Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

228169_tokyo-stock-exchange_663_382Pasar saham utama Asia dibuka lebih rendah pada transaksi awal Jumat 29 Agustus 2014, di tengah kekhawatiran memburuknya konflik antara Ukraina dan Rusia.

 

Seperti dikutip dari laman CNBC, pada Kamis waktu setempat, Ukraina menuduh Rusia telah menyerang negaranya menyusul adanya serangan ke kota pesisir Novoazovsk.

 

Tuduhan itu muncul setelah NATO memperingatkan bahwa Rusia telah memindahkan lebih dari 1.000 pasukannya ke Ukraina, yang menunjukkan adanya pergerakan pasukan di wilayah tersebut.

 

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir merosot 42,44 poin (0,3 persen) ke level 17.079,57.

 

Sementara itu, indeks S&P 500 kehilangan 3,38 poin (0,2 persen) pada level 1.996,74, dengan saham sektor keuangan yang paling mendapatkan kerugian diantara 10 kelompok industri utama.

 

Adapun indeks Nasdaq turun 11,93 poin ke level 4.557,69.

 

Departemen Perdagangan AS merilis data ekonomi yang menunjukkan ekonomi AS tumbuh lebih baik dari yang diproyeksikan sebelumnya, yakni pada kuartal kedua produk domestik bruto (PDB) meningkat 4,2 persen dari perkiraan sebelumnya hanya tumbuh 4 persen.

 

Laporan lain, yakni dari Departemen Tenaga Kerja yang melaporkan klaim tunjangan pengangguran turun 1000 menjadi 298.000 pada pekan lalu.

 

Sementara, National Association of Realtors melaporkan pada Juli lalu, lebih banyak warga AS yang menandatangani kontrak untuk membeli rumah, dengan indeks penjualan rumah yang tertunda naik menjadi 3,3 persen.

 

Indeks Nikkei di bursa Tokyo pagi ini turun 0,1 persen. Indeks acuan pasar saham Jepang ini melemah untuk kedua kalinya mendekati level terendah dalam dua pekan, karena investor lebih memilih untuk bersikap hati-hati.

 

Rilis indeks harga konsumen inti nasional pada Juli naik 3,3 persen, sementara data pengeluaran rumah tangga lebih buruk dari yang diharap dan data output industri juga meleset dari perkiraan sebelumnya.

 

Sementara itu, indeks S&P ASX 200 di bursa Sydney melemah 0,1 persen. Indeks patokan pasar saham Australia ini jatuh ke level terendah dalam sepekan.

 

Saham Virgin Australia dibuka mendatar setelah perusahaan itu membukukan pendapatan yang lebih rendah dibandingkan perkiraan pasar sebelumnya.

 

Adapun indeks Kospi di bursa Seoul bergerak turun 0,5 persen. Pelemahan indeks utama pasar saham Korea Selatan ini juga dipicu oleh anjlok lebih dari 1 persen saham blue-chip Hyundai Motor dan Samsung Electronics. (ita)