Bestprofit Futures Jakarta

Saham Asia turun untuk hari kelima terkait prospek U.K. meninggalkan Uni Eropa menambah kekhawatiran menjelang pertemuan bank sentral, sementara investor mengkaji dampak pasca penurunan ekuitas China yangmasuk ke indeks MSCI Inc.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% menjadi 126,09 pada 09:12 pagi di Tokyo. Indeks tersebut jatuh 4,4% dalam empat hari terakhir, penurunan terbesar sejak Februari, ditengah jajak pendapat baru menunjukkan lebih banyak warga Inggris mendukung untuk meninggalkan Uni Eropa daripada ingin bertahan. Dalam upaya kemunduran Presiden Xi Jinping untuk meningkatkan profil pasar China daratan dan mengubah yuan menjadi mata uang internasional, MSCI mengatakan China perlu perbaikan tambahan di aksesibilitas pasar A-share sebelum mereka dapat dimasukkan dalam indeks tersebut.

Indeks saham berjangka China mengalami penurunan setelah MSCI Inc memutuskan menolak ekuitas lokal China masuk ke dalam indeks acuan.

Kontrak pada FTSE Cina A50 Indeks turun 1,6% pada 9:11 pagi di Singapura. Perdagangan di bursa daratan dimulai pada 09:30 waktu setempat. Lepas pantai yuan turun sebanyak 0,13 persen ke level terendah sejak 4 Februari, setelah mata uang darat ditutup pada level terendah dalam lima tahun semalam.

MSCI, yang merupakan indeks emerging-market yang dil telusuri oleh investor dengan $ 1,5 triliun aset, mengatakan akan mempertimbangkan kembali peyertaan ulasan klasifikasi pasar pada tahun 2017, serta sementara tidak mengesampingkan pengumuman sebelumnya.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)