Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari tribunnews.com

best profit 122Masih positifnya rilis data-data AS membuat laju dari Dollar AS mengalami penguatan. Kenaikan laju Dollar AS pada akhirnya berimbas negatif bagi laju nilai tukar Rupiah.

 

Rupiah pada posisi kemarin berada pada posisi Rp 11.707 per dollar AS. Rupiah melanjutkan pelemahan setelah sebelumnya berada pada Rp 11.682 per dollar AS. (Kurs Tengah BI).

 

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities, mengatakan penguatan Dollar AS terjadi setelah munculnya rilis sejumlah data makro ekonomi AS. Seperti terjaganya inflasi, kenaikan chain store sales, peningkatan angka building permits dan housing starts, serta hal lainnya.

 

“Pelaku pasar masih mencermati rilis data tersebut karena dinilai dapat memicu The Fed untuk segera menaikkan suku bunga Fed rate,” katanya di Jakarta, Kamis (21/08/2014).

 

Penguatan dollar AS pun turut berimbas pada melemahnya sejumlah laju mata uang Asia Pasifik dan tentu juga berimbas pada melemahnya Rupiah. Laju Rupiah pun berada di bawah level support Rp 11.695 per dollar AS.

 

Ia mengatakan laju Rupiah masih berpotensi melanjutkan pelemahan terutama jika pelaku pasar ikut terpengaruh dengan hasil sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

 

“Rupiah berpeluang tertekan seiring dengan masih menguatnya dollar AS dengan berada dalam kisaran Rp11715-11695 (kurs tengah BI),” katanya.