Bursa Saham AS Menghijau Dipengaruhi Harapan Vaksin Covid-19

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Saham naik sedikit pada hari Rabu di tengah optimisme vaksin yang diperbarui sementara pedagang mencari petunjuk tentang stimulus fiskal tambahan.

Dikutip dari CNBC, Kamis (31/12/2020), Dow Jones Industrial Average naik 73,89 poin, atau 0,2 persen, menjadi 30.409,56. Rata-rata 30 saham menambah rekor penutupan tertinggi.

S&P 500 naik 0,1 persen menjadi 3.732,04, dan Nasdaq Composite naik 0,2 persen menjadi ditutup pada 12.870. Rabu menandai sesi positif keempat dalam lima sesi untuk Dow dan S&P 500.

Disney naik lebih dari 2 persen untuk memimpin penguatan Dow. Energi dan material adalah sektor saham dengan kinerja terbaik di S&P 500, masing-masing melonjak lebih dari 1 persen.

Langkah hari Rabu yang lebih tinggi terjadi setelah regulator Inggris menyetujui vaksin virus corona yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca untuk penggunaan darurat. Persetujuan tersebut menyusul ditemukannya strain Covid baru di Inggris, yang juga telah dipastikan saham AstraZeneca di AS naik 0,6 persen.

PT Bestprofit Futures – Wall Street juga mempertimbangkan prospek bantuan virus corona yang lebih besar karena anggota parlemen terus tidak setuju atas pembayaran langsung ke orang Amerika.

Senat saat ini tidak memiliki rencana untuk memberikan suara pada tagihan yang akan meningkatkan jumlah stimulus menjadi USD 2.000 dari USD 600. Langkah itu disahkan oleh DPR Senin malam. Namun, Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell memperkenalkan RUU lain yang mengaitkan peningkatan pembayaran dengan tuntutan dari Presiden Donald Trump pada teknologi dan pemilihan.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan, pembayaran stimulus mulai keluar Selasa malam.

“Meskipun kami senang dengan stimulus yang kami miliki sejauh ini, kemungkinan kami akan membutuhkan stimulus tambahan karena meningkatnya kasus Covid kemungkinan akan menyebabkan lebih banyak penutupan wilayah setelah liburan,” kata Megan Horneman, direktur portofolio strategi di Verdence Capital Advisors.

“Jika itu masalahnya, dan data ekonomi mulai mengecewakan, kita bisa melihat,” nama yang tinggal di rumah mengungguli lagi pada tahun 2021.

Jumlah Kasus Covid-19

PT Bestprofit Futures – Jumlah kasus Covid terus meningkat. AS sekarang mencatat setidaknya 188.167 kasus baru dan lebih dari 2.250 kematian terkait virus setiap hari, berdasarkan rata-rata tujuh hari yang dihitung oleh CNBC menggunakan data Universitas Johns Hopkins.

Dengan hanya satu hari perdagangan tersisa di tahun ini, rata-rata utama berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri tahun 2020 lebih tinggi. Dow naik 6,6% untuk tahun ini, sementara S&P 500 naik 15,5%. Tetapi pemenang tahun ini yang jelas tetap Nasdaq Composite, yang telah memperoleh 43,4%.

“Kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang kuat akan muncul kembali pada 2021 setelah angin sakal dari pandemi pada 2020 dan perang perdagangan AS-China pada 2019,” kata Doug Rao, manajer portofolio di Janus Henderson Investors.

“Meskipun kepemimpinan sejauh ini masih sempit – hanya terbatas pada ekonomi digital – kami memperkirakan pemulihan yang meluas karena vaksin diterapkan secara luas dan konsumen dapat terlibat kembali dengan ekonomi fisik,” tambahnya.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Hari Terakhir Perdagangan di 2020, IHSG Dibuka Terjun Tembus di Bawah 6.000

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada pembukaan perdagangan Rabu pekan ini. Seperti diketahui, hari ini menjadi perdagangan terakhir di 2020.

Pada pra-pembukaan perdagangan Rabu (30/12/2020), IHSG naik 15,94 poin atau 0,26 persen ke level 6.052,12. Tak bertahan lama, pada pembukaan perdagangan pukul 09.05, IHSG berbalik melemah dengan turun 47,68 poin atau 0,79 persen ke level 5.988,48.

Indeks saham LQ45 melemah 0,23 persen ke posisi 943,67. Sebagian besar indeks acuan bergerak di zona merah.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 6.055,97. Sedangkan terendah 5.987,50.

Sebanyak 221 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Kemudian 74 saham melemah dan 163 saham diam di tempat.

PT Bestprofit Futures – Total frekuensi perdagangan saham normal yaitu 87.478 kali dengan volume perdagangan 1,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 961,2 miliar.

