http://bisnis.news.viva.co.id

Pemerintah akan bekerja keras untuk mencapai target 5,7 persen.

VIVA.co.id – Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak mencapai target. Angka prediksinya pun mencapai 5,2 persen dan lebih lebih kecil dari asumsi pertumbuhan ekonomi dalam APBN-P 2015 yang sebesar 5,7 persen.

Pemerintah pun tak ambil pusing tentang prediksi yang dikemukakan Bank Dunia itu.

Pada Rabu malam, 18 Maret 2015, Menteri Keuangan, Bambang P. S. Brodjonegoro, mengatakan bahwa pihaknya tak mempermasalahkan asumsi Bank Dunia.

“Itu sudah dari dulu. Sudah tahu. Ya, boleh orang beda-beda. Ya sudah,” kata Bambang di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.

Sepakat dengan Bambang, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil, pun mengatakan hal yang sama. Sofyan pun optimistis bahwa pemerintah bisa mencapai target pertumbuhan dalam APBN-P 2015.

Pemerintah berjanji akan bekerja keras untuk mencapai target 5,7 persen. Biasanya, pertumbuhan ekonomi akan terlihat pada akhir tahun. Saat itu lah, akan terlihat angka pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Kami optimistis dengan target pemerintah. Kami bekerja keras untuk mencapai itu. Kebenaran akan terjadi setelah terjadi,” kata dia di tempat yang sama. (art)