IHSG Dibuka Naik ke 5.345,43, Sektor Perkebunan Pimpin Penguatan

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham Kamis pekan ini. Sebanyak 161 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Kamis (27/8/2020), IHSG menguat 2,33 poin atau 0,08 persen ke posisi 5.345,43. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,12 persen ke posisi 850,36.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.353,22. Sedangkan terendah 5.339,33.

Sebanyak 161 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 141 saham melemah dan 40 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 26.768 kali dengan volume perdagangan 722,9 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 310 miliar.

PT Bestprofit Futures – Tercatat, investor asing jual saham di pasar reguler mencapai Rp 17,73 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.665 per dolar AS.

Sektor yang menguat dipimpin oleh sektor perkebunan yang naik 0,44 persen. Kemudian diikuti sektor industri dasar naik 0,28 persen dan sektor perdagangan naik 0,31 persen.

Sedangkan sektor saham yang melemah diantaranya sektor infrastruktur turun 0,16 persen, sektor aneka industri melemah 0,33 persen dan sektor pertambangan turun 0,02 persen.

Saham-saham IHSG yang menguat antara lain, ITMA naik 22,55 persen ke Rp 630 per lembar saham. Kemudian FILM naik 21,47 persen ke Rp 230 per lembar saham dan CITY naik 12,5 ke Rp 90 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain LPPS turun 6,98 persen ke Rp 80 per lembar saham, MBAP yang turun 6,91 persen ke Rp 2.290 per lembar saham, dan ARKA melemah 6,67 persen ke Rp 224 per lembar saham.

Penutupan Perdagangan Sebelumnya

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu pekan ini. Namun investor asing jual saham Rp 465,01 miliar di pasar regular.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (26/8/2020), IHSG ditutup naik tipis 1,44 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.340,32. Sementara, indeks saham LQ45 melemah 0,17 persen ke posisi 849,51.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.351,47 dan terendah 5.324,61.

Sebanyak 184 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 262 saham melemah dan 156 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 841.776 kali dengan volume perdagangan 16,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,8 triliun.

Investor asing jual saham Rp 465,01 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.732.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor pembentuk IHSG, yang berada di zona merah yaitu konstruksi yang turun 0,69 persen, sektor industri dasar melemah 0,38 persen dan sektor perdagangan turun 0,46 persen.

Sementara sektor yang menguat dipimpin oleh sektor perkebunan yang melonjak 1,02 persen. Kemudian disusul sektor infrastruktur yang naik 0,92 persen dan sektor industri dasar yang menguat 0,65 persen.

Saham yang menguat sehingga mendoorng IHSG ke zona hijau diantaranya ACST yang naik 25 persen ke Rp 545 per saham, CAMP naik 24,78 persen ke Rp 282 per saham dan RMBA naik 24,73 persen ke Rp 464 per saham.

Saham yang melemah antara lain NFCX yang turun 6,99 persen ke Rp 1.730 per lembar saham, ARKA melemah 6,98 persen ke Rp 240 per lembar saham dan KBAG turun 6,83 persen ke Rp 150 per lembar.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Sri Mulyani Laporkan Pertanggungjawaban APBN 2019 ke Badan Anggaran DPR

PT Bestprofit Futures – Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan pertanggungjawaban atas pembahasaan tingkat I Rancangan Undang-Undang tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2019 kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

“Pemerintah harus menyampaikan RUU tentang pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN untuk tahun yang sudah selesai yaitu tahun anggaran 2019 kepada DPR RI ini,” kata dia dalam rapat bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, secara virtual, Selasa (25/8/2020).

Dia menjelaskan, penyampaian pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN 2019 telah dilaksanakan dengan penyampaian surat Presiden Nomor R3/Presiden/06 tahun 2020 pada tanggal 25 Juni 2020. Pemerintah juga telah menyampaikan pokok-pokok RUU P2 APBN tahun anggaran 2019 pada rapat paripurna DPR RI tanggal 16 Juli 2020.

PT Bestprofit Futures – Selanjutnya fraksi-fraksi dari DPR RI juga telah menyampaikan pandangan dan juga masukan atas RUU tersebut yang disampaikan pada tanggal 18 Agustus.

Atas pandangan dan masukan dari fraksi DPR tersebut pemerintah, akhirnya menyampaikan tanggapan pada rapat paripurna DPR RI pada sore tadi yaitu tanggal 25 Agustus 2020 atau tepatnya pada pukul 14.30 WIB.

“Dari sisi substansi RUU pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN tahun 2019 adalah berisi laporan keuangan pemerintah pusat yang telah diperiksa oleh BPK dan berdasarkan hasil pemeriksaan BPK atas LKPP Tahun Anggaran 2019 BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian atau WTP atas LKPP tahun 2019,” jelas dia.

