Ari Wibowo Kampanyekan Produk Roti Sehat

Bestprofit Futures Jakarta

Tangerang – Ada yang berbeda dari aktor ganteng Ari Wibowo. Pria blasteran Indo-Jerman yang tengah bermain sinetron “Anak Menteng” itu mempromosikan roti sehat Francis Artisan Bakery di Summarecon Mal Serpong (SMS), Tangerang, Minggu (15/5). Bahkan, dirinya melayani berfoto bersama pelanggan roti yang mengikuti tren baru sesuai selera pasar.

Sebagai brand ambassador, Ari berani menjamin sehat karena sudah terlibat sejak awal buka selama satu tahun mengikuti proses pembuatannya dan food testing. Ari mengetahui toko roti Francis yang memadukan konsep Eropa dan Asia itu, tidak menggunakan bahan pengawet ataupun perasa. Jadi hanya mampu bertahan selama 3 hari saja. Ia juga selama ini memberikan masukan baik dari segi rasa dan kekhasnya.

“Saya termasuk tipe orang yang suka roti karena memang terbiasa sarapan pagi dengan roti dan tidak bisa yang jenis berat seperti nasi atau lainnya. Saya suka yang jenis double cheddar. Kalau isteri dan anak saya suka yang coklat. Roti ini terbilang empuk, enak, dan sehat dalam setiap kunyahan,” katanya yang terkejut saat Meet and Greet para pelanggan Francis ternyata masih menjadi idola mulai dari remaja, dewasa hingga orangtua.

Direktur Francis Artisan Bakery, Adi Kwok mengatakan roti olahannya tidak menggunakan telur dan ragi natural yang berasal dari buah anggur. Paduan roti Jepang dan Eropa ini dibuat dengan tangan dan memakai bahan-bahan premium seperti quinoa, cranberry, longan hingga beef brisket, sehingga halus di sistem pencernaan.

“Bahan pokok pembuatan roti artisan adalah bahan alami seperti tepung (terigu, gandum), air garam, ragi. Untuk rasa pun gunakan yang alami yakni keju, buah, kacang-kacangan atau rempah. Jadi sudah pasti lebih sehat dengan tagline Delicious and Healthy. Jadi bagi konsumen yang mempunyai sakit maag, aman saat mengonsumsinya,” ungkapnya saat peresmian outlet baru di SMS dan menjadi toko yang ke-4 di Indonesia.

Mengusung konsep open kitchen, pengunjung yang datang pun bisa menyaksikan secara langsung tim Francis saat menyajikan aneka macam roti yang ditawarkan. Ada 77 jenis pilihan dengan 6 macam kategori yang dimiliki, yakni Obao, Pastry, Sweet Bun, Toast, Cookies, dan Packages dengan masing-masing kategori memiliki tampilan dan citarasa yang berlainan satu sama lain.

Harga yang ditawarkan juga cukup bersahabat, kisarannya antara Rp 10.000 hingga Rp 60.000. Desain outletnya pun bergaya klasik modern bernuansa tembaga. Dibawah naungan PT Anugrah Citra Rasa, pihaknya memilih Ari Wibowo sebagai duta rotinya karena sosok kini yang menjalani pola hidup sehat dan family man.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Tampil Sendu, Isyana Sarasvati Galau di MV ‘Mimpi’

Bestprofit Futures Jakarta

Penyanyi muda berbakat, Isyana Sarasvati telah merilis album perdana bertajuk “Explore” pada 2015 lalu. Setelah lama ditunggu-tunggu, akhirnya ia merilis video terbarunya yang bertajuk “Mimpi” dirilis pada Jumat (27/5).

Dalam video tersebut terlihat keindahan alam sebuah pulau di Indonesia. Dengan latar belakang alam yang indah terlihat Isyana sedang berduaan dengan seorang pria. Namun penyanyi kelahiran 1993 ini terlihat sendu dan galau.

Dalam video berdurasi 3 menit tersebut juga terdengar alunan musik yang sendu dengan dominasi suara piano. Lagu ballad itu terdengar harmonis saat berpadu dengan suara merdu Isyana.

