Mahalnya Harga Sebuah Pemilu Ulang

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari studentpreneur.co

Siang ini, KPU akan mengumumkan siapa yang akan memimpin Indonesia untuk tahun 2014-2019. Praktis, banyak isu spekulatif bahwa pihak yang kalah akan meminta pemilu ulang. Selain menyusahkan rakyat Indonesia yang harus mencoblos ulang, ternyata, menyelenggarakan pemilu bukanlah hal yang murah. Menurut sumber dari kompas, tahun ini KPU (komisi pemilihan umum) mendapatkan dana kurang lebih 16 Trilliun Rupiah dari pemerintah untuk penyelenggaraan pemilu. Untuk mendapatkan gambaran seberapa besar angka 16 Trilliun Rupiah ini, tim redaksi Studentpreneur telah menyusun beberapa perbandingan yang akan membuat Anda terkejut!

best profit 173Anda Bisa Menyekolahkan Anak SD dan SMP Seluruh Indonesia Selama 1 Tahun

 

Negara yang besar adalah Negara yang rakyatnya mendapatkan pendidikan yang layak. Dana anggaran yang disediakan untuk bantuan pendidikan anak SD dan SMP seluruh Indonesia adalah 11,3 Trilliun Rupiah. Apabila dana untuk pemilu ulang dialokasikan untuk pendidikan, setidaknya anak-anak Indonesia akan mendapatkan pendidikan 9 tahun, dari SD-SMP.

 

 

Mendanai Dana Berobat Selama 1 Tahun

 

Berdasarkan data dari kantor berita Antara, pemerintah menganggarkan 19,9 Trilliun bagi premi jaminan kesehatan nasional. Fakta tambahan, dengan uang sebesar 15,3 trilliun, Anda sudah bisa membeli semua aset PT ASKES dan PT Jamsostek, dua perusahaan ujung tombak pemerintah di bidang kesehatan.

 

 

Negara Bisa Mendanai Bisnis Rakyat Kecil

 

Menurut data dari Kementrian Koperasi dan UKM, Negara kita menganggarkan dana sebesar 20 Trilliun Rupiah untuk KUR (kredit usaha rakyat) per tahunnya. Anggap saja dana tambahan 16 Trilliun dari pemilu ulang bisa dialihkan ke KUR, dan asumsi tiap bisnis mikro meminjam 10 juta rupiah, dan 1 bisnis mikro mempekerjakan 2 orang, maka dana ini bisa menciptakan 1,6 juta bisnis mikro baru, membuka 3,2 juta lapangan kerja baru.

 

 

Hampir Bisa Menggratiskan Belanja di Alfamart

 

Setelah mempelajari laporan keuangan Alfamart, ternyata salah satu grup retail terbesar di Indonesia tersebut mencatatkan penjualan kurang lebih 18 Trilliun Rupiah pada tahun 2011. Artinya, apabila pemerintah mau menambahkan 2 Trilliun saja, maka siapapun yang berbelanja di Alfamart pada tahun 2011 bisa mendapatkan belanja secara gratis.

 

 

Baju Lebaran Baru Untuk Seluruh Rakyat Indonesia

 

Ya, ini perbandingan paling bodoh. Namun apabila dibagikan ke 200 juta rakyat Indonesia, masing-masing akan mendapatkan 80 ribu rupiah. Angka tersebut sudah cukup untuk membeli sebuah baju baru untuk menyambut lebaran. Menyenangkan rakyat dengan 1 baju lebaran tiap orang tentu bukan sebuah ide buruk (yeah, tapi itu ide gila anyway).

 

 

Masih banyak lagi perbandingan yang akan mengejutkan Anda, dan seberapa banyak yang bisa kita ubah dengan uang 16 Trilliun Rupiah. Bagaimana menurut pendapat Anda Sobat Studentpreneur? Anda punya ide gila untuk memperbaiki Indonesia dengan 16 Trilliun Rupiah? Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur.

Ini Fokus Investor Asing Setelah Pengumuman Presiden Baru

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari detik.com

best profit 172Hanya tersisa beberapa jam ke depan, nama Presiden baru Indonesia akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui proses rekapitulasi Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar 9 Juli lalu.

 

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar menilai pengumuman KPU memang sudah ditunggu oleh para investor. Namun, lebih daripada itu adalah kebijakan apa yang bisa diambil dalam jabatannya.

 

Ia menjelaskan, ada tiga tahapan yang menjadi pandangan dari investor. Pertama adalah berjalannya proses pemilu atau pilpres. Tahapan ini yang tengah berlangsung pada hari ini.

