Bestprofit Futures

Seorang penulis, wartawan, dan juga guru bernama Suki Kim menghabiskan enam bulan tinggal di Korea Utara. Perempuan keturunan Korea Selatan dan warga AS itu menyebut bahwa negara tersebut merupakan tempat paling menyedihkan di dunia. best jakarta

Di Korea Utara, Suki menjalani kehidupannya sebagai misionaris dan guru di Pyongyang University of Science and Technology pada 2011. Ia juga mengajar bahasa Inggris kepada anak-anak elite Korut.

Penulis Without You There is no Us itu mengatakan kepada CNN, orang Korea Utara sebenarnya ramah. Namun, mereka dibesarkan untuk menjadi tentara tanpa memiliki kebebasan. Bestprofit Futures

“Hidup mereka benar-benar dipetakan sesuai dengan perintah pemimpin tertinggi,” ujar Suki.

“Semua informasi dari luar dilarang dan tak diperlihatkan kepada mereka. Di sana benar-benar berlaku sistem kontrol absolut,” imbuh dia. profit jakarta

Dikutip dari News.com.au, Selasa (15/8/2017), ia juga mengungkap bagaimana orang-orang hidup seperti di dalam gelembung. Di Korea Utara, masyarakatnya hanya belajar soal pemimpin tertinggi mereka melalui surat kabar dan stasiun televisi.

“Untuk mencoba memahami Korea Utara, pada dasarnya itu adalah sekte pemimpin tertinggi,” ujar Suki yang mendeskripsikan bahwa negara itu berada dalam pengawasan total. Bestprofit Futures

“Merupakan masalah yang menyedihkan bahwa dunia semacam ini benar-benar ada dalam sejarah kita.”

“Ini adalah tempat paling menyedihkan di dunia,” kata Suki. Bestprofit Futures

Suki bukan satu-satunya jurnalis dan penulis yang pernah mengangkat isu Korea Utara.

Seorang kepala biro Washington Post di Tokyo, Anna Fifield, mengungkap sejumlah hal di negeri yang tertutup itu. Perempuan yang pernah mengunjungi Korut puluhan kali itu, mengatakan bahwa di sana tak diperbolehkan adanya perbedaan pendapat dan pencucian otak telah dimulai sejak dini. futures jakarta

Fifield juga mengungkap bahwa kemungkinan besar tak akan terjadi kudeta terhadap rezim Kim Jong-un.

“Korea Utara bertahan melalui ketakutan ini: orang-orang takut mempertanyakan sistem, itu semua karena adanya hukuman yang bisa dihadapi mereka dan keluarganya,” tulis Fifield.

Ia menambahkan bahwa itu semua membantu warga Korea Utara untuk tunduk.

Di lokasi itu menurut Kim Dong-yub, pakar militer Universitas Kyungnam, Seoul, empat rudal Korea Utara tadi bisa dengan tepat meluncur di atas ketinggian 3.356,7 kilometer melewati Shimane, Hiroshima dan Koichi–Jepang– selama 1.065 detik dan akan jatuh di perairan yang jaraknya 30 sampai 49 kilometer dari Guam.

Dong-yub menyebut Korea Utara sengaja membagikan foto itu untuk menunjukkan kepercayaan dirinya melawan Amerika Serikat. “Jika mereka ingin menghentikan rudal-rudal ini, maka cobalah hentikan,” ucap Dong-yub. Bestprofit Futures

“Amerika Serikat, pihak pertama yang membawa peralatan nuklir strategis ke dekat kita harus terlebih dahulu membuat keputusan yang tepat dan menunjukkan melalui tindakan jika mereka benar-benar ingin mengurangi ketegangan di semenanjung Korea dan mencegah bentrokan militer yang berbahaya,” ucap Kim Jong-un dalam laporan KNCA yang dikutip TIME. bpf jakarta

Pengumuman penundaan serangan itu langsung memunculkan anggapan bahwa ancaman Korea Utara selama ini hanyalah gertakan retorika semata, mengingat Korea Utara begitu berapi-api saat mengumumkan rencana peluncuran rudal itu.

Penundaan ini juga hanya berselang beberapa hari dari ancaman Presiden Amerika Serikat Donald J Trump yang menyebut Korea Utara ada dalam masalah besar jika berani meluncurkan rudal ke Guam.

Pada satu hari sebelum penundaan, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Marinir Joseph Dunford juga mengingatkan Korea Utara bahwa militer Amerika Serikat siap menggunakan kapabilitas militernya dalam skala penuh. Bestprofit Futures

Ancaman kepada Amerika Serikat bukan baru sekali dilontarkan Korea Utara. Pada 2013, Korea Utara juga pernah mengancam pangkalan-pangkalan AS di Pasifik, termasuk Guam dan Hawaii.

Saat itu juga disebarluaskan foto-foto Kim Jong-un bersama militernya menandatangani instruksi menempatkan roket dalam keadaan siaga tempur demi menyerang daratan AS. Dalam peta disebut-sebut Hawaii, Washington D.C., dan Texas.

( mfs – Bestprofit Futures )