S&P 500 Cetak Rekor Berkat Saham Apple

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari detik.com

Saham-saham di Wall Street rata-rata berakhir menguat. Indeks S&P 500 berakhir dengan rekor baru berkat lonjakan saham Apple Inc.

 

Sayangnya, Indeks Dow Jones jatuh ke zona merah gara-gara koreksi saham Boeing dan sentimen konflik di Gaza dan Ukraina. Saham-saham bioteknologi memimpin penguatan.

 

Saham Apple menanjak 2,6% ke level US$ 97,19 per lembar setelah kemarin melaporkan kinerja keuangan yang solid. Saham Microsoft juga masih bisa naik tipis 0,1% meski terbebani buruknya kinerja keuangan Nokia.

 

“Musim laporan keuangan sudah berjalan dengan baik, banyak emiten melaporkan omzet dan laba yang melampaui prediksi, ini menunjukkan kinerja perusahaan yang rata-rata cukup baik,” kata Alan Gayle, analis senior dari RidgeWorth Investments di Atlanta, Seperti dikutip Reuters, Kamis (24/7/2014).

 

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 26,91 poin (0,16%) ke level 17.086,63. Indeks S&P 500 bertambah 3,48 poin (0,18%) ke level 1.987,01, melampaui rekor sebelumnya yang dicta 3 Juli lalu. Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 17,68 poin (0,4%) ke level 4.473,70.