IHSG Berpeluang Rebound, Cermati Saham Pilihan Berikut

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali naik (rebound) di pasar saham hari ini. Meski menguat, pergerakan indeks masih akan naik tipis.

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya menilai, IHSG akan kembali rebound pada rentang support 6.300 dan resistance 6.350.

“Secara teknikal kami melihat indeks cenderung berpeluang rebound ke 6.300 versus melanjutkan koreksi ke 6.100,” ujar dia dalam risetnya di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

William melanjutkan, kenyamanan investor yang masih cukup besar di pasar saham mendorong indeks secara mental dari level 6.200 ke resistance atas 6.300-6.350.

PT Bestprofit Futures – Sementara itu, dari sisi teknikal, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Hematnya, ini memberi sinyal kenaikan bagi laju indeks.

“Terlihat pola bullish harami, ada pattern penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG. Kami melihat IHSG akan diperdagangkan pada kisaran 6.193-6.294,” papar Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Nafan Gustama.

Adapun sejumlah saham rekomendasi yang dapat dijadikan pertimbangan investor menurutnya ialah saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), serta saham PT Alam Sutra Reality Tbk (ASRI).

Di sisi lain, William menganjurkan saham perbankan, yakni saham PT Bank Sentral Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), serta saham PT Astra International Tbk (ASII).

Perdagangan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu berlabuh di zona hijau meskipun di awal perdagangan mengalami tekanan. Investor asing jual saham Rp 635 miliar di pasar regular.

Pada penutupan perdagangan Selasa (17/9/2019), IHSG menguat 17,25 poin atau 0,28 persen ke level 6.236,43. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 0,27 persen ke posisi 985,92.

Sebanyak 213 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 181 saham melemah dan 151 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 571.739 kali dengan volume perdagangan 14,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,8 triliun.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 635 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.095.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, enam sektor menguat dan empat sektor melemah. Sektor yang menguat adalah perkebunan, barang konsumsi, konstruksi, infrastruktur, keuangan, dan perdagangan.

Sementara saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain TFAS menguat 54,44 persen ke Rp 278 per saham, OKAS naik 34,72 persen ke Rp 260 per saham dan ITIC melonjak 25 persen ke Rp 1.250 per saham.

Saham-saham yang melemah antara lain SDRA yang anjlok 15,62 persen ke Rp 675 per saham, TFCO turun 14,17 persen ke Rp 545 per saham dan TRST melemah 10 persen ke Rp 360 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit

IHSG Bakal Terkoreksi, Simak Saham Pilihan Ini

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan tertekan di pasar saham. Koreksi mendadak di IHSG kemarin membuka kesempatan untuk bargain hunting.

Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko menilai, investor dapat berburu saham bagus di harga terendah (bargain hunting) untuk sejumlah saham big caps.

Saham big caps ialah saham-saham yang terhitung berkapitalisasi pasar atau market capitalization (market cap) besar. Salah satunya seperti PT Astra International Tbk.

PT Bestprofit Futures – “Siklus ini dapat dimanfaatkan dengan bargaij hunting dan lapis dua pilihan. Kami melihat indeks masih akan tertekan di rentang 6.187-6.259,” kata dia dalam risetnya, Selasa (17/9/2019).

Setali tiga uang, Head of Research PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi melihat indeks akan diperdagangkan melemah dalam jangka pendek menengah.

Menurutnya, dari bullish trend, jangka menengah indeks berada di kisaran level 6.170 sebelum berbalik rebound.

“Sehingga secara teknikal kami masih proyeksikan IHSG masih akan mengalami pelemahan dengan support resistance 6170-6263,” terang dia.

Rekomendasi Saham

PT Bestprofit Futures – Adapun pada perdagangan hari ini, Lanjar menyebutkan beberapa saham yang laik beli seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), serta saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).

Sementara itu, dari Yuganur menganjurkan saham yang beragam seperti saham PT Astra International Tbk (ASII), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan saham PT PP Property Tbk (PTPP).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit

IHSG Diproyeksi Terkoreksi Jelang Rilis Neraca Dagang

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah di awal pekan. Dari sisi teknikal, pola downward (penurunan) mengindikasikan pelemahan indeks.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menjelaskan, adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

“IHSG akan ditransaksikan ke zona merah di rentang support 6.311 dan resistance 6.404,” papar Muhammad Nafan Aji di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Setali tiga uang, Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, indeks menunjukan potensi pelemahan dalam jangka pendeks.

Menurutnya, investor akan mencermati data perekonomian khususnya dari dalam negeri akan rilis data neraca perdagangan bulan Agustus oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

PT Bestprofit Futures – “Secara teknikal pergerakan IHSG bergerak disekitar area overbought dan membentuk deadcross pada indikator stochastic,” ujarnya.

“Sebab itu, kami memprediksi IHSG akan tertekan di level support 6.286-6.311 dan resistance di level 6.368-6.400,” lanjut dia.

Dalam tren bearish di pasar saham, Christoper menyarankan investor agar mengoleksi saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Sementara itu, Nafan Gustama merekomendasikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), serta saham PT Elnusa Tbk (ELSA).

Pekan Kedua September, IHSG Menguat Tipis

PT Bestprofit Futures – Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan kedua bulan September ini ditutup positif.

Hal tersebut ditunjukkan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami peningkatan sebesar 0,41 persen pada posisi 6.334,843 dari 6.308,950 pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Senada dengan IHSG, nilai kapitalisasi pasar selama sepekan juga mengalami peningkatan sebesar 0,42 persen menjadi Rp7.269,245 triliun dari Rp7.238,803 pada penutupan perdagangan minggu lalu.

