Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 2pSaham-saham melonjak pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu di Bursa Efek New York, Amerika Serikat. Indeks Dow Jones naik lebih dari 200 poin. Penguatan bursa saham AS dipengaruhi laporan ketenagakerjaan yang lebih baik dari perkiraan sebelumnya mendukung pandangan positif terkait arah pemulihan ekonomi.

 

Seperti diberitakan CNBC, Senin 6 Oktober 2014, pemerintah AS melaporkan bahwa tingkat pengangguran pada bulan September turun menjadi 5,9 persen dan pada bulan yang sama perusahaan pun menambah rekrutmen pegawai sebanyak 248.000 orang atau naik dibanding capaian 180.000 orang di bulan Agustus. Laporan ketenagakerjaan ini lebih baik dari perkiraan sebelumnya.

 

Analis TD Ameritrade, JJ Kinahan, menyatakan bahwa penciptaan lapangan pekerjaan yang terjadi cukup luas, terutama yang pertumbuhannya paling mencolok tampak pada sektor bisnis jasa, ritel, perawatan kesehatan, konstruksi.

 

“Bawalah topi pesta, bukan soal sekedar angka hari ini, tetapi perkembangan data Agustus ternyata positif,” ujar Kinahan.

 

Laporan ekonomi lain menunjukkan bahwa defisit perdagangan AS secara tidak terduga menyempit pada bulan Agustus. Kondisi ini disebabkan kinerja ekspor yang meningkat drastis.

 

Menghentikan kerugian beruntun dalam empat sesi sebelumnya, indeks Dow Jones Industrial Average menguat sebanyak 226 poin dan ditutup naik 208,64 poin (1,2 persen) ke level 17.009,69. Sahan Goldman Sachs Group memimpin kenaikan indeks blue chips ini dengan. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,6 persen dibanding posisi akhir pekan sebelumnya.

 

Demikian pula dengan indeks S&P 500. Turun 0,8 persen dari capaian penutupan Jumat pekan sebelumnya, indeks S&P 500 berakhir menguat 21,73 poin (1,2 persen) ke level 1.967,90. Saham sektor keuangan dan perawatan kesehatan menunjukkan kinerja paling baik di antara komponen S&P dan saham di sektor utama seluruhnya masuk wilayah positif.

 

Adapun indeks NAsdaq naik 45,43 poin (1 persen) ke level 4.475,62. Dengan demikian Nasdaq turun 0,8 persen dibanding rekor penutupan Jumat pekan sebelumnya.

 

Volume perdagangan di Bursa Efek New York pada akhir pekan lalu mencapai 812.000 saham yang ditransaksikan dengan volume komposit mendekati 3,6 miliar saham. (ren)