20140502_190302_nilai-tukar-rupiah-ditutup-menguat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jelang diadakannya pertemuan Bank Sentral Eropa dan rilis beberapa data ekonomi AS membuat pelemahan bagi pergerakan Euro dan Yen. Hal ini dimanfaatkan pelaku pasar untuk kembali melanjutkan memburu dollar AS dan melemahkan pergerakan rupiah.

Nilai tukar rupiah atas dollar AS masih berada pada Rp 11.810 per dollar AS. Nilai tukar rupiah masih melemah jika dibandingkan dengan posisi sebelumnya yang berada pada Rp 11.806 per dollar AS.

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan data-data AS yang akan dirilis berhubungan dengan ketenagakerjaan dan diekspektasikan akan bertumbuh sehingga menambah sentimen positif bagi dolar AS.

“Sebaliknya, dengan penguatan dollar AS tersebut membuat nilai tukar Rupiah sulit untuk terapresiasi sehingga terlihat masih melanjutkan pelemahannya,” kataa Reza di jakarta, Kamis (5/6/2014)

Dalam data bloomberg pada kemarin, tampak bahwa nilai tukar rupiah berada pada Rp 11.890 per dollar AS atau  alami kenaikan 80.00 bps atau 0.68 persen ketimbang posisi sehari sebelumnya.