Pertumbuhan Ekonomi China Melemah, Emas Global Bersinar

http://economy.okezone.com

SINGAPURA – Emas diperdagangkan mendekati level tertinggi sejak awal September didukung oleh kekhawatiran atas melambatnya pertumbuhan di China. Bank sentral China kemungkinan akan menahan penurunan suku bunga bahkan ketika pertumbuhan ekonomi melambat.

Data yang dirilis menunjukkan ekonomi negara terbesar kedua tersebut tumbuh 7,3 persen di kuartal ketiga, atau terlemah sejak awal 2009.

Melansir Reuters, Rabu (22/10/2014), Emas jenis Spot menguat menjadi USD1.247,45 per troy ons. Sementara emas berjangka milik AS, Comex Gold, turun 0,3 persen ke USD1.248,10 per troy ons.

Sementara itu, bank sentral Eropa sedang mempertimbangkan membeli obligasi korporasi di pasar sekunder. Pemerintah Eropa merasa putus asa untuk menghidupkan kembali ekonomi zona Euro yang hampir tidak berkembang.

SPDR Gold Trust, perdagangan emas terbesar di dunia emas yang didukung dana yang diperdagangkan di bursa, kepemilikan sahamnya jatuh 1,18 persen menjadi 751,97 ton.

Sedangkan jenis logam lainnya seperti spot perak harus turun
menjadi USD17,46, Spot Platinum menjadi USD1.275, dan Spot Palladium USD771,88.