Rupiah Melorot Lagi ke Rp 11.806 per Dollar AS

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Masih turunnya nilai tukar yen dan masih adanya respon negatif terhadap rilis data-data ekonomi Indonesia sebelumnya membawa rupiah kian terperosok.

Rupiah pada posisi terakhir berada pada Rp 11.806 per dollar AS. Rupiah melanjutkan pelemahan setelah sebelumnya berada pada Rp 11.740 per dollar AS. (Kurs Tengah BI)

Reza Priyambada, kepala Riset Trust Securitas mengatakan selain melemahnya mata uang negara berkembang ada juga tren pelemahan terhadapĀ  laju euro.

Tren laju euro juga masih melemah setelah tidak banyak rilis indeks manufaktur di Zona Euro yang menguat. Diantaranya Inggris, Jerman, dan Uni Eropa mengalami pertumbuhan indeks manufaktur yang melambat.

“Pelemahan ini membuat memburu mata uang asing seperti dollar AS, akibatnya rupiah melemah ketimbang posisi sebelumnya,” katanya di Jakarta, Rabu (3/6/2014).

Pelemahan rupiah karena didorong atas peningkatan permintaan akan dollar AS karena meningkatnya pembayaran dividen dan impor barang yang turut memberikan respon negatif.