Bestprofit Futures Jakarta

Meski sudah banyak dimainkan, Pokemon Go masih menuai rasa kecewa dari para pemainnya. Bukan tanpa alasan, gim besutan Niantic Labs itu tak bisa diakses pada waktu tertentu.

Semisal pada Sabtu malam (16/7/2016), server Pokemon Go sempat lumpuh total. Akibatnya, seluruh gamer di dunia tidak bisa merasakan asyiknya berburu Pokemon. Server akhirnya kembali pulih pada keesokan harinya, tapi tak lama kemudian kembali down pada Minggu sore (17/7/2016).

Lumpuhnya server Pokemon Go diduga merupakan akibat dari serangan distributed denial of service (DDoS). Secara mengejutkan, kelompok hacker (peretas) yang menamakan diri mereka dengan sebutan “OurMine” mengklaim melakukan serangan tersebut.

Dikutip dari Tech Crunch, Rabu (20/7/2016), tidak jelas apa motif kelompok OurMine menjatuhkan server Pokemon Go. Mereka mengatakan tidak akan berhenti “merusak” server Pokemon Go sampai ada perwakilan dari Niantic Labs yang mendatangi mereka.

“Tidak akan ada yang bisa menikmati gim ini sampai perwakilan Niantic Labs menghubungi kami di situs kami dan mengajarkan mereka (Niantic Labs) untuk melindungi server mereka!” kata OurMine dalam sebuah pernyataan di situs resmi mereka.

Keberadaan OurMine bisa dibilang cukup meresahkan. Aksinya di ranah maya sempat terlihat pada beberapa kasus peretasan belum lama ini. Salah satunya peretasan akun media sosial milik petinggi-petinggi perusahaan teknologi, seperti CEO Twitter Jack Dorsey, CEO Google Sundar Pichai, serta CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Game Pokemon Go yang tengah naik daun di kalangan pecinta game kini sedikit mengalami kendala. Pokemon Go server down sehingga membuat pengguna sulit untuk melakukan login.

Server down yang dialami oleh permainan Pokemon Go karena telah di hack oleh DDOS. Independent melaporkan sekelompok peretas yang menamai dirinya PoodleCorp mengaku bertanggungjawab atas masalah server down yang menimpa game Pokemon Go.

PoodleCorp membuat Pokemon Go server down dengan menyerang menggunakan DdoS (Denial Distributed of Service). Para hacker mengaku menyerang server Pokemon Go untuk melakukan uji coba kecil dengan tujuan menguji keamanan game Pokemon Go.

Para peretas tidak akan mencoba menyerang sampai sini saja, mereka akan melancarkan kembali serangan kepada Pokemon Go, bahkan lebih berat. Sementara itu para pengguna merasa kebinggungan karena tidak bisa login melalui smartphone mereka.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)