Bestprofit Futures Jakarta

Saham Jepang turun, dengan ekuitas acuan jatuh untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir diiringi penguatan yen sementara perusahaan minyak turun karena harga minyak mentah merosot.

Indeks Topix turun 0,7 % ke level 1,253.24 pada istirahat perdagangan di Tokyo, dengan penjelajah energi dan asuransi yang mengalami penurunan terbesar diantara 33 kelompok industri. Indeks tersebut menguat 0,6 % pada hari Senin, memperpanjang lonjakan menjadi 4,2 % dari pekan lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 0,9 % pada hari Selasa, sementara yen menguat 0,6 % ke level 102,06 per dolar. Minyak berjangka di New York merosot 1,1 5 dari penutupan hari Jumat Bestprofit Futures Jakarta.

Saham Jepang turun, dengan ekuitas acuan jatuh untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir diiringi penguatan yen sementara perusahaan minyak turun karena harga minyak mentah merosot.

Indeks Topix turun 0,7 % ke level 1,253.24 pada istirahat perdagangan di Tokyo, dengan penjelajah energi dan asuransi yang mengalami penurunan terbesar diantara 33 kelompok industri. Indeks tersebut menguat 0,6 % pada hari Senin, memperpanjang lonjakan menjadi 4,2 % dari pekan lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 0,9 % pada hari Selasa, sementara yen menguat 0,6 % ke level 102,06 per dolar. Minyak berjangka di New York merosot 1,1 5 dari penutupan hari Jumat.

Indeks saham China di Hong Kong telah berubah menjadi pemain terburuk di dunia karena para pedagang menurunkan spekulasi bahwa bank sentral akan menambah stimulus.

Indeks Hang Seng China Enterprises telah turun 5,1 persen dalam minggu ini, kerugian terbesar di antara 94 indeks global yang dilacak oleh Bloomberg. saham Huatai Securities Co. dan PICC Property & Casualty Co. memimpin penurunan di antara broker dan perusahaan asuransi. Indeks tersebut naik 0,2 persen pada pukul 11:09 siang waktu setempat. Pasar saham Hong Kong ditutup untuk liburan pada hari Jumat, sementara pasar saham China dan Taiwan ditutup untuk sepanjang minggu.

Volatilitas kembali ke pasar keuangan selama seminggu terakhir karena Federal Reserve menimbang ihwal untuk kenaikan suku bunga, kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi menahan diri dari menambah stimulus dan Bank of Japan terus meninjau manfaat kebijakan sendiri. Saham-saham di Hong Kong telah mengungguli dalam beberapa pekan terakhir karena valuasi membuntuti rekan-rekan global dan investor daratan meningkatkan pembelian melalui exchange link dengan Shanghai.

Indeks Hang Seng China Enterprises naik menjadi 9,555.01. Saham Huatai Securities telah tenggelam 8,1 persen minggu ini, sementara PICC Property merosot 6,8 persen. Indeks Hang Seng naik 0,4 persen, pemangkasan kerugian mingguan menjadi 3,4 persen. Indeks volatilitas tersirat pada indeks ekuitas acuan Hong Kong melonjak tajam sejak Januari pada hari Senin, setelah turun ke level terendah sejak April 2015 di awal bulan.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)