Emas Masih Tunggu Rapat Fed

INILAHCOM, Jakarta – Pada perdagangan Rabu (21/5/2014) hari ini, pasar emas akan seiring dengan volatilits pasar yang besar menyusul data puncak pekan ini.

Menurut analis komoditas Ghinie, pada sesi perdagangan Amerika malam ini , pertama pasar akan terfokus pada jadwal press conference Kepala Federal Reserve AS Janet Yellen pada pukul 22.30 GMT+7.

Berikutnya puncak fokus pasar akan masuk pada pertemuan FOMC pada pukul 01.00 GMT+7, dalam pertemuan tersebut Fed diperkirakan akan kembali memangkas skala pembelian obligasi AS sebesar $10 miliar. Dengan tingkat suku bunga bank tetap pada level rendah 0.25%.

Dari World Gold Council (WGC), lembaga mengungkapkan bahwa permintaan emas cenderung stabil selama kuartal pertama tahun ini, yakni pada 1,075.5 metrik ton turun tipis dari 1,077.2 metrik ton pada kuartal ke-empat tahun lalu.

Bagaimana prospek emas hari ini, berikut ulasannya:

Tunggu Rilis Fed

Harga emas diperdagangkan pada kisaran sempait selama sesi perdagangan Selasa (20/5/2014) dan mengakhiri sesi perdagangan semalam dengan keuntungan tipis dipasar emas spot. “Pasar emas cenderung bergerak sempit menjelang pertemuan FOMC Minutes AS pada dini hari nanti,” kata pengelola kedaitrader ini.

Emas berjangka kontrak Juni menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (20/5/2014) dengan keuntungan hanya sebesar 80 sen atau 0.01% berakhir pada $1,294.60 di Divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Di pasar spot harga emas ditutup hanya US$1,70 atau 0,13% berakhir pada US$1.294,40, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi US$1.294,80 dan serendah US$1.293,05.

Teknikal Analisis

Secara teknis, emas diperkirakan akan bertahan diperdagangkan pada kisaran $1,305.30 – $1,284.70. Pasar yang cederung diperdagangkan pada volatilitas yang besar memasuki sesi perdagangan AS menyimak pertemuan FOMC Minutes dan Press Conference Janet Yellen malam ini.

Pengerucutan terjadi pada harga emas dengan titik resistance yang makin rendah dan titik support yang semakin tinggi. Secara teknis, jika harga menguji level supportnya pada US$1.284,70. maka harga berpotensi bergerak pada kisaran US$1.276,00, US$1.267,00, US$1.257,00. “Dengan resistance yang perlu diperhatikan adalah level US$1.305,30,” katanya.