Yen terpantau menguat di pasar Asia hari ini

Financeroll – Yen terpantau menguat di pasar Asia hari ini, setelah data menunjukkan keuntungan yang besar untuk harga barang-barang perusahaan.

USDJPY diperdagangkan pada 102,21 turun 0,06 % setelah Jepang CGPI domestik untuk April naik 2,8 % , sesuai harapan .

NZDUSD diperdagangkan pada 0,8626 turun 0,01 % pada awal perdagangan setelah komentar oleh gubernur bank sentral dan lebih lemah dari penjualan ritel yang diharapkan.

AUDUSD diperdagangkan pada 0,9367 naik 0,10 %, setelah rilis dari anggaran federal pada Selasa yang menunjukkan upaya untuk menghapus defisit anggaran dalam tahun-tahun mendatang melalui pemotongan belanja dan pajak.

Index dolar yang melacak kinerja greenback terhadap mata uang utama lainnya turun 0,03 % di level 80,17. [ry]

Dolar Naik Terhadap Euro Didukung Data Jerman

WE Online, New York – Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB, 14/5/2014), dan naik terhadap euro setelah data menunjukkan kepercayaan investor di Jerman turun tajam.

Pusat Riset Ekonomi Eropa ZEW melaporkan indeks investor dan ekspektasi analis Jerman dalam enam bulan ke depan merosot menjadi 33,1 pada Mei dari 43,2 pada April.

Angka itu jauh di bawah perkiraan pasar dan mengangkat kekhawatiran bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) dapat mengimplementasikan langkah-langkah pelonggaran moneter lebih besar untuk meningkatkan perekonomian kawasan.

Data ekonomi AS yang dirilis pada Selasa tampak bervariasi. Sentimen usaha kecil AS melonjak ke tertinggi dalam enam setengah tahun terakhir pada April, dengan Indeks Optimisme Usaha Kecil naik 1,8 poin ke tingkat tertinggi pasca resesi 95,2, kata Federasi Nasional Bisnis Independen.

Namun, penjualan ritel AS naik 0,1 persen pada April setelah direvisi naik 1,5 persen pada Maret, Departemen Perdagangan melaporkan. Angka itu gagal memenuhi ekspektasi pasar.

Dalam laporan terpisah, departemen mengungkapkan bahwa persediaan produsen dan perdagangan AS naik 0,4 persen pada Maret dari bulan sebelumnya, juga sedikit di bawah perkiraan pasar.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,3699 dolar dari 1,3755 dolar pada sesi sebelumnya dan pound Inggris turun menjadi 1,6822 dolar dari 1,6866 dolar. Dolar Australia merosot menjadi 0,9357 dolar dari 0,9363 dolar.

Dolar dibeli 102,29 yen Jepang, lebih tinggi dari 102,17 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 0,8904 franc Swiss dari 0,8881 franc Swiss dan bergerak turun menjadi 1,0913 dolar Kanada dari 1,0981 dolar Kanada. (Ant)

Lupakan Passion, Fokuslah Pada Proses

Masalah yang bisa timbul dari pepatah “follow your passion” adalah : Kita tidak dapat mencintai semua yang kita kerjakan. Seseorang harus dapat melakukan pekerjaan dan dapat menjual barang yang terlihat “tidak seksi” tetapi dapat membuat dunia ini menjadi lebih baik.

Hal tersebut seperti yang kita lihat pada Braintree, sebuah perusahaan yang melakukan pemprosesan kartu kredit. Anda tidak akan bertemu dengan banyak orang yang mengklaim mencintai tugas memproses kartu kredit. Bahkan Bryan Johnson, pendiri Braintree mengatakan bahwa dia tidak terlalu bersemangat dengan perusahaan pemrosesan pembayaran tetapi dia memiliki passion untuk membangun perusahaan yang baik. Johnson mendapatkan kepuasan  dengan membuat pelanggan senang, menciptakan tempat kerja yang nyaman untuk karyawan dan dapat menciptakan industri yang baik.