“Mimpi” merupakan track lagu keempat dari album terbarunya, yaitu “Explore”. Lagu ini berasal dari kisah kehidupan pribadi Isyana yang sempat terpuruk. Lagu ini menginspirasinya untuk tetap menjadi dirinya sendiri.

Penyanyi muda Isyana Sarasvati patah hati lagi. Setidaknya bukan di dunia nyata, melainkan dalam videoklip terbaru yang ia rilis. Setelah “Tetap Dalam Jiwa” yang membawa namanya meroket, ia kembali menghadirkan videoklip dari single yang bernada pilunya patah hati, yakni “Mimpi”.

Videoklip yang dirilis lewat YouTube pada Kamis, (26/5/2016) ini telah ditonton lebih dari 192 ribu kali. Mungkin, salah satu penyebab banyaknya pengunjung video ini adalah lirik puitis “Mimpi” yang menyayat hati.

Lihat saja petikan lirik yang ditulis Isyana ini,”Tak ku lepas semua mimpi indah kita, walau itu semua pudar bagai debu yang tersebar. Hanya diam meratapi mimpi.”

Dalam pernyataan tertulis yang diterima  Isyana sendiri mengakui lirik “Mimpi” benar-benar ia buat dengan sepenuh hati.

 (mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Manggung Bawakan ‘Happiness’, Joy Red Velvet Gemetaran dan Hampir Pingsan

Bestprofit Futures Jakarta

Aktivitas idol K-Pop yang padat ternyata cukup menyita waktu, bahkan mungkin untuk istirahat pun tak sempat. Seperti kejadian Ravi VIXX yang pingsan di tengah-tengah penampilan beberapa waktu lalu, seharusnya itu mengingatkan idol lain agar menyempatkan diri rehat sejenak, makan cukup dan pola hidup sehat Bestprofit Futures Jakarta.

Sayangnya, kejadian serupa justru terulang kembali dan menimpa seorang idol wanita. Baru-baru ini, Joy nyaris pingsan saat sedang tampil bersama Red Velvet dalam sebuah pertunjukan di universitas.

Dari video yang beredar, Joy terlihat sudah lemas di tengah penampilan membawakan single “Happiness”. Dia pun sempat lemas dan terduduk. Member lain yang khawatir pun berhenti sejenak mendekatinya, namun Joy tetap bangkit dan merampungkan penampilannya.

Bukan hanya para member yang khawatir, fans juga merasakan hal yang sama. Melihat video penampilan Red Velvet yang diunggah di YouTube tersebut, para fans mendoakan agar Joy baik-baik saja dan menjaga kesehatannya.

Kuharap dia baik-baik saja. Hari ini mood-nya sedang bagus. Dia bahkan memposting 3 foto selca di IG. Jangan memaksakan diri, sayang,” kata seorang fans. “Jangaaan, tolong jaga dirimu. Semoga segera membaik,” ujar fans yang lain.

Sementara itu, Red Velvet dikabarkan sedang mempersiapkan comeback lagi di musim panas ini. Padahal, mereka baru saja comeback dengan merilis “The Velvet” Maret kemarin.

Hari ini bukan hari yang baik untuk berhala … Tidak hanya Himchan B.A.P yang mendapati lengannya terluka selama konser di Australia.

Atau juga kala Ravi dan Leo, dua member VIXX yang jatuh pingsan kala mereka melakoni konser di Meksiko beberapa hari lalu.

Tetapi kabar buruk terbaru ikut menimpa Joy dari girls group Red Velvet. Wanita bernama lengkap Park Soo Young itu tumbang akibat syok selama pertunjukan di sebuah universitas di Korea Selatan, pada Kamis (26/5/2016) malam waktu setempat.

Seperti yang kamu bisa lihat di video rekaman konser tersebut , para gadis Red Velvet tengah menampilkan “Happiness” ketika efek panggung, seperti asap dan seperti bunyi ledakan, telah mengkhawatirkan Joy, yang berusaha melindungi telinganya.

