Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari tribunnews.com

best profit 122Meski laju sejumlah mata uang emerging market bergerak positif, namun Rupiah kembali bergerak melemah pada perdagangan penutupan pekan kemarin.

 

Pada penutupan pekan kemarin nilai tukar rupiah berada pada Rp 11.693 per dollar AS atau stagnan ketimbang posisi sebelumnya yang juga berada pada Rp 11.693 per dollar AS. (Kurs Tengah BI).

 

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah seiring dengan tanggapan pelaku pasar terhadap pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terutama terkait dengan perkiraan asumsi nilai Rupiah yang berada di level Rp11.900 per dollar AS.

 

“Asumsi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015 ini bahkan jauh lebih rendah dari asumsi APBN 2014 yang sebesar Rp10.500,” kata Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities, di jakarta, Senin (18/08/2014).

 

Selain itu, penilaian masih masuknya Indonesia dalam kelompok fragile five, dan terdepresiasinya laju Yen dan Euro turut mempengaruhi laju Rupiah yang kembali tersalib oleh laju penguatan Dollar AS.

 

“Laju Rupiah di bawah level support Rp 11.678 per dollar AS. Laju Rupiah tentu merespon negatif asumsi tersebut dan berpotensi kembali melanjutkan pelemahannya dalam range Rp 11.678-11.660 (kurs tengah BI),” katanya.