Contoh berikutnya, InsuranceAgents.com yang menjual asuransi. Sangat sulit untuk dapat menemukan orang dengan semangat tinggi dalam bidang asuransi. Seth Kravitz dari InsuranceAgents.com mengatakan bahwa asuransi bukan industri yang menarik tetapi itu bukan berarti pekerjaan asuransi adalah pekerjaan yang tidak bermakna. Kita harus dapat menemukan cara untuk dapat membuat pekerjaan lebih menyenangkan. Dan dapat membuat lingkungan yang nyaman.

Kedua perusahaan ini telah berhasil melepaskan “passion” dan mengutamakan proses daripada passion.

Sayangnya Passion Memiliki masalah …

Pada bagian ini, terlihat meskipun ada keindahan di dalamnya, tetapi pasti ada masalah di balik passion. Untuk satu hal, passion dari kebanyakan orang tidak begitu unik. Itulah sebabnya mengapa begitu sulit seseorang untuk dapat sukses misalnya dalam bisnis restoran atau sebagai penari profesional. Anda dapat bersaing melawan orang lain dengan mimpi yang sama. Termasuk jika anda ingin mengubah passion dalam bisnis anda, itu adalah cara terbaik bagi anda. Anda mungkin mencintai musik, tetapi menjadi seorang kritikus musik , tentu anda harus mendengarkan ratusan album setiap bulannya. Termasuk sesuatu yang anda benci. Pada akhirnya, anda mungkin akan menemukan bahwa Anda tidak suka melakukan apa yang seharusnya Anda cintai. Kravitz mengatakan,” Saya suka membaca buku, tetapi saya tidak suka membuat resensi buku. Apa yang anda suka lakukan dalam kehidupan pribadi anda, seringkali tidak bisa diterjemahkan menjadi sebuah bisnis.”

Bagaimana Cara Mengatasinya ?

Jadi apakah ini berarti kita semua ditakdirkan untuk hidup dengan menggali kebosanan? Tidak ini adalah tentang passion. Sambil bekerja dengan hal yang anda suka, anda juga dapat berpikir tentang bagaimana untuk dapat bekerja dengan cara yang anda suka.

Amy Hoy mencoba mengulas tentang Don’t follow Your Passion. Berikut ini kutipan dari The Cute Little Café Syndrome:

“Jika anda ingin dapat menjalankan bisnis kafe yang sukses, dan menikmatinya, anda perlu untuk mencintai lebih dari secangkir kopi. Anda juga harus mendapatkan semacam kesenangan, bahkan kepuasan dari kegiatan sehari-hari Anda. Yang berarti tentu anda harus berinteraksi dengan pelanggan, mempekerjakan dan mengelola staf, menunggu , menangani kebutuhan sehari-hari seperti memesan bahan, membersihkan , membayar sewa, pemasaran dan berurusan dengan pelanggan yang ingin duduk di meja anda sepanjang hari hanya untuk minuman seharga $2.”

Anda dapat mendapatkan petunjuk dari contoh ini dan menjadi perusahaan seperti Braintree dan InsuranceAgents.com yang dapat berhasil. Anda dapat menemukan makna apa yang Anda lakukan. Bekerja untuk dapat meningkatkan usaha Anda. Anda bisa mendapatkan sukacita dari pelanggan. Anda dapat bertemu dengan beberapa orang di lingkungan yang ada. Anda juga dapat mengetahui rincian dan proses sehari-hari yang dapat membuat anda lebih termotivasi. Yang paling penting adalah bagaimana cara Anda menjual, bukan apa yang Anda jual.

Mungkin arti “passion” di sini tidak romantis dan tidak ideal, tetapi jika hal itu dapat memberikan Anda kegembiraan dan keuntungan, maka itu tidak jelek . Anda akan dapat berjalan jalan dan memiliki  waktu luang untuk dapat melakukan apa yang anda inginkan.

note: Ditulis oleh Matt Linderman, karyawan pertama dari 37signals.com dan co author dari buku Rework.

