Seluruh Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Menguat ke 6.423,95

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan saham akhir pekan ini. Sektor konstruksi pimpin kenaikan paling tinggi.

Pada pra pembukaan perdagangan, Jumat(19/7/2019), IHSG menguat 14,14 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.417,44. Pada pembukaan pukul 09.01 waktu JATS, IHSG menguat 20,66 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.423,95.

Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 0,53 persen ke posisi 1.030,55. Sebagian besar indeks acuan melemah pada perdagangan hari ini.

Sebanyak 109 saham menguat yang mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu 18 saham melemah dan 137 saham diam di tempat.

Pada awal perdagangan saham Selasa ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.425,86 dan terendah 6.417,44.

PT Bestprofit Futures – Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 23.200 kali dengan volume perdagangan 1,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 444 miliar.

Investor asing jual saham Rp 9 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.908.

Dalam pergerakan awal IHSG, seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham yang naik tertinggi yaitu sektor konstruksi yang naik 0,79 persen. Disusul sektor pertambangan yang naik 0,72 persen dan sektor barang konsumsi naik 0,51 persen.

PT Bestprofit Futures – Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain GLOB naik 24,75 persen ke level Rp 630 per saham, PICO naik 24,49 persen ke angka Rp 605 per saham dan ARKA naik 20,29 persen ke angka Rp 1.245 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham CMPP turun 5,29 persen ke posisi Rp 179 per saham, saham INOV merosot 4,52 persen ke posisi Rp 442 per saham, dan saham MFIN turun 4,31 persen ke posisi Rp 1.000 per saham.

Proyeksi Analis

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak perkasa usai keputusan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia pada Kamis (18/7).

Sejumlah analis saham sepakat indeks berpotensi menguat (bullish) ditopang sentimen internal yang kini kondusif. Adapun IHSG diprediksi akan diperdagangkan pada rentang 6.302-6.488.

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menilai, IHSG berpeluang bergerak ke teritori positif dengan kisaran support di level 6.320 dan resistance di level 6.470.

“Kami melihat penurunan dari aksi jual kaum beruang akibat volatilitas regional sudah terhenti. Dan sekarang waktunya kaum banteng untuk mengambil alih, yakni memicu kenaikan IHSG menuju resistance psikologi pertama di level 6.500,” tuturnya di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

PT Bestprofit Futures – Seirama, IHSG dari sisi teknikal diproyeksi bakal naik pada perdagangan saham hari ini. Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Gaji Gustama menilai indeks berpeluang ke zona hijau untuk hari ini.

“Potensi penguatan lanjutan masih ada dan kemungkinan akan berada dalam rentang 6.363-6.427,” terangnya.

Adapun sejumlah saham rekomendasi investor pada hari ini menurutnya ialah saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Kemudian Wijanarko menyarankan investor untuk memborong saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), serta saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

IHSG Diramal Tertekan Jelang Keputusan Bunga Acuan BI

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal akan bergerek melemah terbatas pada perdagangan saham Kamis (18/7/2019).

Analis PT KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko menuturkan, gerak indeks berpeluang terbatas sebagai jeda sebelum IHSG mengalami kenaikan breakout ke level 6.500. Karenanya, dia memproyeksikan IHSG masih akan terkonsolidasi pada hari ini.

“Kami merekomendasikan untuk menggunakan kesempatan ini sebagai positioning opportunity di saham unggulan dan lapis dua pilihan. Pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh penetapan suku bunga Bank Indonesia (BI),” tutur dia dalam risetnya.

PT Bestprofit Futures – Adapun KGI Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi terkoreksi dengan diperdagangkan pada kisaran support 6.320 dan resistance 6.470.

Menambahkan, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gustama menilai pola downbard bar mengindikasikan indeks akan tersungkur di zona negatif. Menurutnya, IHSG akan tertekan bergerak di rentang 6.365-6.417.

“Hari ini IHSG masih memiliki potensi koreksi lanjutan sehingga berpeluang menuju ke area support,” terangnya.

Adapun sejumlah saham rekomendasi Nafan pada hari ini ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan saham PT Elnusa Tbk (ELSA).

Sementara itu, Yuganur menganjurkann investor untuk membeli saham PT Waskita Beton Tbk (WSBP), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), hingga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Perdagangan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (17/7/2019). Investor asing melakukan aksi jual yang cukup besar pada perdagangan hari ini.

Pada penutupan perdagangan saham, IHSG turun tipis 7,27 poin atau 0,11 persen ke level 6.394,60. Indeks saham LQ45 juga melemah 0,15 persen ke posisi 1.023,96.

Sebanyak 254 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Selain itu 164 saham menguat dan 127 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 477.900 kali dengan volume perdagangan 18,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,9 triliun.