Capaian tersebut menjadi opini WTP secara empat tahun kalinya berturut-turut yang diperoleh pemerintah dari BPK terhadap LKPP. Hal itu menunjukkan pelaksanaan APBN dilaksanakan oleh pemerintah sesuai peraturan perundang-undangan.

Capaian Ekonomi RI 2019

PT Bestprofit Futures – Menteri Sri Mulyani juga menyoroti berbagai capaian pertumbuhan ekonomi di 2019. Meski menghadapi tekanan dari ekonomi global tahun lalu, pertumbuhan ekonomi RI masih bisa tumbuh positif 5,02 persen. Angka itu lebih rendah jika dibandingkan posisi 2018 sebesar 5,17 persen

“Dan pertumbuhan ini di bawah asumsi pemerintah dan juga pertumbuhan ekonomi ini menggambarkan dimensi tekanan global baik dari sisi ekspor dan harga-harga komoditas,” jelas dia.

Jika dilihat dari sisi kinerja pertumbuhan ekonomi tahun 2019, dengan nilai harga inflasi yang terjadi maka nilai nominal dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2019 mencapai Rp 15.833,9 triliun. Angka itu meningkat dibandingkan PDB nominal tahun 2018 yang sebesar Rp 14.838 triliun.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2019 dalam hal ini meskipun terjaga memang mengalami kondisi yang sangat tertekan. Kondisi tersebut juga dilihat pada tingkat inflasi tahun 2019 yang sebesar 2,72 persen. Ini baik dilihat dari sisi target inflasi yang dibandingkan tahun 2018, Namun kita juga harus hati-hati melihat bahwa inflasi ini juga menggambarkan permintaan yang melemah di dalam perekonomian,” kata dia.

Capaian inflasi 2019 yang di bawah 3 persen ini merupakan inflasi yang terendah di dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Capaian itu tidak lepas juga akibat dari kebijakan dari pemerintah bersama-sama dengan Bank Indonesia yang terus melakukan pengendalian inflasi nasional sesuai dengan yang dilakukan oleh tim pengendali inflasi nasional.

Dengan fokus selalu mengendalikan dari sisi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif yang kemudian bisa mengendalikan dan menciptakan ekspektasi inflasi yang cukup stabil.

PT Bestprofit Futures – Di tengah tantangan dan momentum pertumbuhan ekonomi tahun 2019 maka kebijakan moneter dan fiskal dalam hal ini merupakan kebijakan yang sangat penting untuk jaga perekonomian Indonesia dari tekanan Global.

“Hasil dari policy mix antara kebijakan moneter dan fiskal ini adalah pertumbuhan tetap bisa terjaga dan inflasi serta nilai tukar tetap juga terjaga secara cukup stabil,” sebut dia.

Rata-rata nilai tukar Rupiah tahun 2019 adalah Rp 14.146 per USD. Itu menunjukkan kecenderungan apresiasi dibandingkan dengan rata-rata nilai tukar Rupiah pada tahun 2018 yang sebesar Rp 14.247 per USD.

Apresiasi nilai tukar Rupiah juga selaras dengan terjaganya cadangan devisa nasional yang pada akhir tahun 2019 mencapai USD 129,18 miliar.Hal ini lebih baik dari cadangan pada akhir tahun 2018 yang sebesar USD 120,65 miliar USD.

“Dengan devisa akhir tahun 2019 tersebut sama dengan 7,6 bulan impor artinya di atas standar kecukupan internasional biasanya menggunakan indikasi 3 bulan impor,” sebut dia.

Kondisi Lain

PT Bestprofit Futures – Di tengah kondisi global ekonomi yang melemah, pada tahun lalu neraca pembayaran di Indonesia mengalami surplus sebesar USD 4,68 miliar. Meskipun perlu dicatat neraca pembayaran surplus ini adalah berasal dari ekspor dan impor yang keduanya mengalami negatif gross.

Neraca pembayaran Indonesia pada 2019 itu pun meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang justru mengalami defisit USD 7,13 miliar.

“Jadi dalam hal ini penurunan impor kita jauh lebih dalam dibandingkan penurunan ekspor sehingga neraca pembayaran mengalami surplus,” lanjut dia.

Di sisi lain pemerintah juga melakukan berbagai kebijakan dibidang perdagangan termasuk pengendalian impor di dalam rangka untuk bisa menjaga neraca pembayaran seperti yang dihasilkan pada tahun 2019.

Kinerja neraca pembayaran 2019 menunjukkan ketahanan dari sektor eksternal kita meskipun kondisi perekonomian dunia tidak kondusif.

Menteri Sri Mulyani menyebut, APBN adalah instrumen kebijakan yang sangat penting yang sangat menentukan baik dari sisi tingkat kesejahteraan masyarakat maupun dari sisi kebijakan untuk menciptakan pemerataan.