Dia mencoba untuk terus menari, tapi tak lama setelah itu, wanita yang punya tinggi badan 168 cm itu tidak mampu untuk melanjutkan dan dia ambruk, mengkhawatirkan semua anggota Red Velvet lainnya.

Pasca kejadian, Joy tampak berdiri gemetar tapi jelas goyah dan syok. Fans telah mencatat ekspresi wajahnya tidak baik setelah itu, meskipun dia telah tampak baik-baik saja, lalu meloncat-loncat setelahnya.

Joy juga terlihat bahagia sebelum acara, bahkan memposting selca lucu ke Instagram-nya.

Dengan menonton pertunjukan di atas. Mudah-mudahan penyanyi berusia 19 tahun itu dalam kondisi baik-baik saja sekarang ya!

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

KPK Diminta Usut Tuntas Kasus Reklamasi Hingga Bekingnya

Bestprofit Futures Jakarta

Politisi Golkar Firman Soebagyo mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus membongkar kasus dugaan tindak pidana suap dalam kasus mega proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta hingga tuntas.

Bukan hanya mereka yang nama-namanya kerap disebut dalam pusaran kasus reklamasi, dalam keterangannya kepada wartawan, ia juga meminta KPK mengusut keterlibatan beking-beking dibelakang proyek tersebut.

Lembaga antirasuah hingga saat ini diketahui baru menetapkan tiga orang, khususnya dalam pembahasan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) terkait reklamasi Jakarta. Mereka adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan karyawan PT Agung Podomoro Triananda Prihantoro.

Menurut Firman, Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2016, selayaknya memberikan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam hal reklamasi, yakni keadilan bagi nelayan yang telah mengajukan gugatan ke pengadilan.

Pemerintah sendiri melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah menghentikan reklamasi Pantai Utara Jakarta yang dituangkan dalam SK Nomor 355/Menlhk/Setjen/Kum.9/5/2016 pada Rabu, 11 Mei 2016.

Berikut keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, agar Ahok mencabut SK Gubernur DKI yang memberikan izin proyek reklamasi di Pulau G kepada anak perusahaan Agung Podomoro Land, PT Muara Wisesa Samudera. SK Gubernur DKI dimaksud adalah SK Nomor 2238 Tahun 2014

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Menkes: Air Tercemar Salah Satu Penyebab Gagal Ginjal

Bestprofit Futures Jakarta

Penggunaan air yang tercemar untuk kebutuhan sehari-hari ditengarai sebagai salah satu penyebab penyakit gagal ginjal di Indonesia.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan, gagal ginjal berkaitan erat dengan akses sanitasi dan perilaku masyarakat yang tidak sehat yang berhubungan dengan air.

“Penyebabnya coba kami cari ternyata air yang tidak bersih di samping juga faktor lain, diabetes, hipertensi,” kata dia, di Semarang.

Misal, tutur dia, kebiasaan membuang air besar di sungai. “Buang air besarnya di sungai, air jadi kotor, air itu buat mandi buat nyuci, jadi penyakit, bisa sakit,” kata dia.

Diingatkan Nila, masyarakat harus sadar pentingnya akses sanitasi yang layak untuk salah satu langkah mencegah penyakit. Selain pemenuhan nutrisi, lingkungan bersih dan rumah sehat, serta pembiayaan.

Angka gagal ginjal di Indonesi diakuinya cukup tinggi, mencapai tiga juta orang. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bahkan mengeluarkan biaya sebesar Rp3,4 triliun untuk pengobatan gagal ginjal.

Dia menyebut tingginya biaya tersebut dikarenakan klaim cuci darah penderita gagal ginjal yang bisa mencapai Rp1 juta. Kata Nila, bantuan pembiayaan pengobatan tidak akan cukup untuk menurunkan angka penyakit melainkan juga harus ada langkah preventif.

Berbicara tentang Air, tentu bukanlah hal yang baru ditelinga kita. Dasarnya, Air memegang peranan penting dalam aspek kehidupan. Di samping hewan dan tumbuhan, manusia cenderung lebih banyak memanfaatkan atau menggunakan air. Air seolah menempati posisi utama sebagai kebutuhan dasar yang paling penting selain makanan. Lebih tepatnya, ada air pasti ada kehidupan. Bedasarkan lansiran dari World Wide Fund for Nature (WWF) sebagai organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan.