Investor asing jual saham Rp 571 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.980.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor pembentuk saham, sembilan melemah dan hanya sektor barang konsumsi yang mampu menguat 0,96 persen.

Sektor aneka industri melemah 3,66 persen dan cetak penurunan tertinggi dipimpin. Disusul sektor infrastruktur melemah 0,51 persen dan sektor kontruksi tertekan 0,18 persen.

Saham-saham yang menekan IHSG ke zona merah dengan pelemahan tertinggi yaitu POSA yang turun 24,84 persen ke Rp 242 per saham, KIOS turun 16,94 persen ke Rp 515 per saham dan CASS turun 15,07 persen ke Rp 620 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menguat antara lain SSTM yang menguat 25 persen ke Rp 500 per saham, KAYU naik 25 persen ke Rp 25 per saham dan ARKA naik 24,81 persen ke Rp 830 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

IHSG Dibuka di 6.395, Sektor Aneka Industri Paling Loyo

PT Bestprofit Futures – Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan saham Rabu ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Rabu (17/7/2019), IHSG melemah 6,41 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.395,46.Sementara pada pukul 09.05 WIB, IHSG kembali terjun ke bawah ke 6.391,86, melemah 10,01 poin atau 0,16 persen. Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 0,41 persen ke posisi 1.021,30. Sebagian besar indeks acuan melemah pada perdagangan hari ini.

Sebanyak 107 saham melemah yang mendorong IHSG ke zona merah. Selain itu 102 saham menguat dan 126 saham diam di tempat.

Pada awal perdagangan saham Selasa ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.403,50 dan terendah 6.390,97.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 24.109 kali dengan volume perdagangan 2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 640,4 miliar.

Investor asing beli saham Rp 26,34 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.946.

PT Bestprofit Futures – Dalam pergerakan awal IHSG, hampir seluruh sektor saham melemah dengan pelemahan terbesar di sektor aneka industri yang mencapai 1,42 persen. Kemudian disusul oleh sektor keuangan yang melemah 0,33 persen dan sektor industri dasar 0,22 persen.

Sedangkan yang mengalami penguatan hanyalah sektor barang konsumsi yang menguat 0,23 persen, pertambangan 0,06 persen dan perdagangan 0,12 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah antara lain POSA melemah 23,6 persen ke level Rp 246 per saham, KIOS melemah 17,74 persen ke angka Rp 510 per saham dan GOLD turun 16,08 persen ke angka Rp 252 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menguat antara lain saham ARKA naik 12,03 persen ke posisi Rp 745 per saham, saham BLUE menguat 8,3 persen ke posisi Rp 845 per saham, dan saham INCF naik 7,32 persen ke posisi Rp 88 per saham.

Prediksi Pergerakan Hari Ini

PT Bestprofit Futures – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan tertekan hingga perdagangan saham hari ini.

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menilai, momentum koreksi dan konsolidasi indeks merupakan kesempatan untuk melakukan aksi beli bagi para investor.

“Kami melihat bahwa koreksi minor yang terjadi untuk meredakan keadaan overbought dalam trend naik ini sehingga dapat digunakan sebagai kesempatan pembelian saham,” tutur dia dalam risetnya di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Adapun melihat hal ini pihaknya memproyeksikan IHSG berpotensi terkoreksi dalam rentang 6.320-6.470.

PT Bestprofit Futures – Di sisi lain, Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper berpendapat IHSG berpeluang tertekan menjelang keputusan penetapan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI).

“Pergerakan akan cenderung terbatas karena investor akan lebih bersikap wait and see menunggu keputusan suku bunga BI. Kemungkinan melemah terbatas di 6.385-6.424,” terangnya.

Sebab itu, hari ini pihaknya menganjurkan investor untuk memburu saham PT Wijaya Karya Bangunan Tbk (WEGE), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), dan saham PT Astra International Tbk (ASII).

Kemudian Artha Sekuritas merekomendasikan saham PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

IHSG Diproyeksikan Masih Menghijau, Simak Saham Pilihan Ini

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali bertengger di zona hijau pada kisaran support dan resistance di 6.402-6.436.

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menuturkan, sentimen regional yang mulai positif membawa angin segar pada laju indeks hari ini.

Oleh karena itu, pihaknya memproyeksikan IHSG akan bergerak positif dengan diperdagangkan pada rentang support di level 6.320 dan resistance di level 6.520.

Sepakat, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gustama mengungkapkan IHSG secara teknikal mengindikasikan peluang untuk melanjutkan penguatan.

“Kemungkinan indeks akan bergerak menghijau dalam range 6.387-6.454,” paparnya dalam risetnya di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

PT Bestprofit Futures – Kendati begitu, Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan menilai IHSG akan terkoreksi wajar melihat peluang adanya aksi ambil untung dari penguatan indeks hari ini.

