http://wartaekonomi.co.id

WE Online, Yogyakarta – Aspek perencanaan hidup menjadi kunci vital dalam kesuksesan seseorang, kata Director of International Market SC Johnson, Syah Rizal Hamdallah.

“Hidup tanpa perencanaan itu sama seperti mahasiswa ingin lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) cumlaude, tetapi tidak tahu bagaimana strategi belajarnya,” katanya di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Sabtu (27/12/2014).

Pada wisuda lulusan UII periode II tahun akademik 2014/2015, ia mengatakan mahasiswa hendaknya tidak lelah belajar karena belajr sepanjang hidup menjadi kata kunci untuk mendukung kesuksesan.

“Dunia terus berubah dan setiap orang terus mencari cara baru untuk menjalankan bisnis, sehingga terus belajar akan membantu lulusan UII untuk memiliki keunggulan dan nilai tersendiri,” katanya.

Menurut dia, dalam membangun kualitas diri, seseorang harus mempunyai mimpi atau cita-cita yang ingin diwujudkan dalam kehidupannya. “Tidak sebatas itu saja, karena cita-cita akan menjadi sia-sia tanpa disertai dengan perencanaan dan langkah nyata,” kata alumnus Program Studi Manajemen International Program UII itu.

Rektor UII Harsoyo mengatakan wisuda periode II tahun akademik 2014/2015 itu diikuti 574 lulusan UII dari program strata tiga (S-3), strata dua (S-2), strata satu (S-1), dan diploma tiga (D-3).

“Setelah meninggalkan dunia kampus, para wisudawan akan kembali di tengah masyarakat yang heterogen dan plural,” katanya.

Hal itu, kata dia, tentu menjadi tantangan tersendiri karena masyarakat juga memiliki ekspektasi atas wawasan keilmuan yang dimiliki untuk digunakan bagi kemanfaatan bersama.

“Oleh karena itu, lulusan UII diharapkan tidak pernah lelah untuk belajar dan bekerja keras mengembangkan potensi lain yang dimiliki,” katanya. (Ant)