9 Sektor di Zona Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke 6.253,63

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguatpada pembukaan saham jelang akhir pekan ini. Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu sektor berada di berada zona merah dan sisanya yang berada di zona hijau.

Pada pra pembukaan perdagangan, Jumat (20/9/2019), IHSG naik tipis 4,50 poin atau 0,07 persen ke level 6.248,97. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG terus menguat 9,56 poin atau 0,15 persen ke posisi 6.253,63.

Sementara itu, indeks saham LQ45 juga naik 0,15 persen ke posisi 983,88. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.256,82 dan terendah di 6.248,58.

Sebanyak 118 saham menguat sehingga membawa IHSG ke zona hijau. Sedangkan 44 saham melemah dan 130 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 13.711 kali dengan volume perdagangan 227,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 113 miliar.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 5,81 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.082.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu sektor berada di berada zona merah yaitu sektor aneka industri yang turun 0,3 persen.

Sedangkan sektor saham yang menguat dipimpin oleh sektor infrastruktur yang naik 0,70 persen. Diikuti sektor pertambangan naik 0,38 persen dan sektor konstruksi naik 0,17 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mengerek IHSG naik antara lain PSDN melonjak 21,21 persen ke Rp 200 per saham, APEX naik 9,09 persen ke Rp 600 per saham, dan PALM naik 8,7 persen persen ke Rp 250 per saham.

Sementara saham-saham yang melemah antara lain HOME yang turun 8,85 persen ke Rp 104 per saham, VINS turun 6,62 persen ke Rp 127 per saham dan JSKY turun 5,23 persen ke Rp 8,15 per saham.

BI Pangkas Suku Bunga Acuan, IHSG Diproyeksi Cerah

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak menguat usai Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuanya pada angka 5,25 persen.

Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menilai, IHSG kemungkinan menguat dengan ditransaksikan pada kisaran support di level 6.217-6.231 dan resistance di level 6.270-6.295.

“Sentimen positif datang dari pemangkasan suku bunga BI yang dianggap belum direspon pasar,” ujar dia dalam risetnya di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

PT Bestprofit Futures – Senada, Head of Research PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat mengatakan pemangkasan suku bunga BI tidak direspon berlebihan oleh investor. Ini karena telah sesuai ekspektasi sebelumnya dimana jika The Fed menurunkan suku bunga maka akan diikuti oleh Bank Indonesia.

Adapun pada hari ini pihaknya memproyeksi IHSG akan berlabuh di zona hijau dengan dibukukan pada rentang 6.200-6.320.

Sejumlah saham rekomendasi darinya hari ini ialah saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), dan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).

Sedangkan Dennies menganjurkan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), serta saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit

Menunggu Pengumuman Bunga Acuan, IHSG Bakal Menghijau

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak ke teritori positif menjelang rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia Kamis ini.

Vice President PT Artha Sekuritas Frederik Rasali memprediksi, indeks akan diperdagangkan pada kisaran support 6.222-6.250 dan resistance 6.291-6.304.

Sementara itu, investor akan mengamati (wait and see) terkait keputusan RDG Bank Indonesia pada hari ini. “Investor akan menanti penetapan suku bunga The Fed dan Bank Indonesia,” tuturnya di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Setali tiga uang, Analis PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat menilai IHSG akan bergerak menghijau menunggu keputusan the Federal Reserve (The Fed).

PT Bestprofit Futures – Menurutnya, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan kembali menurunkan suku bunga acuannya pada akhir pertemuan FOMC hari Rabu atau Kamis dini hari nanti.

“Investor terlihat wait and see sampai Federal Reserve mengakhiri pertemuan kebijakannya Rabu di mana para pejabat diperkirakan akan menurunkan suku bunga lagi,” ujarnya.

“Sehingga kami proyeksikan IHSG akan kembali menguat dengan support resitance 6250-6315,” lanjut dia.

Adapun sejumlah saham rekomendasi dari pihaknya ialah saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Sedangkan Frederik menganjurkan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), serta saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Perdagangan Sebelumnya

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Nilai tukar rupiah berada di level Rp 14.060 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pada penutupan perdagangan saham Rabu 18 September 2019, IHSG menguat 39,94 poin atau 0,64 persen ke level 6.276,63. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga menguat 0,60 persen ke posisi 991,84.

Sebanyak 203 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 189 saham melemah dan 152 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 588.887 kali dengan volume perdagangan 13,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,4 triliun.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 139,92 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.060.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, tiga sektor yang berada di zona merah. Pelemahan terdalam dialami sektor perkebunan yang turun 0,98 persen. Kemudian disusul sektor industri dasar yang turun 0,38 persen dan sektor perdagangan turun 0,21 persen.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor aneka industri yang melompat 2,70 persen, sektor keuangan naik 1,06 persen dan sektor konstruksi naik 0,78 persen.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati Saham Pilihan Berikut

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali naik (rebound) di pasar saham hari ini. Meski menguat, pergerakan indeks masih akan naik tipis.

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya menilai, IHSG akan kembali rebound pada rentang support 6.300 dan resistance 6.350.

“Secara teknikal kami melihat indeks cenderung berpeluang rebound ke 6.300 versus melanjutkan koreksi ke 6.100,” ujar dia dalam risetnya di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

William melanjutkan, kenyamanan investor yang masih cukup besar di pasar saham mendorong indeks secara mental dari level 6.200 ke resistance atas 6.300-6.350.

PT Bestprofit Futures – Sementara itu, dari sisi teknikal, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Hematnya, ini memberi sinyal kenaikan bagi laju indeks.

