Bestprofit Futures Jakarta

Saham-saham di Tokyo turun diiringi penguatan yen yang dapat membebani eksportir, sementara investor menunggu keputusan bank sentral dari Jepang dan AS.

Indeks Topix turun 0,5 % ke level 1,344.76 pada pukul 09:04 pagi waktu Tokyo. Volume pada indeks acaun sebesar 8 % di bawah rata-rata 30-hari intraday menjelang keputusan kebijakan moneter oleh Bank of Japan (BOJ) dan Federal Reserve minggu depan, serta referendum U.K. pada tanggal 23 Juni tentang apakah Inggris akan tetap berada di Uni Eropa. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 0,5 % ke level 16,749.82. Sementara itu, Yen menguat 0,2 % ke level 106,80 per dolar setelah lebih tinggi 0,4 % pada hari Rabu.

Rata-rata volume perdagangan saham Jepang telah merosot sejak awal Mei. 30-hari rata-rata bergerak dari volume pada Indeks Topix jatuh ke sekitar 2,1 miliar saham pada hari Rabu, yang terendah sejak awal Januari lalu.

Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha minyak Riza Chalid mengeluhkan sulitnya berbisnis di era Presiden Joko Widodo.

Hal ini disampaikan Novanto dan Riza saat bertemu dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin di sebuah hotel di kawasan Pacific Place, Jakarta, 8 Juni 2015 lalu.

Rekaman percakapan itu diperdengarkan dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Dalam rekaman itu terungkap, awalnya, Riza sempat menyinggung bagaimana upayanya mendamaikan Koalisi Merah Putih dengan Jokowi-JK.

Riza mengaku tak mau iklim bisnis rusak karena situasi politik yang tak menentu. Namun rupanya upaya mendamaikan itu belum cukup.

Sebab, dia menilai, sikap dan kebijakan yang diambil Jokowinyatanya tak mendukung bisnis berjalan dengan baik, misalnya dalam hal pajak.

Dalam percakapan itu, mereka justru lebih memilih Jusuf Kalla yang menjadi Presiden dibanding Jokowi.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)