“IHSG kemungkinan akan tertekan dalam jangka pendek melihat adanya aksi profit taking (ambil untung). Indeks tertekan di level 6.402- 6.436,” terangnya.

Sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan menurut Yuganur ialah saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank BTN (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).

Sedangkan Nafan Aji merekomendasikan saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), hingga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Perdagangan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Sebelumnya, IHSG ditutup di zona hijau pada perdagangan awal pekan ini. Sebagian besar sektor saham menguat.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin(15/7/2019), IHSG ditutup ke posisi 6.418,23, naik 44,44 poin atau 0,7 persen. Indeks saham LQ45 juga menguat 1,06 persen ke posisi 1.028,13.

Sebanyak 227 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan itu 183 saham melemah dan 151 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 569.699 kali dengan volume perdagangan 18,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,5 triliun.

Investor asing beli saham Rp 305 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.920.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor saham, tujuh diantaranya menguat di mana penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor infrastruktur 1,64 persen. Disusul sektor industri dasar 1,21 persen dan sektor konstruksi sebesar 0,95 persen.

Sedangkan sektor yang berada di zona merah yaitu sektor pertanian yang melemah 0,86 persen, sektor aneka industri 0,32 persen dan sektor pertambangan 0,25 persen.

Saham-saham yang mengangkat IHSG ke zona hijau dengan kenaikan tertinggi yaitu BLUE yang naik 25 persen ke Rp 625 per saham, ARKA naik 24,55 persen ke Rp 685 per saham dan ASBI naik 24,52 persen ke Rp 386 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain INCF yang turun 34,4 persen ke Rp 82 per saham, POSA turun 24,91 persen ke Rp 428 per saham dan FTCO turun 21,74 persen ke Rp 540 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

Menunggu Neraca Dagang, IHSG Diperkirakan Terkoreksi

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Mengawali pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan ditutup ke zona merah dengan diperdagangkan pada kisaran 6.343-6.420.

Sejumlah analis sepakat pergerakan indeks akan terkoreksi disebabkan sentimen internal. Selain itu, secara teknikal, IHSG juga terindikasikan adanya pelemahan lanjutan dari perdagangan Jumat (12/7/2019).

Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan menilai, IHSG akan tertekan dipengaruhi oleh rilisnya data GDP China. Menurutnya, IHSG akan melemah di level support 6.354 dan resistance 6.409.

“Selain itu, indeks berpotensi tertekan menunggu hasil neraca perdagangan Indonesia oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini,” tutur dia dalam risetnya di Jakarta, Senin (15/7/2019).

PT Bestprofit Futures – Di sisi lain, Head of Research PT Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah menjelaskan, IHSG berpeluang terkoreksi menguji moving average 20 hari. Indeks diramalkan akan melemah pada rentang 6.343-6.420.

“Untuk sentimen pekan depan, ada data GDP dari beberapa negara ekonomi terbesar di dunia dan kebijakan moneter dari bank sentralnya yang akan menjadi fokus investor,” terang Lanjar.

PT Bestprofit Futures – Untuk saham rekomendasi, sejumlah saham moncer menurutnya ialah saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON).

Sementara itu, Dennies mempertimbangkan saham yang laik bagi investor antara lain saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), serta saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Terjun Bebas, IHSG Ditutup Turun ke 6.373,34

PT Bestprofit Futures – Sebelumnya, sempat menguat di awal perdagangan, IHSG pada akhir pekan kemarin ditutup di zona merah. Sebagian besar sektor saham melemah. Hanya sektor keuangan dan perdagangan yang menguat tipis.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat 12 Juli 2019, IHSG ditutup ke posisi 6.373,34. Indeks saham LQ45 juga melemah 0,87 persen ke posisi 1.017,35.

Sebanyak 268 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Selain itu 151 saham masih menguat dan 126 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 498.966 kali dengan volume perdagangan 17,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8 triliun.

PT Bestprofit Futures – Investor asing beli saham Rp 168 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.007.

Sebanya delapan sektor saham melemah, dengan pelemahan tertinggi untuk sektor infrastruktur yang mencapai 1,67 persen. Disusul sektor barang konsumsi 1,57 persen dan pertambangan 1,34 persen.

Sektor masih ke zina hijau adalah perdagangan sebesar 0,33 persen dan sektor keuangan yang stabil.

Sementara saham-saham yang menyeret IHSG terjun bebas paling besar adalah INCF yang melemah 34,9 persen, POSA melemah 24,5 persen dan OCAP turun sebesar 23,3 persen.

Sedangkan saham-saham yang menguat antara lain HDIT naik 49,5 persen, TRIO kembali menguat 24,8 persen, ARKA menguat 24,43 persen dan beberapa saham lainnya. Penguatan ini yang pada perdagangan akhir pekan ini menahan pelemahan IHSG.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta