Wall Street Tertekan Krisis Irak

http://finance.detik.com

New York -Pasar saham Wall Street berakhir negatif gara-gara sentimen krisis di Irak. Data ekonomi dan tingkat pengangguran Amerika Serikat (AS) yang mengecewakan juga memberi tekanan.

Tiga indeks utama di bursa Paman Sam berakhir di zona merah. Para militan bersenjata di Irak terus bergerak mendekati ibukota Baghdad. Ini dilakukan setelah para jihadis tersebut mengambil alih sebuah kota yang hanya berjarak 90 kilometer ke selatan Baghdad.

Selama tiga hari terakhir, para jihadis Sunni yang tergabung dalam kelompok Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) terus melancarkan serangan ganas ke wilayah-wilayah Irak. Pasukan pemerintah sejauh ini gagal menghentikan aksi militan tersebut.

Presiden AS Barack Obama diminta mengeluarkan perintah untuk meluncurkan serangan demi meredam situasi tersebut. Namun Obama menolak untuk ikut campur di negara Timur Tengah tersebut. Pasar saham langsung terkena tekanan jual setelah komentar Obama tersebut.

“Ada sedikit krisis di sini. Kekhawatiran geopolitik mengambil alih semua berita. Ini situasi yang dinamis dan bergerak dengan cepat,” kata Timothy Ghriskey, kepala investasi pasar dari Solaris Asset Management LLC di New York, seperti dikutip Reuters, Jumat (13/6/2014).

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Dow Jones melemah 109,69 poin (0,65%) ke level 16.734,19. Indeks S&P 500 berkurang 13,78 poin (0,71%) ke level 1.930,11. Indeks Komposit Nasdaq turun 34,30 poin (0,79%) ke level 4.297,63.

Posisi intraday terendah yang sempat disinggahi masing-masing indeks acuan yaitu Dow Jones di 16.703,73, sedangkan S&P 500 sampai ke 1.925,78, dan Nasdaq di level 4.284,528.

Label Produk dan Kemasan Wajib Berbahasa Indonesia

MEDAN | DNA – Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor  67/M-DAG/PER/11/2013  (yang diundangkan di  Lembaran Negara pada  24  Desember 2013) jo. Nomor  10/M-DAG/PER/1/2014 (yang diundangkan  di  Lembaran Negara pada  21  Februari  2014)  tentang Kewajiban Pencantuman  Label  dalam Bahasa Indonesia. Peraturan ini akan berlaku secara efektif pada 25 Juni 2014 bagi barang yang  belum beredar di  pasar  dan tanggal 25  Desember  2014  untuk barang  yang  sudahberedar di pasar.
“Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 67/M-DAG/PER/11/2013, ketentuan pencantuman  label  harus dilakukan  dengan  cara  emboss, tercetak  atau  melekat secara utuh pada barang dan atau kemasan, serta bersifat permanen tidak berupa stiker,” kata Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi seperti dikutif dari laman Setkab.go.id.

Terdapat tambahan produk baru  yang  diatur dalam Permendag di  atas, yaitu  komputer tablet; dan 24 jenis tekstil dan produk tekstil, antara lain benang jahit, kain jadi, pakaian bayi,  barang jadi tekstil lainnya,  jersey, pullover, kardigan,  rompi,  track suit, ski suit  dan pakaian renang, garmen yang dibuat dari kain rajutan atau kaitan, sarung tangan, mitten  dan mitt, aksesori pakaian jadi lainnya (syal, scarf, muffler, mantilla, veil), mantel panjang,car-coat, jubah bertopi,  cloak, anorak untuk pria  atau  anak laki-laki,  mantel panjang,anorak untuk wanita atau anak perempuan, pakaian dalam untuk pria atau anak laki-laki, pakaian dalam untuk  wanita atau anak perempuan,  kutang, girdle, korset,    brace, suspender, garter dan sejenisnya serta bagiannya, rajutan atau kaitan maupun tidak, saputangan, dasi, dasi kupu- kupu dan cravat, aksesori pakaian jadi lainnya, bagian dari garmenatau dari aksesori pakaian, barang perabot lainnya, kantong dari karung, barang keperluanberkemah, barang jadi lainnya, handuk, panty hose, tight, stocking, dan kaos kaki.

Kementerian Perdagangan telah melaksanakan sosialisasi kepada  pelaku usaha, yang dilanjutkan dengan pertemuan terpisah dengan beberapa pelaku usaha untuk membahas substansi secara lebih khusus.

“Peraturan Menteri ini telah beberapa kali disosialisasikan kepada para pelaku usaha dan  pada  saat proses penyusunan  juga  melibatkan  asosiasi pelaku  usaha,”  ujar  Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen, Widodo.

Dengan diberlakukannya  peraturan  ini, maka pengajuan  Surat Keterangan PencantumanLabel  Dalam Bahasa Indonesia  (SKPLBI) dan Surat Pembebasan  Kewajiban Pencantuman Label Dalam Bahasa Indonesia (SPKPLBI) berdasarkan Permendag di atas dapat diajukan ke Unit Pelayanan Perdagangan (UPP) mulai tanggal  20 Juni 2014.(dna/mdn)

Pertempuran Irak dan Proyeksi Bank Dunia Tekan Bursa Regional

http://www.beritasatu.com

Tokyo – Bursa saham Asia pada perdagangan Kamis (12/6) melemah setelah saham-saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) tergerus menyusul perang sipil di Irak sehingga harga minyak mentah dunia merayap naik.

Indeks Nikkei Jepang jatuh 0,9 persen, sedangkan indeks kawasan Asia Pasifik MSCI di luar Jepang merosot 0,15 persen. Adapun indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah -0,04 persen.

Koreksi juga dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,60 persen dan indeks S&P500 sebesar -0,35 persen menjadi 1.943,89, turun signifikan untuk pertama kailnya dalam tiga minggu terakhir. Diketahui, pada Senin lalu S&P mencapai rekor tertinggi ditutup di level 1.951,27.

“Bursa saham alami aksi ambil untung (profit taking) setelah rally panjang yang telah terjadi belum lama ini. Saya berharap bursa saham dunia akan tetap solid,” kata strategi senior di Okasan Securities, Kensaburo Suwa, di Tokyo (Kamis (12/6).

Pelemahan bursa saham Asia dan global tak lepas dari pernyataan Bank Dunia yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Berdasarkan laporan tersebut perekonomian global diperkirakan tumbuh 2,8 persen tahun ini. Angka ini turun 0,4 poin dibandingkan perkiraan pertumbuhan di Januari yaitu 3,2 persen.

Bank Dunia juga menurunkan perkiraan pertumbuhan bagi AS yaitu dari 2,8 persen menjadi 2,1 persen. Laporan Bank Dunia mengatakan cuaca buruk mengakibatkan ekonomi menurun pada kuartal pertama tahun ini.

Bank Dunia menurunkan perkiraannya bagi negara-negara berkembang dari 5,3 persen menjadi 4,8 persen. Laporan tersebut menyebutkan hal ini diakibatkan krisis di Ukraina.

Hal ini diperburuk dengan pertempuran sipil di Irak yang diperkirakan akan menghambat pasokan minyak mentah dunia. Diketahui, militan dari kelompok sayap Al-Qaeda merebut kota terbesar kedua dari Mosul awal pekan ini untuk menuju kota kilang minyak Baiji.

Kondisi ini membuat harga minyak mentah berjangka AS diperdagangkan pada US$ 104,46 per barel, atau mendekati level tertinggi tiga bulan dari US$ 105,06 pada Selasa.

Produsen Elektronik Tingkatkan Inovasi Jelang Lebaran

http://www.aktual.co

“Jelang hari raya idul fitri tahun ini, kami memproduksi mesin cuci dua tabung (semi otomatis), mesin cuci satu tabung (full otomatis), dan mesin cuci ‘Front Loading’,” kata Direktur Pemasaran Sanken, Teddy Tjan, di Surabaya, Rabu (11/6).

Jakarta, Aktual.co — Produsen elektronik skala nasional, PT Sanken Argadwija gencar meningkatkan inovasi sejumlah produknya menjelang Lebaran 1435 Hijriah guna memperluas pangsa pasarnya di tanah air.

“Jelang hari raya idul fitri tahun ini, kami memproduksi mesin cuci dua tabung (semi otomatis), mesin cuci satu tabung (full otomatis), dan mesin cuci ‘Front Loading’,” kata Direktur Pemasaran Sanken, Teddy Tjan, di Surabaya, Rabu (11/6).

Ia mengungkapkan, dengan berbagai inovasi berteknologi tinggi dan pengalaman dalam menghasilkan produk berkualitas pihaknya optimistis mampu meningkatkan animo pasar perdagangan nasional. Apalagi, bagi konsumen yang mengerti produk mesin cuci berkualitas dan bercita rasa seni tinggi.

“Sementara kini pola hidup masyarakat terutama mereka yang berada di kota besar semakin berubah. Gaya hidup masyarakat perkotaan seperti Jakarta dan Surabaya justru memiliki karakter tersendiri dalam memilih barang yang dibutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, jelas dia, mereka sudah teredukasi dengan produk berkualitas. Misalnya ketika memandang produk mesin cuci, tidak hanya sebatas fungsional tapi bagian dari gaya hidup.

“Oleh sebab itu, kami berupaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengeluarkan barang elektronik yang sesuai kebutuhan pasar nasional,” katanya.

Ia optimistis, inovasi yang dilakukan produsen elektronik itu terhadap produk mesin cucinya memperoleh tanggapan positif dari masyarakat terutama menjelang Lebaran 1435 Hijriah.

“Kehadiran produk itu sekaligus meringankan beban mereka saat mencuci yang selama ini dianggap sebagai pekerjaan rumah terberat, khususnya jelang momentum besar keagamaan mendatang,” katanya.
(Ant)

Harga Emas Dunia Kembali Naik

Investasi emas

REPUBLIKA.CO.ID, CHICAGO — Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Rabu (11/6) atau Kamis (12/6) pagi WIB, karena Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan global. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik 1,1 dolar AS atau 0,09 persen, menjadi menetap di 1.261,2 dolar AS per ounce.

Logam mulia ditutup lebih tinggi untuk hari ketiga berturut-turut, karena Bank Dunia memangkas perkiraan pertumbuhan dunia menjadi 2,8 persen untuk tahun ini. Pada Januari, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan 3,2 persen, didasarkan pada musim dingin di AS dan ketegangan geopolitik di Ukraina.

Bursa saham di Eropa, Asia dan AS turun menyusul penurunan perkiraan pertumbuhan global, meningkatkan daya tarik emas sebagai komoditi safe-haven. Analis pasar percaya bahwa pasar sepi karena investor mengalihkan perhatian mereka untuk Piala Dunia FIFA di Brazil, yang akan dimulai Kamis (12/6).