Bestprofit Futures Jakarta

Bursa Saham AS ditutup dengan indeks yang mixed merespon laporan kinerja keuangan emiten yang bervariatif dan juga kekecewaan pasar akan data PDB AS Q2-2016 yang naik tidak sesuai ekspektasi.

Indeks Dow Jones  turun 0,13 persen ke posisi 18,432.24  dengan penurunan tertinggi saham McDonald dan saham Goldman Sachs.Indeks S & P 500 ditutup naik  0,16 persen ke posisi 2,173.60, dengan sektor telekomunikasi memimpin tujuh sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq ditutup tertinggi sepanjang sejarah yang naik  0,14 persen ke posisi  5,162.13 yang disupport  oleh kenaikan lebih dari 3 persen di saham Alphabet dan 0,8 persen Amazon.com.

Sebagian besar bursa Asia pagi ini  dibuka kuat oleh ekspektasi data manufaktur Tiongkok yang cukup mengesankan, kecuali indeks Nikkei yang turun 0.68% pada 16457.15 ditekan oleh pengumuman stimulus BOJ akhir pekan. Indeks ASX 200 naik 0.57% pada 5593.80 disupport saham tambang. Indeks Kospi naik 0.67% pada  2029.77

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah  WTI naik di tengah aksi short covering setelah penurunan selama seminggu, namun berada di jalur pelemahan di tengah kekhawatiran pasokan minyak yang melimpah.Harga minyak mentah  akhir pekan naik  1,12 persen ke posisi  $ 41,60 per barel. Harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat oleh murahnya dollar AS.

Sedangkan harga emas spot pada perdagangan akhir pekan lalu  mencapai dekat tiga minggu tertinggi setelah data PDB AS berada di bawah perkiraan yang membebani dolar, emas naik 1,76 persen pada $ 1,352.48 per troy ons. Harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi bergerak naik oleh pelemahan dollar AS.

Dari pasar valas, Dolar AS turun  terhadap semua rival utamanya oleh kekecewaan data PDB AS Q2-2016 dan hari ini diperkirakan masih lanjutkan tekanan, Terlihat pagi ini
EURUSD     0.10 % ke 1.1173
GBPUSD     0.42 % ke 1.3243
USDJPY     0.51 % ke 102.50

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat(29/07) berakhir turun 1,6% ke posisi 5215,99 oleh profit taking investor lokal. IHSG  untuk perdagangan selanjutnya diperkirakan bergerak mixed dengan kisaran support 5137-5177 dan resisten 5295-5373. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: WTON, PTPP, MPPA dan LPKR.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah  data manufaktur global yang akan dirilis sejak sesi Asia sampai sesi Amerika malam nanti.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)