Untuk data rata-rata perdagangan harian BEI, ketiganya juga ditutup meningkat pada pekan ini. Peningkatan paling tinggi terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 12,97 persen menjadi 602,460 ribu kali transaksi dari 533,291 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

PT Bestprofit Futures – Kemudian diikuti oleh rata-rata volume transaksi harian yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,39 persen menjadi 14,554 miliar unit saham dari 14,354 miliar unit saham pada pekan sebelumnya.

“Dan untuk rata-rata nilai transaksi juga mengalami peningkatan sebesar 0,84 persen menjadi Rp8.088 triliun dari Rp8,020 triliun pada penutupan pekan lalu,” tutur Sekretaris Perusahaan PT BEI Yulianto Aji Sadono, Sabtu (14/9/2019).

Adapun sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp56,806 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp135,13 miliar.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit

Perang Dagang Mereda, IHSG Diprediksi ke Zona Hijau

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak ke zona hijau pada perdagangan saham Jumat. Alasannya, perang dagang AS-China kini terpantau mereda sementara.

Negeri tirai bambu atau China mengumumkan untuk menghapus tarif impor pada lebih dari selusin barang AS mulai 17 September 2019. Ini lantas menggiring indeks ke teritori positif.

“Indeks kami prediksi akan ditransaksikan positif dengan diperdagangkan di level support 6.320 dan resistance di 6.400,” ujar Analis PT Jasa Utama Capital Chris Apriliony.

Kendati demikian, prediksi sedikit berbeda dari riset Artha Sekuritas. Mereka memperkirakan IHSG akan tersungkur di zona merah.

PT Bestprofit Futures – “Secara teknikal, indeks akan terkoreksi. Itu di rentang support 6.289-6.315 dan resistance di 6.391-6.441,” tutur Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan.

“Sementara itu, investor akan mengantisipasti rilis beberapa data perekonomian dari China dan Amerika Serikat,” lanjut dia.

Di situasi seperti ini, pihaknya meminta investor agar mengoleksi saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Sedangkan dari Jasa Utama Capital lebih mencermarti saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), serta saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Perdagangan Kemarin

PT Bestprofit Futures – IHSG tak mampu bertahan di zona hijau pada perdagangan Kamis kemarin. IHSG ditutup melemah ke 6.342,17 melemah 39 poin atau 0,62 persen. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga melemah 0,99 persen ke posisi 992,62.

Sebanyak 213 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 175 saham menguat dan 156 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 656.446 kali dengan volume perdagangan 14 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,8 triliun.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 492,99 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.990.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu sektor yang meguat yaitu sektor konstruksi yang naik 0,12 persen.

Sedangkan sektor yang melemah antara lain sektor aneka industri yang melemah 2,03 persen, sektor infrastruktur yang melemah 1,37 persen dan sektor pertambangan turun 1,09 persen.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit

Rupiah Menguat, IHSG Naik ke Level 6.372,81

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan jelang akhir pekan ini. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.950.

Pada pra pembukaan perdagangan, Jumat (13/9/2019), IHSG naik 27,24 poin atau 0,43 persen ke level 6.369,42. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG masih bertahan di zona hijau dengan menguat 32,32 poin atau 0,49 persen ke posisi 6.372,81.

Sementara itu, indeks saham LQ45 juga naik 0,68 persen ke posisi 999,80. Sejumlah indeks acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan sebanyak 145 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu 33 saham melemah dan 97 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 12.181 kali dengan volume perdagangan 143,2 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 106,3 miliar.

Investor asing beli saham Rp 1,30 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.950.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor pembentuk IHSG, sembilan sektor berada di berada zona hijau dan satu sektor yang berada di zona merah.

Penguatan dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 1,19 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur naik 0,80 persen dan sektor konstruksi naik 0,48 persen.

Sementara sektor saham yang melemah di sesi awal perdagangan hari ini adalah sektor pertambangan yang melemah 0,33 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain KARW yang naik 23,02 persen ke Rp 154 per saham, POLI naik 15,58 persen ke Rp 1.340 per saham dan OKAS naik 15,38 persen ke Rp 300 per saham.

Saham-saham yang melemah antara lain BMSR turun 17,24 persen persen ke Rp 120 per saham, ALTO turun 9,28 persen ke Rp 352 per saham, dan JSKY turun 4,96 persen persen ke Rp 670 per saham.

Perang Dagang Mereda, IHSG Diprediksi ke Zona Hijau

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak ke zona hijau pada perdagangan saham Jumat. Alasannya, perang dagang AS-China kini terpantau mereda sementara.

Negeri tirai bambu atau China mengumumkan untuk menghapus tarif impor pada lebih dari selusin barang AS mulai 17 September 2019. Ini lantas menggiring indeks ke teritori positif.

“Indeks kami prediksi akan ditransaksikan positif dengan diperdagangkan di level support 6.320 dan resistance di 6.400,” ujar Analis PT Jasa Utama Capital Chris Apriliony.

Kendati demikian, prediksi sedikit berbeda dari riset Artha Sekuritas. Mereka memperkirakan IHSG akan tersungkur di zona merah.

PT Bestprofit Futures – “Secara teknikal, indeks akan terkoreksi. Itu di rentang support 6.289-6.315 dan resistance di 6.391-6.441,” tutur Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan.

“Sementara itu, investor akan mengantisipasti rilis beberapa data perekonomian dari China dan Amerika Serikat,” lanjut dia.

Di situasi seperti ini, pihaknya meminta investor agar mengoleksi saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Sedangkan dari Jasa Utama Capital lebih mencermarti saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), serta saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit