Bestprofit Futures Jakarta

Bursa saham China menghentikan penurunan dua hari karena rebound di penghujung hari mendorong indeks acuan kembali berada di atas level kunci 2.800 Bestprofit Futures Jakarta.

Indeks Shanghai Composite naik 0,3 persen pada penutupan perdagangan, dipimpin oleh produsen komoditas. Indeks saham tergelincir di bawah level intraday 2.800 sebelum pulih dalam 15 menit terakhir perdagangan dalam pola berulang yang telah menyebabkan spekulasi dana negara yang menopang pasar di level itu. Saham-saham energi seperti China Petroleum & Chemical Corp. menguat setelah minyak mentah Brent diperdagangkan di atas $ 50 untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir, membayangi kerugian untuk saham penerbangan.(frk)

Indeks LQ45 naik 5 poin atau 0,6 persen ke 799, Jakarta Islamic Index (JII) naik 5 poin atau 0,8 persen ke 612, indeks IDX30 naik 2 poin atau 0,5 persen ke 418, dan indeks MNC36 menguat 4 poin atau 0,54 persen ke 260.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat, dengan sektor infrastruktur aneka industri naik paling tinggi sebesar 2,86 persen disusul sektor infrastruktur 2,09 persen. Hanya sektor konsumsi melemah 1,76 persen.

Di Asia, indeks Nikkei naik 476 poin atau 2,8 persen ke 17.518, Hang Seng menguat 487 poin atau 2,54 persen ke 19.683, indeks Straits Times naik 2,04 persen menjadi 2.615, dan indeks Shanghai Composite naik 81 poin atau 3,09 persen ke 2.737.

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Maskapai Reasuransi Ind. Tbk (MREI) naik Rp1.225 ke Rp7.425, saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp650 ke Rp4.060, dan saham PT United Tractor Tbk (UNTR) naik Rp625 ke Rp17.400.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT HM Putra Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp3.500 menjadi Rp103.500, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp550 menjadi RP36.700, dan saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp425 menjadi Rp16.000.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)