Tercatat, investor asing beli saham di pasar regular mencapai Rp 27,27 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.115 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, semua sektor melemah. Pelemahan dipimpin oleh sektor infrastruktur yang anjlok 1,56 persen. Kemudian disusul sektor indstri dasar turun 1,42 persen dan sektor pertabangan turun 1,18 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain ATAP 31,12 persen ke Rp 198 per lembar saham. Kemudian BUKK naik 25 persen ke Rp 1.175 per saham dan WIFI naik 24,53 persen ke Rp 660 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah dan mendorong IHSG melemah antara lain PGJO turun 10 persen ke Rp 54 per lembar saham, MTPS yang turun 6,86 persen ke Rp 163 per lembar saham dan FORU turun 6,80 persen ke Rp 137 per saham.

Penutupan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa pekan ini. Indeks saham Indonesia dibuka menguat tetapi tak mampu bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (29/12/2020), IHSG melemah 55,48 poin atau 0,91 persen ke posisi 6.038,55. Sementara, indeks saham LQ45 juga melemah 1 persen ke posisi 946,30.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 6.143,87 dan terendah 6.026,70.

Pada sesi penutupan pedagangan, 151 saham menguat tetapi tak mampu membawa IHSG ke zona hijau. Sementara itu, sebanyak 338 saham melemah sehingga menekan IHSG dan 130 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 1.207.110 kali dengan volume perdagangan 34,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,4 triliun.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 303 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.147.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, seluruhnya terbakar. Pelemahan dipimpin oleh sektor industri dasar yang anjlok 1,70 persen. Kemudian disusul sektor pertambangan yang turun 1,16 persen dan sektor perkebunan melemah 1,09 persen.

Saham yang menguat antara lain IPOL yang naik 23,91 persen ke Rp 171 per lembar saham. Kemudian PEGE yang naik 21,76 persen ke Rp 146 per lembar saham dan SIPD yang naik 20 persen ke Rp 1.500 per lembar saham.

Saham yang melemah sehingga menekan IHSG antara lain BMSR yang melemah 6,98 persen ke Rp 80 per lembar saham. Kemudian BOSS turun 6,94 persen ke Rp 161 per lembar saham dan TRIM turun 6,93 persen ke Rp 94 per lembar saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Vaksinasi Covid-19 Jadi Salah Satu Strategi Pemerintah Pulihkan Ekonomi di 2021

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, pemerintah sudah menyiapkan beberapa strategi pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Strategi tersebut akan langsung dijalankan di hari pertama 2021. Salah satu yang akan dijalankan adalah vaksinasi.

“Pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi adalah pelaksanaan vaksinasi itu sendiri,” kata Agus dalam diskusi FMB Menjaga Laju Keberlangsungan Industri di Tengah Pandemi, Rabu (30/12/2020).

Dia menambahkan, selain proses vaksinasi, strategi yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi di 2021 yakni implementasi daripada Undang-Undang Cipta Kerja. Lalu melanjutkan program pemulihan ekonomi (PEN) yang sudah digencarkan di 2020.

“Selain itu sejumlah strategi lainnya selalu kami siapkan yaitu salah satunya dengan melanjutkan program-program yang ada di komite PEN atau penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

PT Bestprofit Futures – Sebagai langkah pemulihan, pemerintah juga akan melanjutkan dukungan kebijakan untuk pemberdayaan UMKM. Tak hanya itu pemerintah juga melakukan penyusunan daftar prioritas investasi (DPI) serta pembentukan lembaga pengelola investasi atau LPI.

Sedangkan pengungkit pertumbuhan ekonomi lainnya, adalah program ketahanan pangan, pengembangan kawasan industri, mandatory B30, program padat Karya. “Dan tentu yang tidak kalah penting program pengembangan ekonomi digital,” jelasnya.

Dia menambahkan, optimisme dalam memanfaatkan peluang-peluang pemulihan ekonomi tersebut, tentu didasari dengan strategi pemulihan ekonomi melalui kebijakan dan program yang telah disusun oleh pemerintah. Dengan cara bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada.

Pemerintah Sudah Pesan 371 Juta Dosis Vaksin Covid-19 hingga 2022

PT Bestprofit Futures – Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan sampai tahun 2022 KC-PEN telah memesan 371 juta vaksin Covid-19 dari berbagai produsen. Vaksin ini nantinya akan disuntikkan kepada 180 juta masyarakat untuk menciptakan kekebalan kelompok.

“Dengan sasaran 180 juta orang yang divaksin, ini memang harus ada cadangan, sehingga jumlahnya 371 juta vaksin,” kata Suharso dalam Konferensi Pers Akhir Tahun Kementerian PPN/Bappenas di Bali, pada Senin 28 Desember 2020.

Adapun vaksin yang telah dipesan dan akan tiba di Indonesia tahun 2021 antara lain dari produk Sinovac sebanyak 116 juta vaksin dan Novavax sebanyak 52 juta vaksin. “Jadi confirm dari sinovac dan nova vac ini jadi totalnya 168 juta vaksin,” kata Deputi Bidang Ekonomi, Amalia Adininggar Widyasanti.