Sumber: startupbisnis

Tidak Produktif Bekerja? Mungkin Karena Kebiasaan Ini

iBerita.com — Tidak Produktif Bekerja? Mungkin Karena Kebiasaan Ini. Produktivitas dalam bekerja seringkali berpengaruh terhadap hasil akhir sebuah pekerjaan. Para orang yang produktivitas bekerjanya rendah, tidak menutup kemungkinan jika hasil pekerjaannya pun tidak memuaskan. Penyebab produktivitas bekerja yang rendah dapat berasal dari berbagai hal. Salah satunya yang paling dominan adalah kebiasaan diri yang berdampak negative pada produktivitas di kantor.

Seperti dikutip dari Lifehack.org, Selasa (13/5/2014), jika Anda menjalani rutinitas tanpa agenda yang jelas, waktu di kantor akan banyak terkuras. Apalagi jika Anda juga memiliki kebiasaan mengecek email terlalu sering. Lebih jelasnya, berikut 5 kebiasaan kerja yang membuat Anda tak produktif di kantor:

1. Ponsel dan email

Ponsel dan email adalah dua hal yang paling sering digunakan untuk berkomunikasi satu dengan yang lain. Saat ini bahkan komunikasi dengan cara ini jauh lebih diminati dibandingkan dengan bertemu secara langsung. Kebiasaan mengecek ponsel dan email lebih dari lima kali dalam satu jam, menunjukkan Anda sudah berlebihan. Apalagi jika di tempat lain, ada rekan Anda yang melakukan hal serupa. Akibatnya ponsel dan email akan menyita perhatian Anda untuk mengobrol dan mengabaikan pekerjaan.

Bersosialisasi jelas penting, tapi harus tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Jangan sampai ponsel dan email justru membuat Anda keasyikan bersosialisasi dan melupakan pekerjaan. Cobalah menyiasatinya dengan fokus pada pekerjaan penting dalam 30-45 menit dan baru mengecek ponsel atau email. Selama anda terus-terusan mengecek ponsel atau email tanpa ada panggilan masuk, Anda tidak akan pernah bisa fokus pada pekerjaan lain yang lebih penting.

2. Rapat

Rapat adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dalam pekerjaan kantoran. Tetapi ternyata rapat banyak menguras waktu dan dapat mengurangi produktivitas kerja. Padahal tidak semua rapat benar-benar membicarakan hal penting di dalamnya. Rapat memang penting, tetapi alangkah lebih baik jika rapat dilakukan secara singkat, padat, teratur dan terjadwal sehingga tidak perlu ada rapat mendadak hanya untuk membahas hal yang mendadak terjadi. Hal yang mendadak seringkali terjadi karena kurang adanya persiapan dan perencanaan yang matang. Sebuah penelitian membuktikan, setiap minggu, para karyawan kehilangan banyak jam kerjanya hanya karena harus mengikuti rapat.

3. Kerja lembur

Jam kerja normal di Indonesia adalah 8 jam. Setelah lewat batas waktu itu, umumnya produktivitas keryawan sudah menurun. Karenanya Anda tak disarankan untuk bekerja di malam hari setelah pulang kerja meskipun memiliki waktu. Anda justru disarankan untuk menghibur diri sendiri dibandingkan bekerja. Jika Anda bekerja larut malam selama berjam-jam, Anda hanya akan merasa lelah dan kehilangan banyak waktu produktif untuk bekerja di siang harinya. Anda disarankan untuk bekerja hingga larut malam jika memang benar-benar harus melakukannya.

4. Kopi

Kopi menjadi bagian tidak terpisahkan dalam pekerjaan. Kandungan kafein dalam kopi dapat memicu semangat, meski sesaat. Tetapi ternyata hal ini tidak banyak membantu dalam meningkatkan produktivitas kerja di kantor. Artinya, hindari meminum kopi terlalu banyak di pagi hari dan konsumsi makanan bernustrisi.

5. Makan di meja kerja

Dengan alasan tidak punya waktu, sebagian orang memilih makan di meja kerja. Mereka mungkin berpikir jika hal ini menunjukkan efisiensi waktu dalam menuntaskan berbagai pekerjaan. Faktanya, makan di meja kerja akan menguras fokus dan waktu Anda. Terlebih lagi, potensi makanan tumpah juga dapat mengganggu konsentrasi kerja Anda. Selain itu, makan di meja kerja membuat Anda lebih lahap dan berpotensi gemuk.

