7

http://www.berita8.com

Banjir yang melanda Jakarta berdampak pada kegiatan ekonomi di kawasan Glodok dan sekitarnya. Kamar Dagang Indonesia (Kadin) menyebutkan setidaknya ada 3000 pengusaha yang harus menanggung rugi akibat perekonomian terganggu.

“Rata-rata omzet pertokonya itu Rp5 juta per hari. Jadi sekitar Rp12 miliar. Itu Belum kerugian pedagang di sepanjang Jalan Hayam Wuruk,” kata Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Sarman Simanjorang, di Jakarta, Kamis (6/2).

Akibat banjir, kata Sarman, hampir 75 persen toko tidak berjualan. Seperti kawasan niaga di Lindeteves, Glodok Jaya, Harco, LTC dan Glodok City. Sebab, akses menuju kawasan niaga tersebut terendam banjir, hal ini yang menyebabkan pembeli enggan berbelanja.

Karena itu, pihaknya mendesak Pemprov DKI Jakarta segera menuntaskan masalah banjir. Apalagi tahun 2015 mendatang, Jakarta masuk dalam ASEAN Economic Community. “Sebagai sebuah kota pusat bisnis, perdagangan, pariwisata dan investasi, Jakarta harus mampu menekan dampak banjir,” tandasnya. (ag)