Di Bumi, khususnya untuk badan air terbesar terdapat di laut dengan perhitungan 97% dan sisanya sebesar 3% adalah air tawar yang kita gunakan untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Dari air tawar itu dua per tiganya adalah gletser serta es di kutub yang berfungsi menstabilkan iklim global sehingga hanya satu pertiganya saja yang dapat dimanfaatkan oleh 7 milyar jiwa manusia yang hidup di bumi.

Namun, melihat perkembangan dunia saat ini, penggunaan/ pemanfaatan air bersih terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan. Sehingga hal ini memberikan dampak bagi siklus kehidupan. Di mana hal ini terlihat dari jumlah pasokan air yang kian terbatas serta semakin menurunnya kualitas air tawar yang ada. Selain itu, perebutan penggunaan air bersih untuk menunjang berbagai kebutuhan hidup, menyebabkan hilangnya akses yang layak terhadap air bersih bagi sebagian orang. Perilaku manusia yang boros akan air bersih menyebabkan semakin banyak orang-orang yang kehilangan akses terhadap air bersih. Di samping itu, pencemaran air sungai, seperti untuk industri, pertanian, dan kegiatan domestik menambah beban sungai sehingga tidak mampu lagi menyediakan manusia penghuni bantaran sungai dengan air yang berkualitas baik. Sehingga terkadang mengharuskan mereka untuk memakai air yang pada dasarnya tidak layak pakai atau yang sudah tercemar.

Menurut Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari satu miliar orang tidak memiliki akses terhadap air bersih, tiga miliar orang tidak memiliki layanan sanitasi yang memadai, dan angka kematian akibat penyakit menular melalui air yang kurang bersih mencapai tiga juta kematian per tahun. Hal ini juga, terjadi di Indonesia, pasalnya penggunaan air yang sudah tercemar turut memberikan dampak bagi kesehatan masyarakat. Jika hal ini terus berlangsun, tidak menuntut kemungkinan terjadinya gangguan pada organ tubuh seperti ginjal.

Seperti yang di kutip dari gagal-ginjal.com Penyakit gagal ginjal adalah penyakit yang disebabkan oleh penurunan atau matinya fungsi organ ginjal yang tiak lagi mampu bekerja secara optimal dalam menyaring pembunagan elektrolit tubuh, ketidakmampuan organ ginjal untuk menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium di dalam darah atau saluran kandung kemih yang menyimpan urine. Selain itu, penyebab lainnya dari penyakit gagal ginjal umumnya dari konsumsi air mineral yang kurang dari jumlah kebutuhan tubuh akan cairan, banyak berkemih namun jarang konsumsi air mineral, sehingga membuat ginjal menjadi kering yang pada akhirnya hanya membuat kerusakan pada ginjal yang tidak mampu menyeimbangkan zat yang dalam tubuh.

Berdasarkan lansiran dari sebuah media elektronik, gagal ginjal berkaitan erat dengan akses sanitasi dan perilaku masyarakat yang tidak sehat yang berhubungan dengan air. Salah satu contohnya adalah kebiasaan masyarakat yang membuang air besar di sungai. Tentunya air jadi kotor sedangkan air itu juga digunakan buat mandi, buat nyuci. Selain itu jika melihat angka gagal ginjal di Indonesia tergolong cukup tinggi, pasalnya penderita gagal ginjal mencapai tiga juta orang. Di samping itu, salah satu badan penyelenggara jaminan sosial kesehatan bahkan harsus mengeluarkan biaya sebesar Rp3,4 triliun untuk pengobatan gagal ginjal. Oleh sebab itu, ia mengingatkan agar masyarakat sadar akan pentingnya akses sanitasi yang layak sebagai salah satu langkah mencegah penyakit. “Selain pemenuhan nutrisi, lingkungan bersih dan rumah sehat, serta pembiayaan.” demikian ungkap Nila F Moeloek, selaku Menteri Kesehatan RI beberapa waktu lalu.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)