“Terlihat pola bullish harami, ada pattern penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG. Kami melihat IHSG akan diperdagangkan pada kisaran 6.193-6.294,” papar Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Nafan Gustama.

Adapun sejumlah saham rekomendasi yang dapat dijadikan pertimbangan investor menurutnya ialah saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), serta saham PT Alam Sutra Reality Tbk (ASRI).

Di sisi lain, William menganjurkan saham perbankan, yakni saham PT Bank Sentral Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), serta saham PT Astra International Tbk (ASII).

Perdagangan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu berlabuh di zona hijau meskipun di awal perdagangan mengalami tekanan. Investor asing jual saham Rp 635 miliar di pasar regular.

Pada penutupan perdagangan Selasa (17/9/2019), IHSG menguat 17,25 poin atau 0,28 persen ke level 6.236,43. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 0,27 persen ke posisi 985,92.

Sebanyak 213 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 181 saham melemah dan 151 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 571.739 kali dengan volume perdagangan 14,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,8 triliun.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 635 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.095.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, enam sektor menguat dan empat sektor melemah. Sektor yang menguat adalah perkebunan, barang konsumsi, konstruksi, infrastruktur, keuangan, dan perdagangan.

Sementara saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain TFAS menguat 54,44 persen ke Rp 278 per saham, OKAS naik 34,72 persen ke Rp 260 per saham dan ITIC melonjak 25 persen ke Rp 1.250 per saham.

Saham-saham yang melemah antara lain SDRA yang anjlok 15,62 persen ke Rp 675 per saham, TFCO turun 14,17 persen ke Rp 545 per saham dan TRST melemah 10 persen ke Rp 360 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit

IHSG Bakal Terkoreksi, Simak Saham Pilihan Ini

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan tertekan di pasar saham. Koreksi mendadak di IHSG kemarin membuka kesempatan untuk bargain hunting.

Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko menilai, investor dapat berburu saham bagus di harga terendah (bargain hunting) untuk sejumlah saham big caps.

Saham big caps ialah saham-saham yang terhitung berkapitalisasi pasar atau market capitalization (market cap) besar. Salah satunya seperti PT Astra International Tbk.

PT Bestprofit Futures – “Siklus ini dapat dimanfaatkan dengan bargaij hunting dan lapis dua pilihan. Kami melihat indeks masih akan tertekan di rentang 6.187-6.259,” kata dia dalam risetnya, Selasa (17/9/2019).

Setali tiga uang, Head of Research PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi melihat indeks akan diperdagangkan melemah dalam jangka pendek menengah.

Menurutnya, dari bullish trend, jangka menengah indeks berada di kisaran level 6.170 sebelum berbalik rebound.

“Sehingga secara teknikal kami masih proyeksikan IHSG masih akan mengalami pelemahan dengan support resistance 6170-6263,” terang dia.

Rekomendasi Saham

PT Bestprofit Futures – Adapun pada perdagangan hari ini, Lanjar menyebutkan beberapa saham yang laik beli seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), serta saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).

Sementara itu, dari Yuganur menganjurkan saham yang beragam seperti saham PT Astra International Tbk (ASII), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan saham PT PP Property Tbk (PTPP).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit

IHSG Diproyeksi Terkoreksi Jelang Rilis Neraca Dagang

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah di awal pekan. Dari sisi teknikal, pola downward (penurunan) mengindikasikan pelemahan indeks.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menjelaskan, adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

“IHSG akan ditransaksikan ke zona merah di rentang support 6.311 dan resistance 6.404,” papar Muhammad Nafan Aji di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Setali tiga uang, Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, indeks menunjukan potensi pelemahan dalam jangka pendeks.

Menurutnya, investor akan mencermati data perekonomian khususnya dari dalam negeri akan rilis data neraca perdagangan bulan Agustus oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

PT Bestprofit Futures – “Secara teknikal pergerakan IHSG bergerak disekitar area overbought dan membentuk deadcross pada indikator stochastic,” ujarnya.

“Sebab itu, kami memprediksi IHSG akan tertekan di level support 6.286-6.311 dan resistance di level 6.368-6.400,” lanjut dia.

Dalam tren bearish di pasar saham, Christoper menyarankan investor agar mengoleksi saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Sementara itu, Nafan Gustama merekomendasikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), serta saham PT Elnusa Tbk (ELSA).

Pekan Kedua September, IHSG Menguat Tipis

PT Bestprofit Futures – Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan kedua bulan September ini ditutup positif.

Hal tersebut ditunjukkan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami peningkatan sebesar 0,41 persen pada posisi 6.334,843 dari 6.308,950 pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Senada dengan IHSG, nilai kapitalisasi pasar selama sepekan juga mengalami peningkatan sebesar 0,42 persen menjadi Rp7.269,245 triliun dari Rp7.238,803 pada penutupan perdagangan minggu lalu.

Untuk data rata-rata perdagangan harian BEI, ketiganya juga ditutup meningkat pada pekan ini. Peningkatan paling tinggi terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 12,97 persen menjadi 602,460 ribu kali transaksi dari 533,291 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

PT Bestprofit Futures – Kemudian diikuti oleh rata-rata volume transaksi harian yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,39 persen menjadi 14,554 miliar unit saham dari 14,354 miliar unit saham pada pekan sebelumnya.

“Dan untuk rata-rata nilai transaksi juga mengalami peningkatan sebesar 0,84 persen menjadi Rp8.088 triliun dari Rp8,020 triliun pada penutupan pekan lalu,” tutur Sekretaris Perusahaan PT BEI Yulianto Aji Sadono, Sabtu (14/9/2019).

Adapun sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp56,806 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp135,13 miliar.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit