Peta Jatuhnya MH370 dari Anak Berkebutuhan Khusus

KabarIndonesia – Menarik sekali ketika salah satu siswa berkebutuhan khusus SDIT Alam Biruni menyungguhkan gambar letak pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang. Adalah Muhammad Ihsan Alifiah, anak super yang sekarang sedang duduk di bangku kelas 4 SDIT Alam Biruni, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung ini selalu mengikuti  pemberitaan tentang hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 yang sampai detik ini belum juga diketemukan oleh beberapa negara yang ikut membantu pencarian tersebut termasuk Indonesia.

“Pak Ijal, saya tahu tempat di mana Pesawat Malaysia Airlines MH370 itu jatuh,” ujarnya kepada salah seorang guru tadi siang di kantor gurunya.

Dengan spontan anak super ini mengambil kertas dan alat tulis lainnya, lalu mulai menggambarkan peta posisi jatuhnya pesawat tersebut. Ia sangat meyakini pesawat Malaysia yang hilang itu jatuh dan pada saat di lokasi posisi pesawat tersebut hilang kontak.

Ketika salah seorang guru ditanya oleh penulis, Pak Ruslan selaku wali kelas anak cerda itu menyebutkan Muhammad Ihsan Alifiah adalah anak berkebutuhan khusus di sekolah. Ia gemar membaca peta dunia. Di meja belajarnya selalu ada Atlas Dunia dan terkadang ia bawa ke mana pun ia pergi.

Ada lagi yang menarik pada anak itu adalah setiap jam istirahat, ia selalu berada di ruang guru untuk membaca koran harian langganan sekolah. Dengan media itu  ia bisa mengikuti pemberitaan tentang jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370.

Pola asuh, semangat orang tua dan guru sekolah tempat ia mengajar memang sangat mendukung sekali untuk terus mengembangkan kelebihan yang ia miliki sehingga kelak ia akan berbuat banyak bagi bangsa Indonesia. Semoga. (*)

Kenaikan Harga Properti di Jakarta 30 hingga 40 Persen

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Platform properti global, www.lamudi.com menyebutkan sejumlah kota menjadi investor properti di pasar terkini. Sebagai website yang beroperasi di 22 negara, Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah telah memilih beberapa kawasan dengan melihat peluang investasi berdasarkan tren pasar enam bulan terakhir.

Kota-kota di Asia tampil memimpin, namun tidak menutup kemungkinan hadirnya kawasan baru yang memiliki potensi investasi.

Saat ini Jakarta menempati posisi teratas untuk kawasan yang paling diincar investor untuk berinvestasi, dikarenakan oleh tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh pesat.

Kemudian ditambah menjamurnya proyek real estate mewah di wilayah ini. Harga properti terus melambung, bahkan mencapai kisaran 30 hingga 40 persen per tahun. Disusul Manila, Meksiko, Maroko, dan Dhaka menempati urutan selanjutnya dalam lima besar daftar kota tersebut.

Kian Moini, Global Co-Founder Lamudi mengatakan, investor yang mencari peluang-peluang baru di pasar terkini seharusnya bisa mengincar salah satu kota dari deretan kota tersebut.

Negara-negara yang menjadi lokasi tempat Lamudi beroperasi sedang mengalami ledakan pasar real estaste, yang dipicu dengan pertumbuhan kelas menengah dan juga kekuatan perekonomian di negara tersebut.

“Kota-kota di Filipina dan Indonesia merupakan kawasan yang memiliki prospek kuat, yang membuktikan bahwa kawasan Asia adalah salah satu hotspot pasar terkini dunia,” kata Kian, Selasa (29/4/2014).

Kawasan tersebut akan lebih menarik minat pasar ketika negara tersebut mampu mengatasi berbagai isu seperti transparansi dan pemerintahan, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung investasi. (eko sutriyanto)

 

Tambah Bus, Dishub Anggarkan Rp 1,7 Triliun

Untuk meningkatkan layanan angkutan umum di ibu kota, tahun ini Pemprov DKI Jakarta tetap menganggarkan Rp 1,7 triliun untuk penambahan bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB). Namun, berbeda dengan sebelumnya, pengadaan yang dilakukan tahun ini tidak lagi menggunakan sistem lelang melainkan menggunakan e-katalog.

“Belum tahu berapa banyak yang bisa dibeli. Itu kan tergantung harganya. Jumalah unitnya itu tergantung berapa harga yang dimuat di e-katalog “

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Muhammad Akbar mengatakan, dengan e-katalog, pihaknya tidak perlu lagi melakukan survei barang. Sebab, survei akan dilakukan langsung Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Tak hanya itu, dengan e-katalog juga dipastikan akan lebih banyak pilihan.

“Sekarang sedang disiapkan. Kan sampai sekarang dari LKPP belum selesai menerbitkan daftar harga bus yang akan dimasukan ke dalam e-katalog,” ujar Akbar di Balaikota, Senin (28/4).

Dikatakan Akbar, pihaknya juga belum bisa mengetahui berapa banyak bus yang akan dibeli lantaran LKPP belum mengeluarkan harga satuan bus. “Belum tahu berapa banyak yang bisa dibeli. Itu kan tergantung harganya. Jumalah unitnya itu tergantung berapa harga yang dimuat di e-katalog,” katanya.

Tahun lalu, penambahan bus oleh Pemprov DKI menggunakan bus buatan Tiongkok yakni, Ankai dan Yu Tong. Diharapkan dengan menggunakan e-katalog akan ada beberapa pilihan merk bus lagi yang akan ikut serta dalam penawaran. Seperti perusahaan bus asal Swedia, Scania yang belakangan diketahui sudah mengajukan penawaran.

Bursa Asia bergerak fluktuatif

 

SEOUL. Bursa saham Asia bergerak fluktuatif di dua zona setelah saham di Amerika Serikat (AS) menguat. Banyak investor di Asia banyak menimbang kinerja pendapatan emiten sebelum melakukan transaksi.

Indeks MSCI Asia Pacific Index belum termasuk Jepang berubah menjadi 475,84 pada pukul 09:49 waktu Seoul. Saham yang naik adalah; Saham Posco naik 3,1% setelah Korea Economic Daily mengatakan, perusahaan baja terbesar Korea Selatan itu mempertimbangkan penjualan Daewoo International Corp.

Sementara itu, saham Samsung Electronics Co turun 0,1% di Seoul setelah naik 0,5% karena laba di bawah perkiraan analis. Newcrest Mining Ltd, produsen emas terbesar di Australia tergelincir 1,4% karena harga emas menuju penurunan untuk hari kedua.

Saham di AS menguat karena di dorong oleh kenaikan saham Pfizer Inc yang berencana untuk membeli perusahaan asal London AstraZeneca Plc. Rencana itu membuat saham Pfizer naik 4,2%. “Investor berhati-hati,” kata Tim Schroeders, manajer Pengana Capital Ltd Melbourne.

Selain menunggu kinerja emiten, ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina juga menjadi pertimbangan investor saat ini.

Editor: Asnil Bambani Amri
Sumber: Bloomberg

Harga Emas di Pasar Global dan Domestik Merosot

Harga emas batangan Antam dijual Rp533.000 untuk ukuran satu gram.

VIVAnews – Harga emas berjangka berakhir dengan level di bawah US$1.300 per ounce pada penutupan perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat.Seperti diberitakan Marketwatch, Selasa 29 April 2014, harga kontrak emas untuk pengiriman Juni jatuh US$1,80 (0,1 persen) ke level US$1.299 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Menurut Adam Koos, analis dari Libertas Wealth Management Group, penurunan harga emas disebabkan oleh serangkaian kejadian di pasar saham. “Ini karena sebuah orkestra peristiwa,” ujar Koos.

Ia menjelaskan, penurunan ini bisa memiliki keterkaitan dengan fakta bawa Newmont Mining telah menampik negosiasi merger dan akuisisi dengan Barrick Gold.

Isu pemberitaan untuk “non-emas” yang mengemuka mengenai merger dan akuisisi begitu positif pada awal perdagangan bursa Senin sehingga meningkatkan keyakinan di pasar, lalu mendorong kenaikan harga di pasar saham. “Ini yang kemudian memukul sentimen kerumunan untuk mengalihkan investasi ke pasar emas,” kata Koos.

Pasar Domestik

Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini juga bergerak turun.

Harga emas batangan Antam dijual Rp533.000 untuk ukuran satu gram, atau turun Rp2.000 dibandingkan harga per gram pada transaksi Senin 28 April 2014 yang dipatok Rp535.000.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.520.000, ukuran 10 gram Rp4.990.000, ukuran 25 gram Rp12.400.000, ukuran 50 gram Rp24.750.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.450.000.

Harga emas ukuran 250 gram pun masih dipatok pada level Rp123.500.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp246.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp473.000 atau naik Rp2.000 dibandingkan dengan transaksi sebelumnya. (one)

© VIVA.co.id