PT Bestprofit Futures – Adapun beberapa capaian dari pelaksanaan APBN tahun anggaran 2019 antara lain indeks pembangunan manusia yang meningkat menjadi 71,92. Posisi itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 71,39.

Dari sisi tingkat pengangguran juga ada perbaikan yaitu tingkat 5,28 persen. Ini lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar 5,34 persen. Dari sisi persentase penduduk miskin yang mencapai 9,22 persen itu lebih rendah dari tahun 2018 sebesar 9,66 persen. “Ini adalah tingkat kemiskinan presentasi terendah sepanjang sejarah Republik Indonesia,” katanya

Rasio gini kita juga menunjukkan perbaikan di mana tahun 2019 mencapai 0,380 yang berarti lebih baik dibandingkan tahun 2018 yang sebesar 0,384. Artinya dari indikator pemerataan terjadi perbaikan ini juga terendah sejak 2014.

“Capaian indeks pembangunan manusia merupakan capaian tertinggi dalam 6 tahun terakhir dan ini merupakan angka pengangguran juga merupakan yang terendah dalam 5 tahun terakhir sementara rasio gini kita juga terendah sejak tahun 2014. Pemerintah juga berhasil mempertahankan angka persentase penduduk miskin pada level 1 digit yaitu di 9,22,” tandas dia.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

IHSG Dibuka Menghijau, Sektor Konstruksi Pimpin Penguatan

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham Selasa pekan ini. Sebanyak 189 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Selasa (25/8/2020), IHSG naik 20,59 poin atau 0,39 persen ke posisi 5.296,12. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,40 persen ke posisi 840,74.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.302,23. Sedangkan terendah 5.276,95.

Sebanyak 189 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 48 saham melemah dan 112 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 28.892 kali dengan volume perdagangan 655,7 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 433 miliar.

PT Bestprofit Futures – Tercatat, investor asing jual saham di pasar reguler mencapai Rp 55 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.650 per dolar AS.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, hanya ada satu sektor berada di zona merah, yaitu pertambangan yang melemah 0,13 persen.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor konstruksi yang naik 1,05 persen. Kemudian diikuti sektor keuangan naik 0,66 persen dan sektor industri dasar naik 0,43 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain, BNII naik 22,22 persen ke Rp 264 per lembar saham. Kemudian CITY naik 16,13 persen ke Rp 72 per lembar saham dan SMKL naik 11,76 ke Rp 190 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain FOOD anjlok 6,77 persen ke Rp 124 per lembar saham, MBAP yang turun 6,71 persen ke Rp 2.640 per lembar saham, dan BKSW melemah 6,67 persen ke Rp 70 per lembar saham.

Penutupan Perdagangan Sebelumnya

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan awal pekan ini.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin(24/8/2020), IHSG ditutup naik tipis 4,23 poin atau 0,08 persen ke posisi 5.277,04. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 0,16 persen ke posisi 836,14.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.294,15 dan terendah 5.261,40.

Sebanyak 228 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 211 saham melemah dan 156 saham diam di tempat. Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 802.798 kali dengan volume perdagangan 15,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,3 triliun.

Investor asing jual saham Rp 639,33 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.675.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada hanya tiga yang berada di zona hijau yaitu konstruksi yang naik 1,39 persen, sektor keuangan naik 0,48 persen dan sektor aneka industri yang naik 0,13 persen.

Sementara sektor yang melemah dipimpin oleh sektor perkebunan yang anjlok 1,17 persen. Kemudian disusul sektor industri dasar yang turun 0,61 persen dan sektor pertambangan yang turun 0,49 persen.

Saham yang menguat diantaranya SWAT yang naik 34,07 persen ke Rp 122 per saham, BBKP naik 34,01 persen ke Rp 264 per saham dan ACST naik 24,83 persen ke Rp 362 per saham.

Saham yang melemah antara lain FOOD yang turun 6,99 persen ke Rp 133 per lembar saham, KBAG melemah 6,99 persen ke Rp 173 per lembar saham dan KJEN turun 6,87 persen ke Rp 1.340 per lembar.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

IHSG Dibuka Perkasa di Awal Pekan

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham awal pekan ini. Sebanyak 162 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Senin (22/8/2020), IHSG naik 15,77 poin atau 0,24 persen ke posisi 5.288,02. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,41 persen ke posisi 837,91.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.294,15. Sedangkan terendah 5265,82.

Sebanyak 162 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 49 saham melemah dan 161 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 22.817 kali dengan volume perdagangan 315,3 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 383 miliar.