 

“Pertama adalah apakah prosesnya berjalan baik. Tahap hari ini kan kita dalam kerangka itu,” ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/7/2014).

 

Kedua adalah bagaimana proses pembentukan kabinet. Karena menurutnya lewat hal tersebut dapat diproyeksikan arah kebijakan yang berpengaruh besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

 

“Apakah kemudian hasil dari proses yang baik itu juga menghasilkan kepemimpinan dan katakanlah kabinet yang mampu mendorong terus pertumbuhan,” jelasnya.

 

Ketiga adalah kebijakan ini tersebut dapat berjalan atau tidak. Investor, kata Mahendra akan terus memantau setiap kebijakan yang dihasilkan.

 

“Ketiga adalah apakah hasilnya juga baik. Jadikan tidak bisa hasilnya semata-mata lalu terus selesai semua masalah ke depan,” sebut Mahendra.

 

Secara keseluruhan, Mahendra menambahkan kebutuhan investor adalah kepastian ekonomi yang stabil dalam jangka panjang. Terutama untuk investasi langsung atau direct investment.

 

“Kalau investasi langsung biasanya tidak lihat dari hari ke hari tapi lihat dari fundamental perekonomian kita yang tetap solid,” tukasnya.

(mkl/ang)

Harga jual dan beli emas Antam turun Rp 2 ribu

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari merdeka.com

best profit 172Harga emas batangan di Unit Bisnis Pengolahan dan penjualan PT Aneka Tambang turun sebesar Rp 2 ribu menjadi Rp 532 ribu per gram dari sebelumnya Rp 534 ribu per gram.

 

Hari ini emas di Jakarta dijual pada kisaran Rp 492.600 hingga Rp 532.000. Harga tersebut mulai terbesar untuk ukuran 1 gram dan harga terkecil untuk ukuran 500 gram.

 

Harga pembelian emas kembali (buyback price) juga dibuka turun sebesar Rp 2 ribu menjadi Rp 472 ribu per gram dari harga sebelumnya Rp 474 ribu per gram.

 

Berikut harga emas, dikutip dari laman resmi logammulia.com, Selasa (22/7):

 

emas 1 per gram Rp 532.000

 

emas 5 per gram Rp 503.000

 

emas 50 per gram Rp 494.000

 

emas 100 per gram Rp 493.500

 

emas 250 per gram Rp 493.000

 

emas 500 per gram Rp 492.600

[yud]

Jelang Lebaran, Giant Buka Hingga Tengah Malam

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari tempo.co

best profit 168Sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah pusat belanja moderen mulai menggelar program khusus. Salah satunya supermarket Giant Express di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan. Pada akhir pekan ini, supermarket tersebut buka hingga pukul 12 malam.

 

“Selama tiga hari di akhir pekan ini, Giant buka mulai pukul 8 pagi hingga tengah malam,” ujar Erni Subandi, salah satu kasir yang ditemui Tempo pada Ahad pagi, 20 Juli 2014. Biasanya, jam operasional supermarket ini adalah dari pukul 9 pagi hingga 10 malam.

 

Erni mengatakan pengunjung Giant pada akhir pekan ini membludak, bahkan hingga tengah malam. Rata-rata membeli kebutuhan untuk Lebaran seperti sirup, biskuit, dan mie instan. (baca:Jelang Lebaran, Mal Gelar Midnite Sale Lagi)

 

Tak hanya memperpanjang jam operasional, Giant Express juga menyediakan potongan harga spesial. Biskuit-biskuit kalengan ditumpuk tinggi di bagian tengah toko dengan harga yang telah didiskon. Di antaranya adalah biskuit Oreo kalengan yang diberandol seharga Rp 37 ribu dan Nissin Wafer Choco 220 gram seharga Rp 17 ribu dari sebelumnya Rp 21 ribu.

 

Selain biskuit, sirup Marjan 600 ml berbagai rasa juga mendapat potongan sekitar Rp 2 ribu menjadi Rp 16.800. Mie instan merek Indomie per kartonnya yang biasanya seharga Rp 71.500 turut didiskon menjadi Rp 68 ribu.

