Menjadi pemimpin bukanlah menjadi boss. Sangat mudah menjadi boss ketimbang sebagai pemimpin. Seorang pemimpin yang baik memiliki kebijakan yang diterima oleh semua orang yang mendukungnya. Dalam artian dirinya berada di tengah, mengakomodasi semua kebutuhan dan mampu melihat konflik dengan jernis dan jelas.

Tidaklah mudah menjadi pemimpin yang baik, tak juga tidak sulit untuk dapat menjadinya. Dibutuhkan kebesaran hati, kerendahan hati dan pemikiran yang luas untuk menjadinya. Yang patut diingat adalah, seorang pemimpin yang baik menjadi pelayan bagi bawahannya. Kemudian selalu berpijak pada visi dan misi besar yang diyakini bersama. Termasuk pula konsistensi dalam setiap ucapan dan tindakan.

Tak pelak biasanya seorang pemimpin akan berhadapan dengan konflik antar dua bawahannya. Apalagi bila dua bawahan itu memiliki posisi dan prestasi yang baik di dalam organisasi perusahaan. Seorang pemimpin yang baik tidak akan memandang posisi dan prestasi yang keduanya raih. Dirinaya harus terfokus pada akar dari konflik yang terjadi. Kemudian bersiap mengambil keputusan yang bisa jadi tidak populer pada salah satu bawahannya itu.

Pemimpin yang bijak itu ada baiknya memberikan reward di depan karyawan yang lain. Ini dimaksudkan sebagai cerminan keteladanan yang patut ditiru. Kemudian memberikan motivasi bagi karyawan lainnya untuk dapat mencapai prestasi tersebut. Namun bila berbicara mengenai punishment sebaiknya dilakukan dalam pintu tertutup, begitu juga ketika menumpahkan kemarahan Anda pada bawahan yang bermasalah. Ini berhubungan dengan sisi psikologis dari seseorang yang merasa dipermalukan di depan umum dan melukai pride-nya.

Simak poin-poin berikut:

  • Pemimpin yang baik selalu siap dengan keputusan yang tidak populer.
  • Selalu memfokuskan diri pada akar permasalahan yang sebenarnya.
  • Tidak mengambil sikap berat sebelah ketika terjadi masalah atau konflik.
  • Sebagai penengah dengan solusi yang baik berdasarkan musyawarah.
  • Tak memandang posisi dan prestasi seseorang ketika mengambil keputusan yang baik dan benar.
  • Memberikan reward yang baik sesuai dengan prestasi seseorang.
  • Bila memberikan punishment dilakukan dalam ruang tertutup.
  • Mendengarkan aspirasi, inspirasi dan ide dari bawah.
  • Bawahan bukanlah budak, melainkan mitra kerja.