Selain dua merek itu, ada juga pemerintah juga memesan vaksin di beberapa perusahaan. Antara lain vaksin Viper sebanyak 45 juta, vaksin Covac 12 juta dan Astra Jeneka sebanyak 50 juta vaksin.

PT Bestprofit Futures – “Kalau semua bisa order 3 merek itu 275 juta vaksin yang kita peroleh di tahun 2021,” kata Widyasanti.

Sementara itu, untuk tahun 2022 vaksin yang telah dipesan dari Sinovac dan Novavax sebanyak 87 juta vaksin. Sehingga total pengadaan vaksin hingga 2022 sebanyak 371 juta vaksin.

Dia mengatakan vaksin yang dipesan ini akan didistribusikan mulai awal tahun 2021. Pendistribusian vaksin ini dilakukan secara bertahap.

“Beberapa merek sudah dipesan pemerintah dan akan diselenggarakan vaksinasi secara bertahap dan akan dilanjutkan sampai tahun 2022,” kata dia mengakhiri.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Menanti Pelantikan Menteri Baru Jokowi, IHSG Dibuka Melesat

Bursa Saham Asia Dibuka Melemah karena Kegelisahan Investor akan Virus Corona Baru

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Bursa saham di Asia Pasifik langsung turun pada pembukaan perdagangan Selasa. Pelemahan ini menyusul kegelisahan investor atas virus Corona baru di Inggris.

Mengutip CNBC, Selasa (22/12/2020), indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,42 di awal perdagangan. Sementara indeks Topix Jepang juga melemah 0,78 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 0,43 persen. Sedangkan di Australia, indeks S&P/ASX 200 anjlok 0,35 persen.

Sedangkan untuk indeks MSCI Asia Pasifik di Luar Jepang yang patokan bursa Asia diperdagangkan turun 0,12 persen.

Angka penjualan ritel Australia awakan diumumkan pada pukul 8.30 waktu Singapura. Menjelang rilis data tersebut, dolar Australia masih bergerak melemah.

Perkembangan seputar pandemi virus Corona kemungkinan akan terus membebani sentimen investor, menyusul penemuan virus Covid baru di Inggris yang telah mendorong penguncian yang lebih ketat dan pembatasan perjalanan di seluruh Eropa.

Wall Street Bergerak Campuran

PT Bestprofit Futures – Wall Street bergerak campuran pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Bursa saham di New York Amerika Serikat (AS) tersebut bergerak sangat volatil pada perdagangan senin karena adanya berbagai sentimen.

Ada dua sentimen besar yang mempengaruhi gerak bursa saham AS. Sentimen pertama adalah kesepakatan bantuan atau stimulus virus Corona. Kedua munculnya kekhawatiran akan adanya strain virus Covid baru di Inggris.

Mengutip CNBC, Selasa (22/12/2020), Indeks S&P 500 turun 0,4 persen atau 14,49 poin menjadi 3.694,91 setelah sempat anjlok 2 persen. Nasdaq turun 0,1 persen atau 13,12 poin menjadi 12.742,52.

Sedangkan Dow Jones Industrial Average mampu menghapus pelemahan 400 poin di awal perdagangan dan menambah keuntungan kecil didorong oleh kenaikan saham Nike dan sektor perbankan. Dow Jones naik 0,1 persen atau 37,40 poin menjadi 30.216,45.

Saham Nike naik hampir 5 persen dan mencapai rekor tertinggi didukung pendapatan yang kuat. Saham sektor perbankan juga melonjak dengan JPMorgan dan Goldman masing-masing naik 3,8 persen dan 6,1 persen, setelah Federal Reserve mengumumkan sangat memungkinkan untuk melanjutkan pembelian kembali saham pada kuartal I 2021.

PT Bestprofit Futures – Saham-saham terkait perjalanan pada awalnya turun tajam di tengah berita tentang jenis virus Corona baru yang menular di Inggris. Virus ini memicu penguncian yang lebih parah dan pembatasan perjalanan di seluruh Eropa.

Namun, beberapa orang percaya kekhawatiran atas varian virus baru itu dibesar-besarkan.

“Strain Inggris tampaknya tidak bermutasi sedemikian rupa sehingga mereka lolos dari vaksin atau kekebalan sebelumnya. Kami tidak berpikir bahwa itu masalahnya,” jelas Dr. Scott Gottlieb kepada CNBC.

“Tapi memang yang disarankan vaksin ini mungkin akan mengembangkan protein sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan dikenali oleh antibodi yang kita miliki sekarang. Jadi kita harus memperbarui vaksin.” tambah dia.

Gottlieb mengatakan virus Covid tampaknya tidak bermutasi secepat flu musiman dan memperkirakan bahwa vaksin perlu diperbarui setiap tiga tahun.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit