, pada perdagangan Rabu di Bursa Efek New York, Amerika Serikat.

 

Seperti dilansir CNBC, Kamis 10 Juli 2014, hal itu dipicu pernyataan The Federal Reserve yang akan melanjutkan pemangkasan stimulus moneter berupa pengurangan pembelian obligasi.

 

Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu sore waktu setempat, merilis hasil pertemuan yang telah dilakukan pada akhir Juni lalu, dimana Federal Reserve akan mengurangi pembelian surat berharga bulanan menjadi US$35 miliar.

 

Program pembelian aset yang juga dikenal dengan pelonggaran kuantitatif (quantitative easing) tersebut rencananya diterapkan Oktober mendatang.

 

“Ini cukup jelas, The Fed akan mengakhiri programnya, kemungkinan pada Oktober,” ujar Dan Greenhaus, Chief Global Strategist di BTIG.

 

Sentimen positif lainnya yakni laba kuartalan Alcoa menguat. Hal ini mendorong optimisme pasar terkait musim laba beberapa perusahaan pada kuartal kedua tahun ini.

 

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 78,99 poin (0,5 persen) ke level 16.985,61, dengan saham Cisco Systems menjadi saham blue chip yang paling mendapatkan keuntungan dari 30 komponen utama indeks.

 

Sementara itu, indeks S & P 500 naik 9,12 poin (0,5 persen) ke level 1.972,83. Saham sektor konsumen paling mendapatkan keuntungan terbaik diantara 10 sektor utama penyokong indeks.

 

Indeks Nasdaq bertambah 27,57 poin (0,6 persen) ke level 4.419,03.

 

Volume saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 569 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 2,8 miliar unit saham.

 

Nilai mata uang dolar menguat terhadap mata uang mitra dagang Amerika Serikat dan yield (imbal hasil) treasury 10 tahun yang digunakan untuk menentukan suku bungan KPR dam kredit konsumsi tetap stabil di level 2,553 persen. (ita)