Putin Nyatakan Perdamaian, Bursa Wall Street Melaju

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

212886_aktivitas-di-bursa-efek-new-york_663_382Indeks saham utama Amerika Serikat ditutup menguat ke level tertinggi di Agustus pada akhir perdagangan Kamis waktu New York.

 

Seperti dikutip dari laman CNBC, Jumat 15 Agustus 2014, penguatan bursa Wall Street dipicu oleh pernyataan damai Presiden Rusia, Vladimir Putin, sehingga meredakan kekhawatiran geopolitik. Padahal, di sisi lain, rilis data ekonomi AS menunjukkan jauh di bawah ekspektasi pasar sebelumnya.

 

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 61,78 poin (0,37 persen) ke level 16.713,58, dengan saham Pfizer dan Boeing memimpin kenaikan saham bluechip.

 

Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 8,46 poin (0,43 persen) ke level 1.955,18, dengan saham sektor utilitas dan perawatan kesehatan memimpin penguatan.

 

Adapun indeks Nasdaq bertambah 18,88 poin (0,43 persen) ke level 4.453.

 

Saham sektor kesehatan, utilitas, dan transportasi, yang dipimpin saham masakapai penerbangan mendapatkan keuntungan saat menuju penutupan, dengan volume komposit saham yang diperdagangkan di bawah rata-rata dari 2,6 miliar unit saham di bursa New York.

 

Analis mengatakan volume perdagangan yang rendah tersebut disebabkan oleh musim liburan, sedangkan momentum rally saham, disebabkan oleh kenaikan harga obligasi.

 

Pada Kamis pagi waktu setempat, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan peningkatan tunjangan pengangguran menjadi 311.000 klaim, di atas perkiraan sebelumnya 295.000 klaim.

 

Namun, rata-rata klaim tunjangan pengangguran dalam empat minggu terakhir, dianggap sebagai ukuran yang lebih baik dari tren pasar tenaga kerja yang merangkak menuju perbaikan.

 

Sementara itu dalam pidatonya di Crimea, wilayah yang dianeksasi Rusia dari Ukraina Maret lalu, Putin mengatakan, “Kami akan melakukan segalanya dalam kekuasaan kami, sehingga konflik ini akan berakhir sesegera mungkin, sehingga darah berhenti mengalir di Ukraina,”

 

Presiden Rusia itu menambahkan, “Kami perlu mengkonsolidasikan dan memobilisasi, tetapi tidak untuk perang ataupun konfrontasi.”

 

Pidato Putin tersebut langsung mendorong pasar berjangka AS.

 

Sebelumnya, Kiev mengancam pengiriman konvoi bantuan kemanusiaan Rusia dan mengatakan truk tersebut tidak akan lulus untuk bisa masuk ke Ukraina.

 

Laporan pada Kamis pagi waktu setempat mengatakan bahwa truk-truk bantuan kemanusiaan itu hanya berdiri diam di sebuah pangkalan militer di Voronezh di Rusia, dekat perbatasan Ukraina.

 

Di Timur Tengah, fraksi Israel dan Palestina setuju untuk memperpanjang gencatan senjata selama lima hari pada Rabu waktu setempat, dan melakukan pembicaraan tidak langsung di Mesir, untuk perjanjian yang lebih komprehensif tentang Gaza.

 

Pada Kamis, Presiden AS Barack Obama mengatakan serangan udara AS akan terus dilakukan di Irak, tetapi pengepungan Negara Islam di Gunung Sinjar telah dilakukan dan tidak ada evakuasi lebih lanjut.

 

The CBOE Volatilitas Index (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari kecemasan di pasar, levelnya turun di bawah 13.

 

Volume saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 516 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 2,6 miliar unit saham.

 

Nilai tukar mata uang dolar AS menurun terhadap mitra dagang utamanya.