Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 2pIndeks saham utama Amerika Serikat ditutup lebih tinggi hingga 2 persen dibandingkan sebelumnya, pada akhir perdagangan Rabu waktu New York.

 

Seperti dikutip dari laman CNBC, Kamis 9 Oktober 2014, hal ini dipicu rapat Federal Open Market Committee (FOMC) memberi petunjuk bahwa suku bunga tetap dipertahankan mendekati nol, yang menyebabkan aksi jual investor terhenti.

 

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir menguat 274,8 poin (1,64 persen) ke level 16.994,22, dengan saham Merck yang paling mendapatkan keuntungan.

 

Kenaikan indeks Dow Jones menjadi yang tertinggi sejak 18 Desember 2013.

 

Sementara itu, indeks S&P 500 naik 33,79 poin (1,75 persen) ke level 1.968,89, dengan saham sektor perawatan kesehatan yang paling mendapatkan keuntungan dari 10 sektor penyokong indeks. Adapun, indeks Nasdaq 83,39 poin (1,9 persen) ke level 4.468.

 

Saham Sears kehilangan 14 persen setelah perusahaan asuransi itu mengurangi cakupan bisnis.

 

Sebelumnya, harga minyak yang rendah dan nilai tukar dolar yang lebih kuat telah menekan saham sektor energi. Saham sektor ini menjadi yang paling terpukul pada indeks S&P 500, dengan beberapa kontrak pengeboran dan perusahaan minyak jatuh ke level terendah.

 

“Minyak adalah faktor kunci. Jika harga minyak terlalu rendah, maka tidak hanya akan mempertinggi ketakutan bahwa ekonomi akan semakin melemah, tetapi juga meningkatkan aspek deflasi dari Eropa dan negara lain di dunia,” ujar Peter Cardillo, Chief Market Economist Rockwell Global Capital.

 

Nilai tukar dolar AS naik tipis terhadap mitra dagang utama. Imbal hasil (yield) treasury 10 tahun yang digunakan untuk menentukan suku bunga KPR dan kredit konsumsi turun menjadi 2,32 persen.

 

The CBOE Volatilitas Index (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari kecemasan di pasar, levelnya jatuh menjadi mendekati 15.

 

Volume saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 918,8 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 4,4 miliar unit saham. (ita)