PT Bestprofit Futures – Tercatat, investor asing jual saham di pasar reguler mencapai Rp 49,2 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.760 per dolar AS.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, 3 sektor berada di zona merah, antara lain aneka industri yang turun 0,53 persen, pertambangan turun 0,46 persen dan sektor perkebunan yang turun 0,14 persen.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor barang konsumsi yang naik 0,86 persen. Kemudian diikuti sektor konstruksi naik 0,77 persen dan sektor manufaktur naik 0,45 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain, TDPM naik 11,43 persen ke Rp 159 per lembar saham. Kemudian IMJS naik 10,94 persen ke Rp 278 per lembar saham dan MTPS naik 10,14 ke Rp 163 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain FOOD anjlok 6,99 persen ke Rp 133 per lembar saham, BSSR yang turun 6,87 persen ke Rp 1.560 per lembar saham, dan INTD melemah 6,82 persen ke Rp 123 per lembar saham.

Penutupan Perdagangan Sebelumnya

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu pekan ini. Meski pada awal perdagangan, IHSG sempat berada di zona hijau.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (19/8/2020), IHSG ditutup melemah 22,36 poin atau 0,42 persen ke posisi 5.272,81. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 0,50 persen ke posisi 834,83.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.327,31 dan terendah 5.268,50.

Sebanyak 162 saham menguat namun tak mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 243 saham melemah dan 172 saham diam di tempat. Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 669.212 kali dengan volume perdagangan 12,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8 triliun.

Investor asing jual saham Rp 319,94 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.815.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada hanya dua yang berada di zona hijau yaitu perdagangan yang naik 0,25 persen dan sektor pertambangan yang naik 0,09 persen.

Sementara sektor yang melemah dipimpin oleh ektor aneka industri yang anjlok 1,19 persen. Kemudian disusul sektor industri dasar yang turun 1,09 persen dan sektor infrastruktur yang turun 0,93 persen.

Saham yang menguat diantaranya TDPM yang naik 34,62 persen ke Rp 140 per saham, BSSR naik 19,64 persen ke Rp 1.675 per saham dan FORU naik 12,66 persen ke Rp 89 per saham.

Saham yang melemah antara lain KBAG yang turun 7 persen ke Rp 186 per lembar saham, BMAS melemah 6,96 persen ke Rp 294 per lembar saham dan LPGI turun 6,94 persen ke Rp 3.620 per lembar.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Bursa Saham Asia Dibuka Menguat Mengekor Wall Street

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Saham Asia Pasifik naik tipis pada perdagangan Jumat pagi menyusul rilis data ekonomi AS yang beragam semalam.

Dikutip dari CNBC, Jumat (21/8/2020), di Jepang, indeks Nikkei 225 dan Topix masing-masing naik 0,93 persen di awal perdagangan. Kospi Korea Selatan melonjak 1,28 persen.

Sementara itu, S & P / ASX 200 Australia menguat 0,34 persen.

Secara keseluruhan, indeks saham MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,35 persen lebih tinggi.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Kamis bahwa klaim pengangguran mingguan awal di Amerika Serikat datang di atas 1 juta. Itu lebih tinggi dari perkiraan Dow Jones sebesar 923.000. Namun, klaim mereka yang menerima tunjangan pengangguran setidaknya selama dua minggu berturut-turut terus menurun.

PT Bestprofit Futures – Sementara itu, saham Alibaba yang terdaftar di Hong Kong akan diawasi oleh investor setelah raksasa teknologi China itu mengumumkan peningkatan pendapatan 34 persen per tahun pada kuartal yang berakhir 30 Juni.

Dalam rilis media yang mengumumkan hasil kuartalan, Chief Financial Officer Alibaba Group Maggie Wu mengatakan bisnis perdagangan inti domestik perusahaan telah sepenuhnya pulih ke level pra-COVID-19 secara keseluruhan.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average naik 46,85 poin, atau 0,1 persen, ditutup pada 27.739,73. S&P 500 naik 0,3 persen untuk menyelesaikan hari perdagangannya di Amerika Serikat di 3.385,51. Sementara Nasdaq Composite melonjak 1 persen ke rekor baru penutupan 11.264,95.

Harga Minyak Naik

PT Bestprofit Futures – Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir di 92,686 setelah melihat level di bawah 92,4 pada awal minggu perdagangan.

Yen Jepang diperdagangkan pada 105,69 per dolar setelah menyentuh level di atas 106 melawan greenback kemarin. Dolar Australia ditutup pada USD 0,7212, dalam minggu perdagangan yang bergejolak yang telah melihatnya dari level di atas USD 0,724 hingga di bawah USD 0,716.

Harga minyak lebih tinggi pada pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent naik 0,22 persen pada USD 45 per barel. Minyak mentah berjangka AS naik 0,19 persen menjadi USD 42,90 per barel.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit