Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 144Indeks saham utama Amerika Serikat menguat pada akhir perdagangan Senin waktu New York, atau Selasa dini hari waktu Indonesia barat, dengan indeks Dow Jones Industrial Average berada pada level di atas 17.000.

 

Dilansir CNBC, Selasa 15 Juli 2014, hal ini karena investor menyambut positif Citigroup yang memperoleh laba yang lebih baik dari perkiraan sebelumnya dan beberapa perusahaan yang akan melakukan akuisisi.

 

“Sebagian besar investor AS mencari perlindungan pada saham McDonald, Altria, IBM, mereka cenderung merasa nyaman,” ujar Paul Nolte, Senior Vice President, Portfolio Manager di Kingsview Asset Management.

 

Saham URS melonjak setelah Aecom Technology mengatakan bersedia membayar US$4 miliar untuk membeli perusahaan itu.

 

Saham AbbVie melemah setelah Shire mengatakan siap untuk merekomendasikan tawaran terbaru kepada pemegang saham. Sedangkan Mylan mengatakan, akan membeli Abbott Laboratories dan merek obat generik di luar AS dengan cara khusus dalam kesepakatan senilai US$5,3 miliar.

 

Saham Apple naik setelah Barclays mengupgrade pembuat iPhone itu dari equal weight menjadi overweight.

 

Saham Citigroup naik setelah melaporkan perolehan laba yang lebih baik dari perkiraan sebelumnya dan setuju membayar US$7 miliar untuk menyelesaikan klaim pemerintah terkait tindakan mengelabui investor atas penjualan obligasi berbasis KPR menjelang krisis keuangan pada 2008 lalu.

 

Hampir 60 perusahaan di pos S & P 500 merilis laporan keuangan yang positif pada pekan ini. JPMorgan Chase, Goldman Sachs Group, Yahoo, dan Intel dijadwalkan akan merilis dalam waktu dekat.

 

Setelah naik 144 poin, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 111,61 poin (0,7 persen) ke level 17.055,42. Saham Visa menjadi saham blue chip yang paling mendapatkan keuntungan dari 30 komponen penyokong utama indeks.

 

Sementara itu, indeks S&P 500 bertambah 9,53 (0,5 persen) ke level 1.977,10, dengan saham sektor energi yang memiliki kinerja terbaik dan saham sektor utilitas yang paling merugi dari 10 kelompok industri utama penyokong indeks.

 

Adapun indeks Nasdaq naik 24,93 poin (0,6 persen) ke level 4.440,42.

 

The CBOE Volatilitas Index (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari kecemasan di pasar, levelnya turun 0,26 poin (2,2 persen) menjadi 11,82.

 

Volume saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 592 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 2,7 miliar unit saham.

 

Imbal hasil (yield) treasury 10 tahun yang digunakan untuk menentukan suku bunga KPR dam kredit konsumsi naik 2 basis poin menjadi 2,544 persen.