 

Dari pantauan Tempo, pada pukul 9 pagi tadi, sudah ada sekitar belasan pengunjung yang mendatangi supermarket ini. Rata-rata datang bersama keluarga. (baca: Akhir Pekan Ini Mal Kebut Penjualan)

 

Rudi Permadi, salah satu pengunjung mengatakan ia bermaksud membeli kebutuhan untuk persiapan mudik nanti. “Untuk mudik, saya beli makanan kemasan yang gampang diolah seperti mie instan, nugget, dan minuman kaleng,” kata Rudi yang akan pulang kampung ke Solo pada Rabu mendatang.

 

MOYANG KASIH DEWIMERDEKA

“Myhalal” Siap Pasarkan Produk NU ke Dunia

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari antaranews.com

Nama merek internasional “MyHalal” yang berpusat di Australia siap memasarkan produk buatan warga NU ke seluruh dunia, khususnya 44 negara Muslim di dunia.

 

“MyHalal itu bukan menjual barang, tapi menjual brand untuk produk berkualitas, harga terjangkau, berstandar internasional, dan halal, bahkan barang Indonesia akan mendunia dengan merek itu,” kata Direktur PT MyNU Moh Lutfi Handayani selaku pemegang paten merek MyHalal di Indonesia di Gedung PWNU Jatim, Minggu malam.

 

Didampingi Direktur Utama MyHalal Nick Ieronimo di sela-sela peluncuran lima produk NU yang pertama kali diberi merek itu, ia menjelaskan MyHalal yang akan dikembangkan ke seluruh Indonesia itu diluncurkan pertama kali di PWNU Jatim.

 

“Pemilik MyHalal memang non-Muslim, tapi mereka sudah berpengalaman hampir 25 tahun dalam memasarkan produk-produk negara Muslim dengan merek itu. Sekarang, mereka mulai masuk Indonesia dan menggandeng NU dengan peluncuran perdana di Jatim,” katanya.

 

Selain 100 persen produk Indonesia, MyHalal juga akan membantu produk warga NU yang potensial. “Kalau membutuhkan dana, mereka siap membantu, lalu mereka yang akan memasarkan. Tidak hanya itu, 2,5 persen dari pendapatan mereka akan disumbangkan ke NU,” katanya.

 

Untuk pemasaran produk MyHalal ke seluruh Indonesia, mereka mengawali dengan bekerja sama dengan Koperasi An-Nisa` Jatim yang dikelola Muslimat NU Jatim. “Mereka siap menyalurkan produk langsung ke koperasi sebagai agen, tapi bisa juga direct selling,” katanya.

 

Selain itu, MyHalal juga akan bekerja sama dengan sejumlah koperasi pesantren di seluruh Jatim dan beberapa swalayan modern. “Merek MyHalal itu cukup besar hurufnya, sehingga masyarakat Muslim tak perku mencari huruf Halal yang selama ini hanya kecil,” katanya.

 

Sementara itu, Direktur Utama MyHalal Nick Ieronimo menegaskan bahwa pihaknya menargetkan akan dapat memasarkan 20-30 produk warga NU dalam beberapa bulan ke depan. “Kami juga akan memberikan CSR satu persen kepada masyarakat Indonesia, seperti panti asuhan,” katanya.

 

Tentang produk Indonesia yang kini sudah dikembangkan, ia menyebut lima produk yakni kecap, saos tomat, sambal, kopi, dan beras. “Semuanya merupakan produk pengusaha NU, sehingga kami tidak melakukan impor barang asing ke Indonesia, bahkan sebaliknya,” katanya.

 

Ditanya alasan memilih Jatim sebagai tempat peluncuran perdana, ia mengatakan Indonesia merupakan negara Muslim terbesar di dunia dan MyHalal merupakan merek untuk makanan dan minuman “Halal”.

 

“Muslim terbesar di Indonesia adalah NU dan mayoritas warga NU ada di Jatim,” katanya dalam peluncuran yang dihadiri Ketua Umum Koperasi Mabadiku Bintang Sembilan, Irnanda Laksanawan, dan Ketua Pusat Koperasi An-Nisa` Jatim Hj Yayuk Wahyuningsih.

 

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Koperasi Mabadiku “Bintang Sembilan” Irnanda Laksanawan menyatakan kerja sama dengan MyHalal yang merupakan merek terpercaya di dunia akan membuat produk-produk warga NU bisa menguasai dunia.

 

“Tentu, hal itu akan mendorong kemandirian ekonomi umat,” katanya dalam peluncuran MyHalal di sela-sela Buka Bersama PWNU Jatim dengan PCNU se-Jatim yang dihadiri Gubernur Jatim, Wagub Jatim, Pangdam V/Brawijaya, dan Kapolda Jatim itu. (ar)