Bestprofit Futures Jakarta

Dalam kacamata pengembang, kelas menengah adalah mereka yang berpenghasilan Rp 10 juta hingga Rp 25 juta per bulan.

Dengan penghasilan sebesar itu, mereka mampu mengakses hunian dengan harga serentang Rp 300 juta hingga Rp 700 juta per unit.

Karena itu, kelas menengah bukan saja tergolong pembeli potensial, melainkan juga kelompok paling berpengaruh yang dapat mengubah konstelasi bisnis dan industri properti.

Sejumlah pengembang bahkan memafhumi stagnasi pasar kelas atas, asal kelas menengah tetap terus bergerak.

Salah raksasa properti, Ciputra Group, melalui tentakel spesialis komersialnya, PT Ciputra Property Tbk (CTRP) mulai berpaling ke kelas ini dengan menggarap apartemen seharga Rp 800 jutaan di Wiputra World 2 Jakarta (CW2J) Extension.

Sementara sister company-nya yakni PT Ciputra Residence tetap setia menggarap ceruk pasar kelas ini, bahkan intensitasnya semakin meningkat.

Setelah mampu menggebrak dengan penjualan senilai Rp 350 miliar untuk tiga klaster perdana CitraRaya BizHome-nya yang dibanderol hanya Rp 260 juta per unit, mereka kemudian membidani kelahiran dua produk baru.

Dua produk baru ini akan dilansir pada 3 September 2016 mendatang.

“Masih seputar kebutuhan kelas menengah, kami membuka klaster Neo Benevento dan Jade,” ujar GM Marketing Ciputra Residence Yance Onggo pekan lalu dalam perbincangan eksklusif dengan¬†Kompas.com.

Klaster Neo Benevento berada di kawasan Villagio seluas 25 hektar di CitraRaya, Tangerang. Terdapat 500 unit dengan patokan harga mulai dari Rp 483 juta untuk ukuran 29/72, Rp 580 juta tipe 41/94 dan termahal Rp 643 juta dengan dimensi 47/96.

Produk berikutnya adalah Jade, klaster keempat di CitraRaya Bizhome yang dikembangkan sebanyak 235 unit.

Ciputra Residence mematok harga sekitar Rp 310 juta untuk ukuran 27/60 dan Rp 373 dengan dimensi 36/72.

Calon pembeli bisa memilih opsi pembayaran dengan tunai keras, tunai bertahap 12 bulan sampai 24 bulan, dan KPR 1 dengan uang muka minimal 10 persen yang dapat dicicil 3 bulan dan 6 bulan.

Calon pembeli klaster Jade juga bisa memilih opsi KPR 2 yakni dengan kewajiban membayar uang muka 50 persen yang dapat dicicil selama 23 bulan.

Bagi Anda yang memilih fasilitas KPR, akan dibebani angsuran per bulan mulai dari Rp 2,9 juta, hingga Rp 3,5 juta selama masa tenor 15 tahun.

Sementara untuk klaster Neo Benevento ditawarkan opsi KPR dengan ciciln Rp 4,5 juta, Rp 5,5 juta, dan Rp 6 juta per bulan juga dengan tenor 15 tahun.

“Dari kedua klaster baru tersebut kami mengharapkan dapat mencetak penjualan Rp 125 miliar,” tandas Yance.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)