BI Revisi Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini

NERACA

 

Jakarta –  Bank Indonesia (BI) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2014. Padahal, pada Maret lalu prediksi pertumbuhan tahun ini telah direvisi dari 5,9% hingga 6,2% menjadi 5,5 % hingga 5,9%.

“Bank Indonesia melihat pertumbuhan ekonomi pada 2014 ada di kisaran 5,1% hingga 5,5%, sebelumnya diperkirakan 5,5% sampai 5,9%,” kata Gubernur BI, Agus Martowardojo, di Jakarta, Kamis (8/5)

Agus menambahkan, data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2014 hanya mencapai 5,21%. Ini menunjukkan capaian yang lebih rendah dibanding pertumbuhan sebesar 5,72% pada kuartal IV-2013.

Kondisi ini merupakan dampak aturan larangan ekspor hasil tambang mentah. Sebagaimana diketahui, ketentuan larangan ekspor mineral mentah serta mewajibkan pengolahan dan pemurnian barang tambang sebelum diekspor 
diatur Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang diberlakukan mulai awal tahun ini. 

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat dipengaruhi ekspor riil yang mencatat kontraksi,” kata Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo, menambahkan, ada tiga faktor yang menyebabkan penurunan kinerja ekspor. 

Pertama, pelemahan permintaan, terutama dari Tiongkok. Kedua, penurunan harga komoditas. Ketiga, dampak kebijakan larangan ekspor mineral mentah. 

Karena itu, menurut Perry, BI pun memperbaiki perkiraan pertumbuhan ekspor dari sekitar 8% menjadi di kisaran 1%.

“Kami merevisi perkiraan ekspor riil. Awalnya, kami perkirakan barang dan jasa bisa tumbuh 8,1-8,5%. Ternyata, setelah melihat realisasi dan tiga faktor, kami memperkirakan pertumbuhan ekspor barang dan jasa pada 2014 sebesar 1,5%-1,9%,” kata Perry.

 

Beberapa waktu lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2014 berada pada level 5,21%, melambat dibanding periode yang sama tahun lalu, sebesar 6,02%. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal sebelumnya, maka pertumbuhan kuartal ini naik 0,95%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan sektor-sektor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan I 2014 adalah pertanian, kehutanan, perikanan sebesar 22,79%, keuangan, real estate dan jasa perusahaan sebesar 2,19% dan pengangkutan dan komunikasi sebesar 1,11%.


“Ada empat yang memperlambat pertumbuhan yakni karena ada perlambatan bahan makanan dampak dari pergeseran tanam dan panen akibat banjir, penurunan di sektor pertambangan karena pembatasan ekspor barang langsung. Ini bagus untuk jangka menengah dan panjang. Perlambatan juga di sektor perdagangan, dulu 6,5% sekarang 4,9%, impor juga turun dan ekspor turun. Terakhir, perlambatan pada sektor bank. Sementara, ada faktor yang meredam perlambatan yakni Pemilu, kampanye di sisi konsumsi dan harga perkebunan yang bagus,” katanya.

Menurut dia jika dilihat secara tahunan, sektor yang mengalami kontribusi tertinggi adalah sektor pengangkutan dan komunikasi 10,23%, konsumsi 6,54% dan listrik dan gas sebesar 6,52%.

Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2014 menurut pengeluaran secara qtoq disumbang antara lain pengeluaran konsumsi rumah tangga 0,70%, konsumsi rumah tangga meningkat karena Pemilu. Pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami penurunan 44,17%. Hal ini juga siklus dibanding tahun sebelumnya.

Pembentukan modal tetap bruto mengalami penurunan 5,62%. BPS mencatat ada peningkatan penurunan ekspor yang menurun 11,44% dan impor mengalami penurunan 12,93%. Perlambatan perekonomian triwulan I 2014 disebabkan oleh melambatnya sektor pertambangan dan perdagangan karena dampak UU minerba. [agus]